
Mata kuliah hari ini selesai, Asyila langsung keluar dari kampus menuju parkiran mengambil mobil nya, saat hendak masuk seseorang memanggilnya
"Asyila!" panggil nya, "apa" kata Asyila datar, "hari ini bisa jalan kan" tanya nya, "hmm ketemuan di mana" tanya Asyila, "nanti malem aku jemput" kata nya, "emang nya lo tau rumah gue" Ryan hanya menggaruk tekuk leher nya
"belum tau sih hehe" Asyila yang melihat itu hanya memutar bola mata nya malas, bagaimana bisa seorang cowok ngajak jalan cewek kaga tau rumah cewek nya di mana
"nanti gue share lock aja" ujar Asyila, "oke ntar malem gue jemput" kata Ryan "hmm" lalu masuk mobil bukan langsung ke rumah tetapi ke perusahaan
Sampai di A'N COMPANY Asyila turun tak lupa ia memakai masker dan kacamata hitam, karna identitas nya masih belum di publik. semua karyawan yang melihat Asyila masuk pun menunduk hormat, Asyila langsung masuk lift khusus menuju keruangan nya
• Ruang CEO
tok tok tok
"masuk"
"ini ada berkas yang harus di tanda tangani" kata Dinda, "sebanyak ini" tanya Asyila, Dinda hanya mengangguk sambil tersenyum, "astaga" Asyila memijit pelipisnya
"kamu jarang kesini jadi numpuk" kata Dinda, "ya sudah kakak keluar dulu, kalau butuh apa-apa panggil aja" lanjut Dinda lalu keluar, "iya kak" kata Asyila
"sebagian gue kerjain di rumah aja ah, kalo disini ampe ntar malem, kak Alex marah lagi nanti" gumam Asyila lalu berkutat dengan berkas di hadapan nya
~
• Mansion Nugraha
"ma! Asyila pulang!" ucap Asyila sedikit berteriak, "nggak usah teriak sayang ini bukan hutan" omel Sinta menghampiri Asyila, "loh ini berkas apa" tanya Sinta
__ADS_1
"berkas kantor ma, aku tadi kesana banyak banget jadi sebagian aku bawa pulang" kata Asyila, "ya sudah mandi terus istirahat pasti kamu capek, oh ya kamu udah makan belum" tanya Sinta
"udah kok ma tadi waktu kesini makan dulu" kata Asyila lalu ke kamar nya
~
Malam hari nya Asyila sudah bersama untuk pergi bersama Ryan, walaupun sebenar nya malas, selesai bersiap Asyila langsung turun
"loh Asyila mau kemana" tanya Sinta, "mau keluar sebentar ma" kata Asyila, "sama cowok" goda Sinta
"hmm" dehem Asyila
"wah ternyata anak gadis mama udah besar" kata Sinta, "apaan sih ma" kesal Asyila, "mana calon mantu mama" goda Sinta
"astaga mama, dia itu bukan siapa-siapa aku,kita cuman temenan nggak lebih" kesal Asyila sedikit cemberut, "iya iya nggak usah digituin muka nya jelek tau" kata Sinta
Asyila menunggu Ryan sambil ngobrol sama Sinta, tak lama bel rumah berbunyi
"malam, oh ini calon menantu mama" kata Sinta menghampiri Ryan. Ryan yang di sebut calon menantu oleh Sinta hanya tersenyum
"ayo duduk dulu" ajak Sinta, "tidak tante saya kesini hanya ingin mengajak jalan Asyila, apa boleh" ijin Ryan, "boleh dong, Asyila sini" kata Sinta tersenyum
"yaudah kami pergi dulu tante permisi" pamit Ryan
~
Suasana di dalam mobil hening tidak ada yang memulai percakapan, karna merasa canggung akhirnya Ryan memulai angkat suara
__ADS_1
"kita mau kemana" tanya Ryan, "terserah" ketus Asyila, "oke kita makan dulu" kata Ryan
"hmm" Ryan memberhentikan mobil nya di cafe
• Cafe
mereka masuk dan memilih meja kosong, "mau pesen apa" tanya Ryan, "pasta sama caffe latte" kata Asyila
"oh oke" Ryan memnggio pelayan dan memesan pesannya mereka, tak lama pesanan mereka datang. dan mereka langsung memakan makanan mereka, "abis ini kita kemana" tanya Ryan
"gue ngikut lo aja" kata Asyila, "oh oke" selesai makan Ryan membayar tagihan keluar keluar
"kita ke taman gimana" usul Ryan, "hmm" lalu masuk ke dalam mobil menuju taman
• Taman
sampai di sana Ryan turun sedikit berlari dan membukakan pintu Asyila
"makasih" kata Asyila, "ayo kesana" Ryan menggandeng tangan Asyila, Asyila yang di pengang secara tiba-tiba pun terkejut
"eh eh kenapa pake di pengang segala" protes Asyila, "udah diem aja" kata Ryan yang terus menggandeng tangan Asyila, Asyila hanya pasrah
mereka duduk di kursi taman sambil memandangi air mancur, "Asyila aku mau tanya boleh" kata Ryan sambil menghadap Asyila
"lah ini bukannya udah nanyak" kata Asyila bercanda, "aku serius" kata Ryan, "hmm ngomong aja" ucap Asyila
"kenapa kamu nolak semua cowok yang nembak kamu" tanya Ryan "nggak tertarik aja, emang napa" kata Asyila, "nggak papa sih cuman nanya aja" kata Ryan
__ADS_1
"mm Asyila aku suka sama kamu waktu pertama kali aku liat kamu, kamu itu beda dari cewek lain, apa kamu mau jadi pacar ku" lanjut Ryan mencoba memberanikan diri, "ha? beneran?" kata Asyila
"iya aku beneran" kata Ryan, "mm maaf aku nggak bisa" ucap Asyila mengalihkan pandangan nya, "kenapa" tanya Ryan, "nggak ada alasan untuk itu" balas Asyila.