
"kau hanya kepala sekolah bukan pemilik sekolah" ucap seseorang dari arah belakang
semua orang yang ada di sana mendengar itu mencari sumber suara, siswi disana berteriak histeris saat melihat ketampanan Alex dengan gaya cool nya. "tu..tuan Alex anda disini" ucap kepala sekolah gugup
"hmm" dehem Alex, "ada apa ini" tanya Alex mendekat ke arah Asyila
"tadi kita mergokin kepala sekolah berduaan sama siswi dengan pakaian yang acak-acakan tapi setelah aku tanya siswi ini hanya di paksa karna siswi ini diancam akan di keluarkan dari sekolah ini karna dia bisa masuk kesini karna beasiswa di juga tulang punggung keluarga nya setelah ayah nya tiada dia bekerja setelah pulang sekolah" jelas Asyila
Alex mengangguk paham
__ADS_1
"bohong tuan saya tidak pernah memaksa siswi ini" elak kepala sekolah, "anda mengaku atau kita lihat cctv di ruang kepsek" ucap Asyila, "ruang kepala sekolah itu tidak ada cctv nya nona bagaimana kau ingin membuktikan kalau aku memaksa siswi ini" ucap kepala sekolah sinis
"kau kira aku bodoh? tidak. aku sudah menaruh cctv yang tidak diketahui oleh siapapun termasuk kakak ku, dan cctv itu sudah terhubung di laptop ku" ucap Asyila melirik ke arah Alex, ucapan Asyila membuat kepala sekolah gugup
"Jack tolong ambilkan laptop ku di mobil" pinta Asyila melempar kunci mobil ke arah Jack, "hmm" dehem Jack lalu pergi mengambil laptop Asyila
"nih" kata Jack memberikan laptop kepada Asyila, "hmm" dehem Asyila lalu membuka laptop nya lalu mengotak atik laptop nya, setelah mendapat rekaman itu Asyila, Fely, Cyla, Jack, Ziyan, Alex, kepala sekolah, dan Ika melihat rekaman dimana kepala sekolah memaksa Ika dan disana juga terekam percakapan mereka.
selesai melihat rekaman kepala sekolah berusaha kabur tapi ia kalah cepat dengan Jack, karna Jack sudah menangkap pergerakan kepala sekolah
__ADS_1
"lepaskan" ronta kepala sekolah karna kedua lengan nya di cengkram oleh Jack, "Jack bawa dia" suruh Asyila, "oke yan ikut aku" ajak Jack Ziyan hanya mengangguk, setelah Jack dan Ziyan membawa kepala sekolah, Asyila mendekat ke arah Ika yang menunduk, "angkat kepala mu" suruh Asyila, Ika pun mengangkat kepala nya menatap Asyila
"tidak usah takut, aku tidak akan memakan mu" ucap Asyila sedikit bercanda, "sekarang kau bisa tenang, dan tidak ada yang akan mengganggumu, oh ya apa kita nanti boleh berkunjung ke rumah mu" tanya Asyila, "ah ya nona kau bisa berkunjung ke rumah ku" ucap Ika
"jangan panggil aku nona panggil saja Asyila" ucap Asyila tersenyum, "baiklah A..Asyila" ucap nya gugup, "baiklah kalau begitu bubar semua" ucap Asyila membubarkan siswa/siswi yang berada di lapangan
"Ika bolehkah aku meminta nomor mu" tanya Asyila menyodorkan handphone nya, "boleh" jawab Ika lalu memasukkan nomor nya di handphone Asyila, selesai itu Ika memberikan kembali handphone Asyila, "nanti kamu kirim saja alamat rumah mu" ucap Asyila, Ika hanya mengangguk
"oh ya kenalin ini kakak ku Alex, ini teman-teman ku Fely, Cyla kalau yang 2 laki-laki tadi kak Ziyan sama Jack" ucap Asyila,, "maaf mereka memang dingin" bisik Asyila tapi masih bisa didengar, "cih nggak ngaca situ juga dingin bahkan lebih dingin dari es batu" cibir Fely, "ya sudah kalau gitu kamu masuk kelas kita juga akan pulang" ucap Asyila tanpa menghiraukan ucapan Fely, Ika hanya mengangguk lalu pergi.
__ADS_1