LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 50 •


__ADS_3

Asyila sekarang sudah berada di markas ia berencana ingin mengajak Fely dan Cyla untuk ikut dengan nya berkunjung ke sekolah milik ayah nya, kepala sekolah disana juga tidak mengetahui tentang ini.


"Fely, Cyla kalian ikut aku ya" ucap Asyila, "kemana" tanya Fely, "kesekolah milih ayah ku" jawab Asyila, "oke tapi kita mau ngapain disana" sahut Cyla, "cuman liat-liat aja karna udah lama aku nggak kesana" kata Asyila


"oke bentar kita ganti baju dulu" ucap Fely lalu pergi mengganti baju diikuti Cyla di belakang nya, "Jack tolong posisikan keamanan di sekolah milih ayah ku untuk berjaga" perintah Asyila, "laksanakan oh ya kita boleh ikut nggak" tanya Jack berdiri


"hmm ikut aja" jawab Asyila


setelah Jack pergi tak lama Fely dan Cyla datang, "ayo kita udah siap" ucap Fely, "hmm" dehem Asyila lalu berdiri


Asyila, Fely, dan Cyla dalam 1 mobil, sedangkan Jack dan Ziyan di mobil yang berbeda.


Sampai disana Asyila dan yang lain turun dari mobil mereka tentu saja membuat mereka menjadi pusat perhatian.

__ADS_1


"kak Alex mana sih katanya mau kesini" gumam Asyila tapi masih didengar di telinga Fely, "mungkin nanti dia nyusul" sahut Fely, "ya sudah ayo kita masuk" ajak Ziyan


mereka pun memasuki area sekolah di sepanjang perjalanan mereka selalu ditatap mulai dari tatapan memuja sampai tatapan sinis dari mereka tadi Asyila dan yang lain nya tidak memperdulikan itu


Asyila dan yang lain pergi ke ruang kepala sekolah, mereka langsung masuk tanpa mengetuk pintu, saat membuka pintu mereka disuguhkan pemandangan yang tak mengenakkan. seorang kepala sekolah berduaan dengan seorang siswi dengan pakaian acak-acakan


"apa yang kalian lakukan" tanya Asyila dingin


"siapa kamu! kenapa masuk tanpa mengetuk pintu" marah sang kepala sekolah. kenapa kepala sekolah tidak mengenali Asyila? karna kepala sekolah yang lama sudah pensiun. "saya tanya sekali lagi apa yang anda lakukan" tanya Asyila sekali lagi, "bukan urusan mu" ketus kepala sekolah


lalu Ziyan dan Jack menyeret mereka ke tengah lapangan, banyak pasang mata yang melihat kejadian itu tapi mereka tidak tau apa penyebab nya


Ziyan dan Jack melempar mereka ketengah lapangan, semua siswa/siswi mulai berkerumun ke lapangan

__ADS_1


"hei berani sekali kau berlaku kasar padaku, kalian ini siapa hah!" bentak kepala sekolah, "turunkan nada bicara mu tuan" ucap Jack penuh penekanan


Asyila mendekati siswi tadi dan berjongkok di hadapannya


"siapa nama mu" tanya Asyila, siswi itu diam. "tidak usah takut saya hanya bertanya" lanjut Asyila, "I..Ika" ucap nya gugup, "oke Ika sekarang jawab pertanyaan saya dengan jujur kau tidak perlu khawatir" kata Asyila


"apa yang kamu lakukan di ruang kepala sekolah dengan pakaian yang acak-acakan seperti tadi" tanya Asyila, "jawab saja kalau kamu berkata jujur saya tidak akan mengapa-apakan kamu" sambung Asyila, "a..aku di paksa" ucap Ika


"kenapa di paksa?" tanya Asyila


"karna aku di ancam akan di keluarkan dari sekolah ini, karna aku sekolah disini menggunakan beasiswa karna keluarga ku dari kalangan tidak mampu, ayah ku sudah meninggal dan aku lah yang menjadi tulang punggung keluarga, aku bekerja setelah pulang sekolah di sebuah cafe" ucap Ika meneteskan air mata nya


"apa kepala sekolah itu yang mengancam mu" tanya Asyila, Ika hanya mengangguk, "bohong!!! hei jangan sembarangan kalau bicara, atau--" belum selesai bicara Asyila sudah memotong ucapan kepala sekolah itu, "atau apa? atau kau akan mengeluarkan nya dari sekolah ini? siapa kau?" tanya Asyila

__ADS_1


"saya kepala sekolah disini, dan kau itu siapa berani sekali kau berbicara seperti itu padaku" ucap nya, "kau hanya kepala sekolah bukan pemilik sekolah" ucap seseorang dari arah belakang.


__ADS_2