
Di ruang tengah kini Alex dan Andin sudah di kepung segerombolan orang itu, "menyerahlah, karna kalian sudah di kepung" ucap pria 1, "apa menyerah? jangan mimpi" ucap Alex sinis, "kak, apa kau sudah siap" tanya Andin, Alex mengangguk.
"sekarang!" teriak Andin, dan keluarlah 10 anggota lebih yang sudah di siapkan Andin bersama Ardana dan Kayra dari setiap sudut mansion, semua nggota yang di siapkan Andin menembakkan suntik kan beracun pada orang yang mengepung Alex dan Andin, kecuali pria 1 yang di ketahui sebagai ketua
"kurang ajar!" umpat pria 1 saat melihat kelompok nya terkapar, "bagaimana paman? kelompok mu sudah tumbang semua, sekarang hanya kau yang tersisa. sudah ku katakan kalau kau itu salah pilih lawan" ujar Andin
"kali ini aku tidak akan bermain, tapi tangan kakak ku yang akan bermain" sambung Andin membuta Ardana dan Kayra tersenyum, "bawa dia!" perintah Ardana, 2 anggota Alex membawa pria 1 keluar dari mansion.
"kalian bersenang-senang lah" ucap Andin, "siap bos" balas Ardana dan Kayra lalu pergi dari mansion bersama anggota yang lain.
"mm kakak, kita kerjain mama seakan-akan kita terluka parah gimana?" usul Andin, "gimana cara nya" tanya Alex, "kayak gini" sahut seseorang dari arah belakang sambil menarik telinga Alex dan Andin
__ADS_1
"a…aduh ma! sak…kit!! tolong lepas" pinta Andin, "tadi apa? mau ngerjain mama" tanya Sinta melepas jeweran nya, "ng…nggak jadi" balas Alex, "kenapa mama udah keluar" tanya Andin, "mama udah nggak denger suara keributan, untung mama keluar jadi rencana kalian nggak berhasil" jawab Sinta
"maaf ma" ucap Andin memeluk Sinta, "tapi lain kali boleh kan" tanya Andin terkekeh, "dasar" balas Sinta, "kok kalian masih disini" tanya Aurel, Andin melepas pelukannya, "kita berdua nggak ikut main kak, yang main Ardana sama Kayra" jawab Andin
"karna itu bukan sasaran kita" tambah Alex diangguki Andin.
~
"kita ke toko kue dulu tante" ucap Rachel, "baiklah" balas Andin. tidak lama mobil Andin sudah berada di depan tokonya kue, mereka berdua turun lalu masuk ke dalam, Andin membiarkan Rachel memilih kue sesuka hati nya
"sudah" tanya Andin, Rachel mengangguk. "kita ke kasir" ajak Andin, setelah membayar tagihan, Andin dan Rachel kembali masuk ke mobil
__ADS_1
"kita mau kemana lagi" tanya Andin, "aku mau es krim" jawab Rachel, "oke" balas Andin.
Setelah membeli es krim mereka melanjutkan perjalanan ke sup*rmarket, "ayo turun" ajak Andin melepas seatbelt, Rachel mengangguk.
"kamu pilih terus masukkin ke sini, tapi ingat ambil secukupnya saja" ucap Andin menunjuk troli yang ia bawa, "oke tante" balas Rachel lalu mengambil makanan dan minuman yang ia inginkan.
"sudah tante" kata Rachel, "baiklah, ayo kita bayar" ucap Andin. selesai membayar mereka memutuskan untuk kembali ke mansion
tapi saat di perjalanan mereka di hadang 2 mobil hitam, "tante mereka siapa" tanya Rachel ketakutan, "Rachel, kamu tenang dulu di sini, biar mereka menjadi urusan tante" ucap Andin, Andin menekan tombol sinyal yang terhubung ke Alex, Ardana dan Kayra
"kamu tunggu disini, setelah tante keluar kamu langsung kunci mobil nya oke, jangan keluar tanpa ijin dari tante" ucap Andin, Rachel mengangguk.
__ADS_1
Di tempat lain, Alex dan 2 tangan kanan nya sedang dalam perjalanan menuju tempat di mana Andin dan Rachel berada.