LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 108


__ADS_3

Pagi hari Asyila sudah bersiap pergi ke bandara, ia tidak memberitahu siapa pun tentang ini. Asyila menyeret kopernya keluar dari kamar lalu menuruni tangga, "Asyila kamu mau kemana" tanya Sinta dari arah belakang, Asyila sedikit terkejut tapi ia mencoba bersikap biasa saja, "aku akan ke negara S, perusahaan ku di sana ada sedikit masalah dan harus aku sendiri yang harus turun tangan" jelas Asyila


"kenapa mendadak sekali" tanya Sinta, "iya tadi malam aku baru di hubungi orang ku yang ada di sana jadi aku nggak sempet bilang" jawab Asyila, "tapi kamu masih sakit sayang, mama khawatir sama kamu" kata Sinta memegang pipi Asyila


"aku udah nggak papa ma, yasudah aku pergi dulu" kata Asyila mencium kedua pipi Sinta, "biar kakak mu yang mengantar mu ke bandara" ujar Sinta, "tidak perlu ma, kakak kan harus ke perusahaan jadi biar aku naik taksi" tolak Asyila, "baiklah hati-hati di jalan, cepat lah pulang" ucap Sinta


"ya aku akan pulang, aku pergi dulu! jaga kesehatan mama" kata Asyila keluar dari mansion lalu masuk kedalam taksi yang sudah ia pesan tadi. Di dalam taksi Asyila menatap kearah luar sambil termenung

__ADS_1


maaf aku udah berbohong sama mama, tapi aku nggak bisa bilang yang sebenarnya, mungkin aku akan pulang dengan keadaan sehat atau malah sebalik nya. batin Asyila


Sampai di bandara, Asyila turun dari taksi ia menyeret kopernya masuk ke dalam bandara, ia duduk di sebuah kursi sambil menunggu jadwal penerbangan nya


Setelah cukup lama menunggu, kini Asyila sudah berada di dalam pesawat, Asyila memejamkan matanya dan tak lama ia tertidur, perjalanan dari negara di mana Asyila tinggal ke negara S membutuhkan waktu 1 jam 30 menit, Asyila membuka mata nya saat pesawat yang ia tumpangi akan mendarat di permukaan


~

__ADS_1


Asyila menghempas tubuh nya di atas kasur saat ia sudah berada di kamar hotel yang ia pesan, "astaga capek banget" gumam Asyila sambil menatap langit-langit, Asyila beranjak dari atas kasur dan langsung kekamar mandi untuk membersihkan diri


Sedangkan di mansion Nugraha, Sinta, Alex, Aurel dan baby Rachel sedang berada di ruang keluarga, "ma, Asyila kemana daritadi aku nggak liat dia" tanya Alex, "dia pergi ke negara S katanya perusahaan nya ada masalah" jawab Sinta, "masalah apa" tanya Alex, "mama juga nggak tau, tadi pagi dia bilang nya gitu doang" jawab Sinta


"tapi dia kan masih sakit" ucap Alex, "mama tadi udah bilang gitu, tapi dia tetep mau pergi yasudah mama biarin" kata Sinta, "sepertinya ada yang di sembunyiin Asyila" sahut Aurel, "bagaimana kamu bisa bicara seperti itu" tanya Alex, "tidak, aku hanya menebak saja, soal nya akhir-akhir ini Asyila sangat aneh menurut ku" jawab Aurel


"mama mau ke kamar dulu" kata Sinta, Alex dan Aurel hanya mengangguk. Sinta pergi ke lantai atas saat melewati kamar Asyila, Sinta melihat bi Ani hendak masuk ke kamar Asyila

__ADS_1


"bi, bibi mau ngapain" tanya Sinta, "oh Nyonya, ini baju non Asyila udah rapi mau saya rapikan ke lemari non Asyila, " biar saya saja bi, bibi bisa lanjut pekerjaan lain" kata Sinta, bi Ani hanya mengangguk dan memberikan baju Asyila kepada Sinta.


__ADS_2