LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 59 •


__ADS_3

Alex dan Asyila masuk ke dalam mansion dan langsung menghampiri Sinta yang masih menangis di ruang tengah. para pelayan yang melihat Asyila masuk ke dalam mansion pun terkejut. "ma" panggil Alex, tapi Sinta tak bergeming ia terus saja menunduk dengan air mata yang terus mengalir


"ma" panggil Asyila, Sinta yang mendengar suara yang sangat ia kenal pun mendongakkan kepala nya, "A..Asyila" ucap Sinta dengan bibir bergetar, Sinta yang melihat Asyila pun langsung berlari dan memeluk erat anak perempuan nya perasaan bahagia melihat anak perempuan nya baik-baik saja.


"mama kenapa? kok nangis?" tanya Asyila melepas pelukan nya dan mengusap air mata Sinta, "Asyila kamu dari mana aja sayang hiks, kamu baik-baik aja kan" tanya Sinta terisak, "iya ma, aku baik-baik aja, ada apasih kok mama nanya begitu? kak ada apa?" tanya Asyila


"duduk dulu kakak jelasin" akhirnya Asyila menuntun Sinta duduk di sofa, "maaf Nyonya, Tuan, Nona kami permisi" ucap bi Ira, "iya bi" balas Alex, bi Ira dan yang lain pun pergi, setelah mereka pergi Asyila buka suara, "ada apa kak" tanya Asyila


"kamu buka dan baca" jawab Alex memberikan kotak tadi kepada Asyila, "apa ini" tanya Asyila menerima 2 kotak dari kakak nya, "buka saja" Asyila pun membuka nya dan melihat isinya, ia melihat boneka berlumuran darah dan secarik kertas


'ANAK GADIS MU ADA DI TANGAN KU'

__ADS_1


lalu Asyila membuka kotak yang satu lagi isi nya sama boneka berlumuran darah dan secarik kertas


'BERSIAP LAH KELUARGA MU AKAN HANCUR'


"apa kakak sudah mencari tau soal ini" tanya Asyila, "belum, nanti akan kakak cari sampai dapat" jawab Alex, "jadi mama nangis gara-gara ini" tanya Asyila, "ya mama khawatir sama kamu" jawab Alex, Asyila pun langsung melihat ke arah Sinta dan memeluk nya, "maafin Asyila udah buat mama khawatir" ucap Asyila


"iya sayang, yang terpenting sekarang kamu baik-baik saja" kata Sinta membalas pelukan Asyila, "kalau aku dapat orang nya akan ku habisi dia, aku nggak rela air mata mama jatuh seperti ini" ucap Asyila mengusap air mata Sinta yang terus saja keluar, "tadi kamu belum menjawab pertanyaan mama" kata Sinta


"kamu kemana aja, kenapa handphone kamu nggak bisa di hubungi" tanya Sinta, "oh tadi pulang kuliah aku minta jemput sama Jack, terus aku ke markas kakak, tapi karna aku bosen aku pergi ke perusahaan, tapi aku ke sana naik taksi dan aku menyuruh Jack balik ke markas" jelas Asyila, "terus kamu pulang pake apa" tanya Sinta


"aku pulang pake mobil ku yang aku simpan di sana" jawab Asyila, "ya sudah sekarang kita makan aku sudah sangat lapar" ajak Alex, "hmm ayo kita makan" ucap Asyila menggandeng tangan Sinta

__ADS_1


mereka bertiga pun makan malam dengn tenang.


~


Pagi hari seorang gadis masih setia di bawah selimut mengingat kalau hari ini hari libur jadi ia bersantai dan bermanja dengan kasur kesayangan nya. sampai bunyi ketokan pintu mengganggu nya


tok tok tok


"sayang bangun, ini sudah pagi" ucap Sinta dari luar kamar, "sayang" panggil Sinta lagi, "astaga aku lupa kalo hari ini hari libur, pasti dia masih tidur" gumam Sinta lalu membuka pintu kamar Asyila, saat ia masuk ia melihat anak gadis nya masih nyaman di bawah selimut


"sayang bangun ini sudah pagi" ucap Sinta membuka korden dan menarik selimut Asyila, "ma aku masih ngantuk, ini juga hari libur" kata Asyila dengan suara serak, "ini sudah pagi ayo bangun sarapan, kamu jangan sampai telat makan nanti kamu sakit, ayo" ajak Sinta, "iya ma" Asyila melangkah kan kaki nya menuju kamar mandi, sedangkan Sinta merapikan tempat tidur anak nya. selesai merapikan tempat tidur Sinta keluar dari kamar Asyila lalu kebawah.

__ADS_1


setelah menyegarkan diri Asyila langsung turun dan sarapan bersama mama dan kakak nya.


__ADS_2