
Malam hari Alex baru saja sampai di mansion setelah mengantar Aurel pulang, sebenarnya mereka sudah pulang tadi sore karna Alex ingin memberikan sesuatu untuk Asyila jadi mereka mampir dulu.
Alex langsung masuk ke dalam mansion dan melihat Sinta dan Asyila sudah ada di meja makan, sedangkan kakek dan nenek? mereka sudah ada di rumah Asyila yang ada di dekat sekolah milik ayah nya.
"malam" sapa Alex, "malam Nak/Tuan" jawab mereka, "itu apa Alex" tanya Sinta saat melihat Alex menenteng beberapa paper bag di tangan nya, "rahasia mah" jawab Alex diakhiri dengan kekehan, Sinta hanya menggeleng kan kepalanya
"Alex keatas dulu ya" mereka hanya mengangguk. Sambil menunggu Alex, seperti biasa Sinta mengisi piring Asyila
"Nyonya ini terlalu banyak perut ku tidak akan kuat menampung nya" kata Asyila "biarkan mama memanjakan mu, dan ya, jangan panggil mama dengan sebutan Nyonya, mama bukan majikan mu" kata Sinta
"turuti saja apa kata mama Asyila" ucap Alex dari arah belakang, "hmm." Mereka makan malam dengan tenang selesai makan malam mereka masuk ke kamar masing-masing.
Di dalam kamar Asyila duduk di kursi meja belajar nya dan menatap foto keluarga, "sampai kapan aku akan menyembunyikan ini semua" gumam Asyila
__ADS_1
tok tok tok
"Asyila" panggil seseorang dari luar kamar, "masuklah tuan"
ceklek
"apa aku mengganggumu" tanya Alex menghampiri Asyila, "tidak"
"ya sudah kalau begitu kakak mau ke kamar, kau istirahat lah ini sudah malam" sambung Alex mengacak pelan rambut Asyila lalu keluar dari kamar Asyila. Setelah Alex keluar Asyila duduk di atas kasur dan membuka paper bag yang di berikan Alex
isi paper bag itu adalah 2 buah laptop dan 1 buah handphone lengkap dengan peralatan nya
"ini akan berguna untukku" ucap Asyila
__ADS_1
"akan ku retas semua cctv di kota ini, di perusahaan ku dan perusahaan kakak, cctv mansion ini, dan satu lagi cctv markas" sambung Asyila menyeringai lalu mulai mengotak-atik kedua laptop baru nya
Membutuhkan waktu yang cukup lama karna keamanan cctv yang ia retas sangat ketat, "berhasil, coba kita lihat" Asyila memutar rekaman cctv di perusahaan nya selama 2 tahun belakangan ini
"Fely, Cyla, Jack dan kak Ziyan oh jadi selama ini mereka yang memegang kendali perusahaan, oke tidak masalah" Asyila melanjutkan melihat rekaman cctv di perusahaan kakak nya, "siapa wanita ini? kenapa dia selalu menggoda kakak? akan ku cari tahu siapa dia, berani sekali dia memegang kakak ku" geram Asyila lalu melihat cctv di markas nya
"mungkin yang mereka tau, Leader Dark Devil's sudah mati, tapi ini masih bisa di katakan aman karna mereka berempat dan mafia kaka selalu ada" ujar Asyila lalu melanjutkan melihat cctv mansion yang di pasang Alex waktu itu
"itu bukannya wanita yang ada di perusahaan milik kakak? berani sekali dia menampar kak Aurel akan ku balas dia" ucap Asyila geram melihat calon kakak ipar nya di tampar
Asyila melihat jam yang ada di dinding sudah menunjukkan jam 3 pagi
"akan ku cari data wanita itu sekalian aku akan melihat cctv kota ini" karna sudah merasa mata nya begitu berat Asyila mematikan laptop nya tak lupa memberi pengaman untuk laptop nya dan tertidur tanpa membereskan laptop yang ada di atas kasur.
__ADS_1