LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 109


__ADS_3

Sinta masuk kedalam ruang ganti untuk merapikan baju Asyila, Sinta mengeluarkan semua baju Asyila untuk di tata kembali supaya lebih rapi, tapi saat ia mengeluarkan baju Sinta tidak sengaja menjatuhkan sebuah kotak hingga isi yang ada di dalam nya berserakan


Sinta membereskan isi kotak itu lalu memasukkan nya kembali ke dalam kotak, tapi ia tidak sengaja melihat amplop putih dan terdapat logo rumah sakit di amplop itu, "amplop apa ini" gumam Sinta, karna penasaran ia membuka isi amplop itu lalu membaca nya


Deg


detak jantung Sinta seakan berhenti setelah membaca isi amplop itu, "i..ini tidak mungkin, ini pasti bohong" ucap Sinta, "A..Asyila pasti baik-baik saja" Sinta berusaha meyakinkan dirinya kalau anak perempuan nya baik-baik saja


"Alex!! Aurel!!" teriak Sinta memanggil anak dan menantu nya, Alex dan Aurel yang sedang bermain dengan baby Rachel di bawah mendengar teriakan Sinta langsung menghampiri nya

__ADS_1


"ada apa ma? kenapa mama berteriak" tanya Alex, "ki..kita susul Asyila sekarang" ucap Sinta, "tapi kenapa? Asyila pasti lagi sibuk dengan perusahaan nya" kata Alex, "dia bohong Alex! dia bohong!" ujar Sinta sedikit meninggikan suara nya, "apa maksud mama" tanya Aurel yang sedang menggendong baby Rachel


"kau baca sendiri" seru Sinta memberikan secarik kertas putih itu ke Aurel. Aurel menerima kertas itu lalu membaca nya, Aurel terkejut saat melihat hasil laporan yang tertera dalam kertas itu, "i..ini? bagaimana bisa" Alex yang penasaran pun mengambil kertas itu dari tangan istri nya lalu membaca nya


"leukemia" lirih Alex tak sadar ia meneteskan air mata nya, "kita kerumah sakit di mana Asyila periksa" ucap Alex, Sinta dan Aurel mengangguk


~


Sinta, Alex dan Aurel sudah berada di ruangan dokter, dimana dokter itu yang menangani Asyila kemarin, "dok apa boleh saya bertanya" tanya Alex, "iya Tuan silahkan" jawab dokter, "apa yang sebenarnya terjadi dengan adik saya, Asyila Nugraha" ucap Alex, dokter terdiam ia tidak bisa memberitahu karna ia sudah berjanji akan merahasiakan ini dari keluarga Asyila

__ADS_1


"dokter tolong jawab!" seru Sinta, "maaf saya tidak bisa memberitahukan ini kepada kalian karna saya sudah berjanji tidak akan memberitahukan kepada siapa pun" jelas dokter, "saya mohon dokter beri tahu kami, apa benar hasil laporan ini milik Asyila" ucap Sinta memberikan amplop berisi laporan hasil pemeriksaan Asyila kepada dokter


"dok tolong jawab! saya mama nya saya berhak tau bagaimana kondisi anak saya" sambung Sinta, "ya, laporan itu memang benar, nona Asyila mengidap penyakit Chronic myeloid leukemia (CML) gejala pada penyakit ini adalah perdarahan dengan mudah, merasa letih atau lelah, penurunan berat badan, kulit pucat, dan berkeringat di malam hari" jelas dokter


Sinta sudah tidak bisa berfikir jernih lagi setelah mendengar penjelasan dokter


"dan saya menyarankan nona Asyila untuk melakukan pengobatan di negara S karna di sana peralatan nya lebih lengkap" sambung dokter


"kenapa waktu itu dokter mengatakan kalau adik saya baik-baik saja" tanya Alex menatap tajam dokter yang ada di hadapan nya, "itu permintaan nona Asyila sendiri, awal nya saya menolak tapi dia memohon sama saya agar tidak memberitahukan ini kepada siapapun termasuk keluarga nya karna dia tidak mau membuat kalian khawatir dengan dirinya" jawab dokter

__ADS_1


__ADS_2