LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 87


__ADS_3

Kini di sebuah ruangan rahasia duduk lah seorang wanita yang sedang menatap layar di depan nya sambil memantau seluruh kota


"mereka masih mencariku, maaf ini hanya sementara"


"untuk kakak, kau tenang saja akan ku sisakan akar permasalahan untuk mu dan aku hanya menonton" ucap nya


besok malam ia berencana menghabisi 2 keluarga sekaligus tapi waktu yang tidak memungkinkan, karna penyerangan ini hanya dia, tangan kanan, dan beberapa anggota saja yang ikut.


kalau ia paksakan untuk langsung 2 keluarga pasti mereka akan kelelahan, jadi ia memutuskan untuk menghabisi 1 keluarga dan yang satu lagi menyusul.


~


~


Di sisi lain, tepat nya di mansion Nugraha Sinta tak henti-henti nya menangis.


"mama tenang dulu, aku akan mencari Asyila" ucap Alex


"bagaimana hiks mama bisa tenang hiks adik mu saja hiks belum di temukan, mama nggak mau hiks kejadian waktu itu terulang lagi" kata Sinta


"iya ma, aku juga nggak mau kejadian itu terulang lagi, sekarang mama istirahat ini sudah malam, besok kita cari Asyila" Alex mengantar Sinta masuk ke dalam kamar nya, setelah itu ia pun ikut beristirahat di dalam kamar nya sendiri.


~


~


Di tempat lain nya lagi di kediaman Eliezer, Garry dan Erika mereka merasa cemas karna Laura dari kemarin tak kunjung pulang

__ADS_1


"mas Laura kemana? apa dia baik-baik saja" tanya Erika khawatir


"Laura pasti baik-baik saja, dia kemarin menyewa mafia Dark Devil's untuk membunuh tunangan Alex" jawab Garry


"tapi kenapa dia belum pulang"


"kita tunggu sampai nanti malam, kalau dia belum pulang juga aku akan mengerahkan semua bodyguard ku untuk mencari nya" ucap Garry menenangkan istri nya


semoga saja Laura baik-baik saja. batin Erika


~


~


Pagi hari telah tiba, masih di ruangan rahasia seorang wanita masih tertidur pulas disana, sampai alarm nya berbunyi. karna terusik ia membanting alarm itu ke lantai hingga pecah


"huh nanti malam kita akan pesta darah" sambung nya seakan merupakan kekesalan nya pada alarm itu


ia keluar dari ruangan itu untuk membersihkan diri, setelah itu ia kembali masuk kedalam ruangan tadi dan kembali memantau seluruh kota.


"maaf udah buat mama menangis kembali, tapi ini terakhir kalinya mama menangis setelah mereka ku habisi"


"akan ku habisi siapa saja yang berani mengusik ketenangan kita walaupun itu keluarga sendiri" ucap nya


~


~

__ADS_1


Malam hari pun tiba, waktu nya penyerangan di mulai. Dia, tangan kanan nya, dan beberapa anggota terlatih sudah siap


"tugas kalian hanya 1 membawa mereka kemari" ucap nya


"baik bos" mereka semua bberangka, target pertama adalah keluarga Eliezer


sampai di sana mereka semua berpencar, walaupun jumlah mereka sedikit tapi itu tak membuat nyali mereka menciut. setelah mendapat aba-aba mereka langsung menyerang penjaga yang ada di sana dengan setenang mungkin akar tidak menimbulkan suara yang terlalu keras, dan terjadilah baku hantam antar mereka sedangkan bisa, tangan kanan, dan 2 mafioso langsung masuk kedalam sesekali mereka menghabisi penjaga yang ada di dalam


mereka langsung masuk ke dalam ruang pribadi Tuan Eliezer


Brakkk


bos mereka menendang pintu ruangan itu dengan keras


"siapa kalian!" bentak Garry


"bawa mereka" perintah nya


"baik bos" 2 mafioso itu membawa Garry dan Erika pergi dari sana.


NB:


Hanya sekedar informasi! Saya membuat cerita ini hanya untuk bersenang-senang, saya tidak pernah mengaharapkan kalian untuk vote, like, dan komen karna saya membuat cerita hanya sekedar bersenang-senang dan mengisi waktu luang. Mungkin terdengar aneh, tapi memang seperti itu. Kalau saya buat cerita hanya untuk bersenang-senang dan tidak mengharapkan apa-apa dari kalian.


Saya juga tidak pernah memaksa kalian untuk membaca cerita saya, jadi jika kalian tidak suka lebih baik tidak usah di baca! dari pada komen negatif dan membuat mood saya turun!


Terima kasih!

__ADS_1


__ADS_2