
Pagi hari Asyila sudah bersiap pergi ke kampus, selesai bersiap ia langsung turun ke bawah
"kamu mau berangkat" tanya Alex, "hmm aku bosen" jawab Asyila, "udah sembuh" tanya Alex, "udah" jawab Asyila, "oh ya katanya kamu mau nengok sekolah punya ayah kapan?" tanya Alex
"mungkin besok" jawab Asyila, "sama siapa" tanya Alex, "kakak banyak tanya sekali" kesal Asyila, "cuman nanya doang" ucap Alex santai
"iya nanya tapi kayak orang lagi interogasi pencuri" kesal Asyila, "kakak besok ikut nengok sekolah milik ayah" ucap Alex, "mau ngapain" tanya Asyila, "cuman mu nengok aja" jawab Alex
"sudah-sudah ayo sarapan nanti kalian telat" ucap Sinta, lalu mereka sarapan dengan tenang
~
Asyila sampai di kampus ia berpapasan dengan Aldo dari arah berlawanan
"Asyila" panggil Aldo
Asyila berhenti sejenak lalu menoleh
"hmm" dehem Asyila, "kita bareng jalan nya" ajak Aldo, "beda kelas" ucap Asyila, "nggak papa, ayo" Aldo menarik Asyila
"eh eh nggak usah tarik-tarik gue bisa jalan sendiri" kata Asyila menghempas kasar tangan Aldo, "ya udah ayo" ajak Aldo, Asyila jalan duluan Aldo mensejajarkan langkah kaki Asyila
"oh ya Asyila nanti kamu ada waktu nggak" tanya Aldo, "nggak gue ada urusan" jawab Asyila, "oh" kata Aldo mengangguk, "gue duluan" ucap Asyila menuju kelas nya
"akan ku dapat kan hati mu Asyila" gumam Aldo tersenyum lalu pergi ke kelas nya
__ADS_1
~
Asyila, Ana dan Arga sudah berada di kantin untuk mengisi perut mereka tak lama Adit dan Aldo datang
"udah pesen makan" tanya Ana ke Adit, "hmm tinggal nunggu" jawab Adit, "oh ya sebentar lagi kita wisuda nanti pada lanjut apa gimana" tanya Adit
"kalo gue sih mau nya lanjut tapi ya nggak tau deh nanti" jawab Ana, "lo bertiga gimana" lanjut Ana, "gue belum kepikiran lanjut karna gue di suruh bokap gue ngurus perusahaan" jawab Arga
"lo berdua" tanya Adit, "nggak tau" jawab Aldo, "eh Asyila dari tadi lo diem aja kenapa" tanya Adit, "nggak papa gu--" belum selesai berbicara handphone Asyila berdering
drrrtt drrrttt drrrttt
^^^"hmm"^^^
^^^"ulur waktu" ucap Asyila mematikan telfon nya^^^
"maaf gue pergi dulu" kata Asyila lalu pergi menuju markas, "Asyila kenapa kok panik gitu" tanya Arga, "nggak tau" jawab Ana, "apa dia baik-baik aja" tanya Aldo, "semoga saja" jawab Adit
~
setiba nya Asyila di markas ia langsung ikut melawan mafioso musuh tak lupa ia mengenakan masker agar tidak di kenali
bugh
srett
__ADS_1
sringg
plak
krekk
Asyila mengajar mereka dengan brutal dan dengan gerakan cepat Asyila menebas kepala mereka
"menyusahkan" gumam Asyila lalu menghampiri tangan kanan nya
"siap yang bermain" tanya Asyila dingin, "Gold Dragon" jawab Jack, "Asyila sebaiknya luka mu itu di obati" saran Fely, "nggak usah ini nggak papa" tolak Asyila, "nggak usah bandel, luka mu ini cukup parah" ucap Fely menarik tangan Asyila pelan, Asyila hanya menurut
selesai di obati Asyila ingin kembali ke kampus tapi tidak jadi ia langsung pulang ke mansion.
Sampai di mansion Sinta sedang duduk di ruang tengah dan Sinta duduk menghadap pintu mansion jadi ia langsung melihat Asyila
"Asyila kamu sudah pulang" tanya Sinta mendekat ke arah Asyila
"ya ma" jawab Asyila menahan sakit, "kamu kenapa" tanya Sinta khawatir saat melihat Asyila seperti menahan sakit, "aku nggak papa ma" jawab Asyila tersenyum paksa, "coba mama liat" ucap Sinta memegang tangan Asyila dan ia tak sengaja memegang tangan Asyila yang habis di jahit
"awhh" ringis Asyila, "i..ini kenapa sayang" tanya Sinta saat melihat bekas jahitan di tangan Asyila, "cuman luka kecil ma, mama nggak usah khawatir" ucap Asyila
"sini coba mama liat" ucap Sinta sambil menarik tangan Asyila pelan, "duduk dulu" titah Sinta, "ma aku nggak papa ini cuman luka kecil" kata Asyila, "kamu bilang luka kecil ini jahitan nya banyak loh" ucap Sinta tak habis fikir dengan Asyila
"ini juga udah di obat tadi sama Fely jadi mama jangan khawatir oke" ujar Asyila tersenyum, "ya sudah sekarang kamu mandi terus istirahat nanti mama akan suruh bibi anterin makan buat kamu" ucap Sinta Asyila langsung beranjak dari duduk nya menuju kamar.
__ADS_1