LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 75 •


__ADS_3

Saat waktu makan siang, Alex dan Asyila masih sibuk dengan laptop masing-masing, bahkan saat Sinta datang pun mereka tidak mengetahui nya. "ekhem" dehem Sinta mengejutkan mereka


"loh mama kapan kemari" tanya Alex saat melihat Sinta membawa rantang di tangan nya, "udah dari tadi, kalian aja yang terlalu fokus sampai mama kesini kalian nggak tahu, ayo makan siang dulu mama tau kalian pasti belum makan" ucap Sinta mendudukkan diri di sebelah Asyila


"Tuan coba kau nyalakan tv" pinta Asyila, "untuk apa, dan jangan panggil aku Tuan" ucap Alex, "baiklah, sekarang nyalakan tv nya" pinta Asyila, Alex pun menyalakan tv nya dan tepat pada saluran berita tentang EL'Z CORP yang sudah berada di ambang kebangkrutan, Alex yang mendengar berita itu pun langsung menatap Asyila


"apa ini ulah mu" tanya Alex menatap tajam Asyila, Asyila hanya nyengir lalu mengangguk


"jadi…" ucap Alex


"ya aku sudah ingat, kau kakak ku dan ini mama ku, kau tidak akan ku bagi" ucap Asyila memeluk Sinta, "sejak kapan" tanya Alex ikut duduk di sofa sebelah Asyila, "kira-kira 1 minggu yang lalu" ucap Asyila santai tanpa merasa bersalah

__ADS_1


"anak nakal" ucap Sinta mengeratkan pelukan nya


"lalu kalau kau sudah ingat kenapa kau masih memanggil ku dengan sebutan Tuan, dan kau memanggil mama sedang sebutan Nyonya" tanya Alex, "hanya akting, bagus kan akting ku? aku bisa jadi artis nanti" ujar Asyila melepas pelukannya


"mama sangat merindukan mu sayang" ucap Sinta memeluk Asyila kembali, "aku juga, maaf membuat mama menangis" kata Asyila membalas pelukan Sinta, "oh ya, kenapa kamu membangkrutkan perusahaan mereka?" tanya Alex


Asyila melepas pelukan nya lalu duduk di kursi kebesaran Alex dengan kedua tangan menopang dagunya


"hanya memberi sedikit pelajaran" jawab Asyila


"apa mama sama kakak tau, kalau si Laura berani menampar pipi kak Aurel waktu di mansion" ucapan Asyila membuat kedua orang itu terkejut. "kapan, kenapa aku tidak mengetahuinya" tanya Alex

__ADS_1


"bagaimana kakak mau tau, setelah kak Aurel di tampar dan si Laura pergi, kak Aurel langsung pake make up" ujar Asyila, "habis hilang ingatan ternyata kau tambah sadis, dan kecerdasan mu itu makin bertambah wah! mm lebih baik kau hilang ingatan saja" ceplos Alex mendapat pukul dari Sinta


bugh


"awhh mama sakit! kenapa Alex di pukul" ringis Alex


"kau tadi bilang apa? kau menyuruh adik mu untuk hilang ingatan lagi" ucap Sinta menatap tajam anak laki-laki nya, "hehe maaf ma, Alex hanya bercanda" ucap Alex nyengir tak berdosa, "udah ayo makan, ngobrol nya nanti saja" ajak Sinta


mereka pun makan siang bersama


"apa kau akan mengembalikan perusahaan mereka" tanya Alex di selang makan siang nya, "nanti saja, permainan baru di mulai" jawab Asyila, "apa kau akan kembali memegang kendali perusahaan mu lagi" tanya Sinta, "ya, aku akan memegang kendali perusahaan ku kembali" jawab Asyila

__ADS_1


"kak, apa kau sudah tau siapa yang mengejar ku 2 tahun lalu" tanya Asyila menatap Alex serius, "aku sudah menangkap mereka, tapi mereka masih saja tutup mulut" jawab Alex sembari mengunyah makanan nya, "biar aku saja, aku sudah lama nggak main sama darah" kata Asyila, "waw Queen kita akan mulai bermain, ini pertunjukan yang langka setelah bertahun-tahun" ucap Alex


"sudah makan dulu" sahut Sinta, mereka pun melanjutkan makan siang mereka.


__ADS_2