
"buka mata mu" ucap Asyila, Arga membuka matanya dan melihat Asyila...
Arga pun membuka matanya perlahan ia akan ikhlas kalau Asyila menolaknya tapi tidak seperti yang ia pikirkan
"kau--"
"aku menerima mu" potong Asyila
"kau sedang tidak bercanda kan" tanya Arga merasa bahagia
"untuk masalah ini mana bisa aku bercanda" tegas Asyila
"terimakasih" ucap Arga mencium tangan Asyila
"ekhem" dehem seseorang, Arga dan Asyila menengok dan melihat Ana dan Adit sudah berdiri di sana
"serasa dunia milik berdua ya" ucap Ana mendudukkan diri di samping Asyila
"hari ini gue yang traktir" ucap Arga
"nah cakep tu" kata Adit semangat
"oh ya Aldo mana" tanya Asyila
"oh dia nggak bisa kesini karna ada acara keluarga" jawab Adit, Asyila hanya ber'o'ria
Mereka berempat pun memesan makanan, dan tidak lama pesanan mereka datang
~
__ADS_1
Setelah dari cafe Asyila langsung pergi ke perusahaan karna pekerjaan nya sudah menumpuk disana. sampai di sana ia turun dari mobil dan masih sama ia selalu memakai masker agar tidak ada yang mengenalinya. Asyila masuk kedalam lift menuju lantai atas
saat lift sudah terbuka Asyila melangkahkan kakinya menuju ruangan nya, di dalam ruangan Asyila sudah di suguhi setumpuk berkas yang harus ia baca
di tengah-tengah kegiatan nya telfon Asyila berdering, Asyila melihat siapa yang menelfon ternyata Sinta
"hallo ma"
"..."
"aku masih ada urusan ma, bentar lagi juga pulang"
"..."
"iya aku tau"
"..."
~
Malam hari Asyila baru saja sampai di mansion, saat ia turun dari mobil ia melihat 2 mobil yang tidak ia kenali di sana, Asyila tidak memperdulikan itu ia masuk kedalam mansion dan melihat Sinta, Alex, dan Aurel yang memangku baby Rachel di ruang tamu
"Asyila sini sayang" ucap Sinta, Asyila pun hanya menurut
"ada apa ini" tanya Asyila dingin saat melihat Aldo juga ada di sana
"kamu masih kenal tante Debby kan mama nya Aldo" tanya Sinta
"lalu"
__ADS_1
"tante Debby sama suami nya kesini mau ngelamar kamu untuk anaknya Aldo"
Asyila yang mendengar ucapan Sinta hanya membuang nafas dengan kasar dan memijit pelipis nya
"ada apa Asyila" tanya Aurel menatap adik ipar nya dengan tatapan bingung
"maaf, aku menolak lamaran ini" jawab Asyila
"tapi kenapa" tanya Sinta bingung
"karna tadi pagi Arga sudah melamar ku dan aku menerima nya" jawab Asyila menunjukkan cincin yang melingkar di jari nya
"dan aku pulang untuk memberitahu kan ini pada kalian, tapi apa kalian malah akhh sudah aku pusing" Asyila berlalu pergi dari sana dan masuk kedalam kamar
"maaf atas kelakuan putri saya" ucap Sinta menangkupkan kedua tangan nya
"iya nggak papa, kita juga yang salah karna nggak beritahu dulu sama anak nya" ujar Gabriel '(Fabiola Gabriel Sasena / papa Aldo)'
"kalau begitu kami permisi" pamit Debby tersenyum
setelah berpamitan keluarga Sasena keluar dari mansion Nugraha
"mama susul Asyila dulu" ucap Sinta, Alex dan Aurel hanya mengangguk
"ini sudah malam kita istirahat, biar mama nenangin Asyila" ajak Alex, Aurel hanya mengangguk.
NB:
Hanya sekedar informasi! Saya membuat cerita ini hanya untuk bersenang-senang, saya tidak pernah mengaharapkan kalian untuk vote, like, dan komen karna saya membuat cerita hanya sekedar bersenang-senang dan mengisi waktu luang. Mungkin terdengar aneh, tapi memang seperti itu. Kalau saya buat cerita hanya untuk bersenang-senang dan tidak mengharapkan apa-apa dari kalian.
__ADS_1
Saya juga tidak pernah memaksa kalian untuk membaca cerita saya, jadi jika kalian tidak suka lebih baik tidak usah di baca! dari pada komen negatif dan membuat mood saya turun!
Terima kasih!