
Malam hari nya di rumah Ika. Ibu Ika masuk ke dalam kamar Ika untuk membicarakan rencana Asyila.
tok tok tok
"nak ini ibu, ibu masuk ya" tanya Ibu Ika, "iya bu masuk aja! pintunya nggak di kunci kok" jawab Ika dari dalam
ceklek
"nak" panggil Ibu Ika lalu duduk di samping Ika yang sedang membaca buku di atas kasur
"iya bu, ada apa" merubah posisinya menjadi duduk, "Ibu mau bicara sesuatu sama kamu" kata Ibu Ika, "ada apa bu" tanya Ika mengerutkan kening nya, "tadi nak Asyila kesini, dia berencana ingin merombak rumah ini" ucap Ibu Ika, dan membuat Ika terkejut
"tapi untuk apa" tanya Ika
"kata nya sih biar lebih nyaman aja, tapi ada satu lagi, ini juga menyangkut masa depan kamu" ujar Ibu Ika, "apa bu" tanya Ika, "nak Asyila juga ingin membiayai kuliah kamu sampai kamu lulus dan kamu bisa memilih Universitas mana saja yang kamu mau" jawab Ibu Ika
__ADS_1
"apa ini tidak berlebihan bu" tanya Ika
"awal nya ibu juga ragu, tapi kalau dilihat dari mata nak Asyila dia berbuat seperti itu dengan niat yang tulus" jawab Ibu Ika. "kalau kuliah sih aku masih belum memikirkan nya, tapi kalau benar Asyila mau membiayai kuliah ku, ya aku terima saja" kata Ika, "tapi kamu harus menggunakan kesempatan ini dengan baik, jangan bikin dia kecewa" Ibu Ika menasehati
"iya bu, aku tidak akan mengecewakan dia, aku akan belajar dengan giat" ucap Ika, "ya sudah kalau begitu kamu tidur, besok kan sekolah" ujar Ibu Ika
"hmm" dehem Ika
Ibu Ika keluar dari kamar Ika dan langsung menuju kamar nya untuk beristirahat.
tok tok tok
"Asyila" panggil Sinta
"Asyila sayang" panggil Sinta lagi
__ADS_1
"kenapa dia tidak membuka pintu nya apa dia baik-baik saja" gumam Sinta dan memutuskan untuk masuk ke dalam
ceklek
"Asyila" panggil Sinta mendekat ke arah anak nya
"Asyila" panggil Sinta memegang bahu Asyila dan membuat Asyila terkejut, "ah mama ngagetin aja" ucap Asyila terkejut, "kamu baik-baik aja kan" tanya Sinta duduk di sebelah anak nya, "aku baik-baik aja ma, mama nggak usah khawatir" ucap Asyila memeluk mama nya
"kenapa kamu belum tidur ini sudah malam, mama nggak mau kalau sampai kamu sakit" ujar Sinta, "iya ma nanti aku tidur kok, tapi ini masih ada pekerjaan dan aku harus menyelesaikan nya dulu" kata Asyila melepas pelukan nya, "tapi kamu harus menjaga kesehatan mu" ucap Sinta mengusap lembut rambut Asyila
"iya ma aku tau itu, oh ya mama kesini mau ngapain" tanya Asyila, "mama cuman kangen aja sama kamu" jawab Sinta memeluk tubuh anak nya, "kangen? bukannya tiap hari ketemu" tanya Asyila bingung tetapi ia membalas pelukan mama nya, "iya sih tapi mama kangen aja sama kamu" ucap Sinta
hening
"kamu jangan tinggalin mama ya, mama sayang sama kamu" sambung Sinta. "mama ngomong apa sih? aku nggak akan ninggalin mama sampai kapan pun" kata Asyila, "mama takut" lirih Sinta sambil mencium puncak kepala Asyila, "ma, mama nggak usah takut, Asyila akan selalu ada buat mama" kata Asyila, "ya sudah sekarang mama tidur ini sudah malam" lanjut Asyila sambil melepas pelukan nya
__ADS_1
"tapi mama masih kangen sama kamu" ucap Sinta, "ya sudah mama tidur disini aja sama aku, tapi aku beresin ini dulu" ujar Asyila membereskan berkas-berkas nya.