
Siang hari nya Alex dan Sinta sudah berada di tepi jurang, awalnya Alex melarang Sinta untuk ikut tapi Sinta ngotot untuk ikut dan mencari Asyila. disana juga sudah ada Ziyan dkk, Ardana dan Kayra, sedangkan polisi juga masih terus mencari keberadaan Asyila. "ma, mama disini aja ya biar aku sama teman-teman nya Asyila yang kebawah" ucap Alex, "nggak, mama akan ikut kalian, mama juga mau cari Asyila" tolak Sinta
"ma--"
"pokok nya mama ikut" ucap Sinta tegas, "baiklah, mama akan ikut, tapi mama harus terus bersama ku jangan berpisah" pasrah Alex, Akhirnya Alex, Sinta, Ardana, Kayra dan Ziyan dkk turun kebawah dan mereka juga sempat juga berdebat dengan anggota polisi, tapi mereka tetap saja ke bawah tanpa menghiraukan ucapan polisi yang melarang mereka. mereka menyusuri daerah jurang tanpa terlewatkan sedikit pun di bantu dengan para mafioso.
"Asyila!!"
"Asyila!!"
__ADS_1
mereka terus berjalan menyusuri jurang sampai malam hari, karna hari sudah mulai gelap akhirnya mereka memutuskan untuk ke atas.
Asyila kamu di mana sayang. tanya Sinta dalam hati.
"ma kita pulang dulu ya, mama harus istirahat, Alex nggak mau kalo mama sampai sakit, anak buah Alex dan Asyila akan tetap disini untuk mencari Asyila jadi mama tenang saja ya" ujar Alex yang sudah berada di dalam mobil bersama Sinta, "tapi Asyila masih disana bagaimana bisa mama meninggal kan nya disana sendirian hiks" kata Sinta, "Alex dan yang lain akan terus mencari Asyila, tapi apapun keadaan nya mama harus menerima nya" kata Alex mulai melajukan mobil nya
~
Di sisi lain sepasang suami istri sedang berbahagia mendengar laporan dari anak buah nya.
__ADS_1
"akhirnya kita bisa membunuh anak mereka tanpa mengotori tangan kita" kata sang istri, "hmm malah lebih baik seperti ini, kita tidak usah repot-repot menghabisi mereka" balas sang suami, "wanita itu sangat syok mendengar anak nya masuk ke dalam jurang dan sampai sekarang dian belum di temukan" kata sang istri, "baguslah kita tinggal menjalankan rencana kita selanjutnya dan ini tugas anak kita" kata sang suami
"kita sudah membicarakan ini sama dia, dan dia juga setuju tinggal kita kirim saja anak kita" ucap sang istri, "besok aku akan mengirim anak kita untuk mendapatkan hati laki-laki itu" ujar sang suami.
~
Kini Sinta sedang duduk di atas ranjang sambil memikirkan keadaan anak perempuan nya disana, apa dia masih hidup atau malah sebalik nya, ia terus berdoa semoga anak perempuan nya baik-baik saja. mungkin itu hanya harapan kecil ! tapi ia tak pernah berhenti untuk berdoa.
Asyila, pulanglah!! mama menunggu mu di sini, mama yakin kamu pasti baik-baik saja. batin Sinta, air matanya terus mengalir sampai tak sadar ia terlelap.
__ADS_1