LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 62 •


__ADS_3

Ziyan dkk dan Alex berada di atas jurang di belakang garis polisi karang tadi Alex sudah memerintah kan mafioso nya untuk mencari Asyila. salah satu mafioso yang di perintahkan Ziyan untuk mencari Asyila pun menghampiri Ziyan dkk dan Alex. "permisi bos" ucap nya membungkukkan badan nya, "katakan" ucap Ziyan


"kami sudah mencari nona Asyila tapi tidak ketemu bos, kami juga sudah mengecek mobil nona Asyila tetapi kami tidak menemukan apapun" jelas mafioso itu, "apa ada barang-barang nya" tanya Fely, "barang-barang nona Asyila habis terbakar" jawab nya, "kau boleh pergi" kata Alex, mafioso itu pun pergi, "dimana Asyila? bagaimana aku bisa menjelaskan nya sama mama" ucap Alex pelan


"kita harus cari Asyila, kita harus ke bawah, Jack kau panggil beberapa anggota lagi kesini kita cari sampai ketemu" perintah Ziyan, "baiklah" lalu Jack menelfon mafioso yang berada di markas untuk datang di posisi Ziyan dkk berada. "sudah?" tanya Ziyan, "hmm" dehem Jack, "kita turun sekarang" ajak Ziyan


saat mereka ingin turun polisi yang berada di sama melarang mereka


"maaf tuan, nona anda tidak diperbolehkan untuk kesana" larang polisi A


"apa hak anda melarang kami hah!!!" bentak Cyla. "maaf nona biarkan kami bertugas" ucap polisi D, "walaupun kalian melarang kami akan tetap mencari adik kami di bawah" kata Fely lalu menerobos garis polisi tanpa menghiraukan larangan polisi, Fely turun kebawah diikuti Ziyan, Alex, Jack, dan Cyla. mereka mengambil handphone mereka sebagai penerang karna ini sudah malam.

__ADS_1


mereka terus mencari di seluruh daerah jurang sampai pagi tanpa istirahat, tetapi hasil nya nihil mereka tidak menemukan Asyila sama sekali. "kita pulang saja dulu, kita lanjutkan nanti " usul Jack, "ya kau benar kita juga butuh tenaga untuk mencari Asyila" kata Alex membenarkan perkataan Jack, mereka akhirnya pulang untuk membersihkan diri dan beristirahat.


Alex pulang ke mansion Nugraha, sampai di sama Alex langsung masuk pemandangan pertama kali yang ia lihat adalah mama nya dengan mata sembab dan penampilan yang acak-acakan, Alex mendekati Sinta dan ia bertumpu dengan kedua lutut nya di hadapan Sinta.


"ma" panggil Alex memegang bahu Sinta


"dimana Asyila" tanya Sinta lirih, Alex diam. "Alex dimana Asyila, mama ingin bertemu dengan nya" tanya Sinta, "itu ma A…Asyila" ucap Alex yang masih tidak berani mengatakan yang sebenarnya, "itu apa? mana Asyila" tanya Sinta, "mobil Asyila masuk ke jurang dan terbakar" jawab Alex menunduk


"Asyila" lirih Sinta


kamu bilang, kamu nggak akan ninggalin mama sayang, tapi sekarang kamu di mana. batin Sinta

__ADS_1


"apa Asyila udah nggak sayang sama mama" lirih Sinta tapi masih bisa di dengan oleh Alex, "mama kenapa ngomong gitu? Asyila sayang sama mama, bahkan Asyila nggak akan biarin mama nangis" ucap Alex, "bahkan dia sendiri yang membuat mama menangis" kata Sinta.


hening


hening


"apa mama udah makan" tanya Alex mengalihkan pembicaraan, Sinta menggelengkan kepala nya, "bi Jani tolong ambil kan sarapan untuk mama biar aku yang menyuapi" pinta Alex, bi Jani pun mengangguk lalu pergi ke dapur. tak lama bi Jani kembali dan memberikan nampan berisi makanan dan segelas air. "makasih bi" ucap Alex, "sama-sama Tuan, kalau begitu bibi ke belakang dulu" ucap bi Jani di angguki Alex


"ma ayo makan dulu, nanti mama sakit" ucap Alex menyodorkan makanan ke mulut Sinta, "mama nggak lapar nak" ucap Sinta, "mama harus makan, biar mama punya tenaga" kata Alex, "mama nggak lapar Alex" Sinta menjauhkan sendok itu dari hadapan nya


"mama mau kan nyari Asyila" tanya Alex, Sinta mengangguk pelan, "makanya itu, mama harus makan biar punya tenaga buat nyari Asyila" ujar Alex, Sinta yang mendengar itu pun membuka mulut nya. Alex menyuapi Sinta dengan telaten selesai menyuapi Sinta ia memberikan segelas air. "sekarang mama bersih-bersih dulu, Alex juga mau bersih-bersih terus nanti lanjut nyari Asyila" kata Alex

__ADS_1


Sinta beranjak dari duduk nya dan melangkah menuju kamar nya untuk membersihkan diri begitu pun dengan Alex.


__ADS_2