LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 57 •


__ADS_3

Pagi hari Asyila sudah bersiap pergi ke kampus, ia menuruni tangga dan menuju ke meja makan. ia melihat Sinta dan para pelayan menata makanan di meja makan.


"pagi" sapa Asyila, "pagi sayang/non" jawab mereka, "kak Alex mana ma" tanya Asyila, "belum turun, mungkin bentar lagi" jawab Sinta yang baru selesai menata makanan di atas meja


"pagi" sapa Alex menuruni tangga


"pagi" balas mereka. "tumben Asyila udah disini biasanya dia yang paling akhir" ucap Alex meledek, "emang salah" tanya Asyila menatap tajam kakak nya, "nggak tapi aneh" Asyila hanya mengangkat bahunya, "oh ya kak nanti aku nebeng ya" ucap Asyila


"emang kenapa mobil kamu" tanya Alex, "nggak papa sih" jawab Asyila, "boleh?" tanya Asyila, Alex mengangguk


mereka pun sarapan dengan tenang, selesai sarapan Alex mengantar Asyila ke kampus setelah mengantar Asyila ia langsung pergi ke perusahaan.


~


Sepulang dari kampus Asyila menunggu Jack di depan gerbang kampus karna hari ini ia tak membawa mobil jadi tadi Asyila menelfon Jack untuk menjemput nya.


dari kejauhan Aldo melihat Asyila masih di depan gerbang kampus pun menghampiri nya. "Asyila" panggil Aldo, "hmm" dehem Asyila, "kamu nunggu siapa" tanya Aldo, "jemputan" jawab Asyila, "sama aku aja yuk, aku antar kamu sampai rumah" tawar Aldo

__ADS_1


baru saja Asyila ingin bicara, mobil yang di tumpangi Jack sampai di hadapan Asyila dan Aldo. Jack turun dari mobil lalu menghampiri Asyila dan Aldo. "maaf lama" ucap Jack, "hmm udah ayo" ajak Asyila lalu masuk ke dalam mobil diikuti Jack, mereka berdua meninggalkan Aldo disana sendirian.


"tadi siapa? apa dia pacar Asyila? setauku Asyila nggak pernah deket sama cowok, klu bener dia pacar Asyila harapan ku semakin menipis" gumam Aldo lalu masuk kedalam mobil nya.


Didalam mobil yang di tumpangi Jack dan Asyila suasana nya terasa hening tidak ada yang memulai pembicaraan, sampai Jack bertanya


"kita mau kemana" tanya Jack, "ke markas kakak" jawab Asyila, "hmm" dehem Jack lalu menuju ke markas Alex.


sampai di sana Asyila dan Jack turun tak lupa merek berdua memakai masker, saat ingin masuk mereka di hadang penjaga disana.


"bukan urusan mu" jawab Asyila dingin, "kalian tidak boleh masuk" ucap penjaga 4, "kenapa tidak?" tanya Jack, "karna kalian bukan siapa-siapa" jawab penjaga 2


"ARDANA!! KAYRA!!!" teriak Asyila, "hei mau apa kalian memanggil bos kami? dan bagaimana bisa kalian tau nama bos kami" tanya penjaga 1, "bukan urusan mu" balas Asyila dengan nada ketus


Ardana dan Kayra yang mendengar teriakan dari arah depan pun menghampiri asal suara, saat mereka keluar mereka berdua tidak mengenali Asyila dan Jack karna mereka memakai masker. "maaf anda siapa" tanya Ardana dingin, "apa kalian tidak mengenalku" tanya Asyila tak kalah dingin, "sebentar seperti nya aku mengenal suara ini" ucap Kayra, "apa kalian sudah melupakan ku hm" tanya Asyila sambil membuka masker nya


"Asyila" ucap Ardana dan Kayra

__ADS_1


"minggir aku mau masuk, aku capek" ucap Asyila menerobos masuk, "lalu kamu siapa" tanya Kayra, "kalian juga melupakan ku" tanya Jack membuka masker nya, "Jack" ucap Ardana dan Kayra, "aku masuk dulu, aku capek bye" ucap Jack langsung masuk


"maaf bos, wanita tadi siapa" tanya penjaga 2


"dia adik nya Alex dia dulu juga Leader disini tapi dia memutuskan untuk membangun Mafia nya sendiri dans kearah Mafia nya sudah di peringkat 2 setelah Mafia milik kakak nya" jelas Ardana


"j…jadi wanita itu" ucap penjaga 2 terbata, "ya dia mantan Leader Blood Diamond dan sekarang dia Leader Dark Devil's" sahut Kayra,b"ya sudah lanjut kan tugas kalian, dan tutup mulut kalian" ucap Ardana,b"baik bos" ucap mereka lalu melanjutkan tugas mereka


~


Sedangkan di mansion Sinta sedang memasak untuk makan malam, saat sedang memasak bi Tuti menghampiri Sinta. "Nyonya ada paket untuk anda" ucap bi Tuti, "dari siapa bi" tanya Sinta mematikan kompor, "saya tidak tau Nyonya tidak ada nama pengirim nya" jawab bi Tuti,b"dimana paket itu" tanya Sinta. "ada di ruang tengah Nyonya" jawab bi Tuti, "ya sudah bibi lanjutin masak nya saya ke sama dulu" kata Sinta diangguki bi Tuti


Sinta melangkah kaki nya menuju ruang tengah, ia melihat kotak kecil di atas meja. ia duduk di sofa lalu mengambil kota itu, saat ia membuka kotak itu ia terkejut dengan isi nya.


sebuah boneka berlumuran darah dan ada secarik kertas, Sinta membuka kertas itu dan membacanya


'ANAK GADIS MU ADA DI TANGANKU'

__ADS_1


__ADS_2