LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 83


__ADS_3

Hati Sinta seperti tertikam belati saat mendengar jawaban Asyila


"maaf" Sinta beranjak dari atas kasur, saat ingin keluar dari pintu Asyila langsung memeluk Sinta dari belakang


"aku menyesal karna tidak bisa menjaga diriku, dan membuat mama menangis seperti ini" ucap Asyila memeluk Sinta dari belakang


"dan bagaimana mama berfikir kalau aku menyesal mempunyai mama seperti mu, bahkan aku sangat bersyukur mempunyai mama yang perhatian, penyayang, baik, tegas seperti mama" sambung Asyila


Asyila melepas pelukannya dan membalikkan badan Sinta dan memeluk Sinta kembali dari depan


"maaf udah buat mama menangis, maaf udah buat mama khawatir, maaf udah buat mama sakit hati, maaf maaf maaf" ucap Asyila


"apa kalian tidak akan mengisi perut kalian dan akan terus berpelukan" tanya Alex tiba-tiba, Alex mendengar semua percakapan antara Sinta dan Asyila, saat mendengar Asyila menyesal, ingin sekali dia marah tapi ia urungkan.


"kakak kau itu mengganggu kita saja" kesal Asyila


"udah sekarang kita sarapan, nangis nya ntar lagi" ledek Alex langsung berlari sebelum mendapat pukulan dari mama dan adik nya


"menyebalkan" umpat Asyila kepada kakak nya yang selalu merusak suasana dan muncul secara tiba-tiba


"Asyila" panggil Sinta, Asyila menengok dan tersenyum

__ADS_1


"hmm ya" jawab Asyila


"kau mandi, mama akan menyiapkan sarapan" ucap Sinta mengusap pipi Asyila, tanpa menjawab Asyila melangkah ke kamar mandi.


~


Hari ini Sinta, Alex, dan Asyila bersantai di mansion, posisi Asyila duduk di sebelah Sinta sambil memeluk Sinta dari samping


"kenapa kau jadi manja seperti ini" tanya Alex heran


"aku mau puasin sama mama dulu, sebelum aku pergi" jawab Asyila spontan


"kau mau pergi kemana" tanya Alex


"udah jangan dipikirin mungkin itu hanya perasaan mu saja" ucap Ale


"seandainya aku pergi, tolong jaga mama" pinta Asyila


"kamu ngomong apaan sih, kamu nggak akan pergi kemana-mana" ucap Sinta sedikit kesal degan ucapan Asyila


"walaupun aku pergi, aku akan menjaga mama dari jauh"

__ADS_1


"kau akan tetap disini, dan tidak ada yang akan pergi dari mama" Sinta melepas pelukannya dan berlalu menuju kamar nya


"Asyila apa yang kau katakan" tanya Alex duduk di sebelah Asyila


"aku nggak tau kakak, kata-kata itu langusng saja keluar dari mulut ku" jawab Asyila


"dan kalau pun aku pergi tolong jaga mama" ujar Asyila


"kau baru saja kembali, bagaimana kau tega meninggalkan kami" kesal Alex langsung pergi ke kamar nya, Asyila hanya bisa menatap punggung Alex sampai menghilang


semoga tidak terjadi apa-apa. batin Asyila mengusap rambut nya


Di dalam kamar Sinta terus memikirkan perkataan Asyila tadi, kalau dia akan pergi dan menjaga nya dari jauh.


"semoga tidak terjadi apa, dan aku tidak akan membiyarkan Asyila pergi" ucap Sinta.


NB:


Hanya sekedar informasi! Saya membuat cerita ini hanya untuk bersenang-senang, saya tidak pernah mengaharapkan kalian untuk vote, like, dan komen karna saya membuat cerita hanya sekedar bersenang-senang dan mengisi waktu luang. Mungkin terdengar aneh, tapi memang seperti itu. Kalau saya buat cerita hanya untuk bersenang-senang dan tidak mengharapkan apa-apa dari kalian.


Saya juga tidak pernah memaksa kalian untuk membaca cerita saya, jadi jika kalian tidak suka lebih baik tidak usah di baca! dari pada komen negatif dan membuat mood saya turun!

__ADS_1


Terima kasih!


__ADS_2