LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 74 •


__ADS_3

Pagi hari Sinta masuk ke dalam kamar Asyila karna sedari tadi ia mengetuk pintu tidak ada sahutan dari anak perempuan nya. "sayang ayo bangun ini sudah pagi" ucap Sinta sembari membuka korden, lalu membereskan laptop dan handphone Asyila yang ada di atas kasur


"sayang ayo bangun, kita sarapan" ucap Sinta duduk di tepi ranjang sambil mengusap rambut Asyila, "ayah" ucap Asyila dengan mata terpejam


"sayang" panggil Sinta


"ayah, ayah di mana" ucap Asyila tak sadar sambil meneteskan air mata nya, Sinta yang melihat air mata Asyila pun segera menghapus nya, "sayang" ucap Sinta mengusap pipi Asyila


Asyila yang masih menutup mata langsung memeluk erat tubuh Sinta. "ayah" ucap Asyila, "sayang ini mama" kata Sinta, Asyila membuka matanya lalu mendongakkan kepala nya


"kamu mimpi apa hm" tanya Sinta lembut, Asyila tidak menjawab dan berlalu ke kamar mandi, "mama tau kamu rindu sama ayah kamu, walaupun ayah mu nggak ada disini tetapi dia masih ada di hati kita" ucap Sinta lalu membereskan tempat tidur Asyila


Setelah membereskan tempat tidur Asyila, Sinta turun kebawah dan melihat Alex sudah ada di meja makan dengan baju kantor nya, "pagi sayang" sapa Sinta tersenyum,b"pagi ma, Asyila mana" tanya Alex sembari memakan roti

__ADS_1


"dia masih mandi" jawab Sinta


Tak lama Asyila turun dengan pakaian rapi


"pagi sayang/dek" sapa mereka, "pagi" ucap Asyila mendudukkan dirinya di sebelah Alex, "mm makasih" ucap Asyila menatap Alex, "untuk?" tanya Alex, "hadiah nya" jawab Asyila. "tidak masalah, itu belum semua nya" kata Alex


isi dompet ku belum kau kasih kak. batin Asyila


Mereka melanjutkan sarapan pagi dengan tenang, selesai sarapan Alex menunggu Asyila mengganti pakaian nya, selesai berpakaian Asyila turun kebawah tak lupania pamit ke Sinta terlebih dulu. "ayo aku sudah siap" ucap Asyila masuk ke dalam mobil


"ngapain kamu bawa laptop" tanya melakukan mobil nya, "mau main aja" jawab Asyila, "apa kita akan menjemput kak Aurel" tanya Asyila, "tidak, dia katanya masih ada urusan" jawab Alex, Asyila hanya ber'o'ria


Sampai di NG'H GRUP, Alex dan Asyila turun dari mobil sesuai perintah Asyila memakai masker agar tidak ada yang mengenalinya

__ADS_1


"pagi sayang" ucap Laura menghampiri Alex dan Asyila, "tolong jaga sikap anda nona" ucap Alex dingin, "sayang kok kamu gitu sih, oh ya ini siapa? sepertinya dia bukan wanita kampung itu deh" tanya Laura menjelekkan Aurel


berani sekali dia menghina kak Aurel!! kita lihat saja setelah aku mendapat identitas mu, kau dan keluarga mu akan ku permainkan. batin Asyila menyeringai


"bukan urusan anda" ketus Alex menarik tangan Asyila menuju lift


Laura yang melihat Alex pergi dengan Asyila pun mengikuti nya sebelum itu Alex memanggil security untuk mengusir Laura. Alex dan Asyila sudah berada di ruangan Alex, Asyila duduk di sofa sambil memangku laptop nya, sedangkan Alex mengerjakan pekerjaan nya.


"oh ya, wanita tadi siapa Tuan" tanya Asyila, "untuk apa kau menanyakan itu" kata Alex "jawab saja" ucap Asyila tak kalah dingin


"Laura Citra Eliezer" kata Alex, "oh" Asyila mulai mengotak-atik laptop nya mencari data Laura, tak lama ia mendapatkan nya


hmm anak semata wayang Garry Alberto Eliezer dan Erika Citra Eliezer, EL'Z CORP? hmm akan aku kasih hadiah sedikit. batin Asyila tersenyum licik, ide jail nya pun muncul dari otak nya.

__ADS_1


__ADS_2