LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 104


__ADS_3

Pagi hari telah tiba, semua anggota keluarga sudah berkumpul di meja makan termasuk baby Rachel juga ada di sana


Sinta memperhatikan wajah Asyila yang sedikit pucat, "Asyila" panggil Sinta, "ya, ada apa" tanya Asyila


"kamu sakit" tanya Sinta, "nggak, kenapa mama bicara seperti itu" tanga Asyila


"muka kamu pucet gitu, kalo kamu sakit nggak usah ke perusahaan" kata Sinta, "nggak ma, aku nggak papa hari ini aku harus ke perusahaan kakak, ada hama sedikit yang harus di buang" ucap Asyila


"baiklah, jangan terlalu lelah dan jangan sampai telat makan" ucap Sinta terdengar tegas, "iya" kata Asyila


Selesai sarapan, Asyila dan alex langsung menuju ke perusahaan untuk menyingkirkan hama di sana. 35 menit kemudian, Asyila dan Alex sampai di NG'H GRUP. mereka turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam menuju ruangan Alex


Di sepanjang perjalanan menuju ruangan Alex, Asyila memperhatikan satu per satu karyawan di sana, mulai dari karyawan sampai OB di sana dengan teliti

__ADS_1


Asyila memberhentikan langkah nya membuat Alex mengenyitkan dahi nya, "kak, apa kau tidak curiga dengan orang itu" tanya Asyila saat melihat tingkah salah satu karyawan perempuan saat Asyila meneliti mereka


"dia itu karyawan baru disini, dan kerja nya juga bagus" jawab Alex, "astaga kakak! apa kau tidak melihat gelagat nya saat aku meneliti karyawan disini" kesal Asyila


"tidak terlalu" jawab Alex santai, "kalau kau bukan kakak ku sudah ku habisi kau sekarang kak" sungut Asyila


"sudah ayo lanjut, kita bahas ini di ruangan kakak saja" ucap Alex, mereka berdua masuk ke dalam lift khusus menuju lantai atas


Tidak lama, Sani masuk dengan membawa sebuah map lalu di taruh di atas meja Alex


"kamu boleh pergi" ucap Alex, setelah Sani keluar dari ruangan nya, Alex memberikan map itu ke Asyila dan ikut duduk di sofa


Asyila membaca data karyawan itu dengan teliti, ia tidak akan pernah mengampuni siapa pun yang berani mengusik keluarga nya, tidak peduli itu laki-laki ataupun perempuan. 'Musuh tetap musuh tidak akan pernah menjadi teman'

__ADS_1


hmm Safania Rathore, akan ku selidiki wanita ini lebih dalam, kalau dia memang salah satu dari hama disini, jangan harap kau bisa lepas. batin Asyila


Alex yang melihat Asyila membaca data karyawan nya sambil mengangguk pelan pun bingung, "Asyila, ada apa? apa ada yang salah" tanya Alex, "aku akan menyelidiki wanita ini terlebih dahulu, aku sedikit curiga dengan gelagat nya tadi" jawab Asyila


"terserah kamu saja, lakukan apa pun yang menurut mu benar" kata Alex.


NB:


Hanya sekedar informasi! Saya membuat cerita ini hanya untuk bersenang-senang, saya tidak pernah mengaharapkan kalian untuk vote, like, dan komen karna saya membuat cerita hanya sekedar bersenang-senang dan mengisi waktu luang. Mungkin terdengar aneh, tapi memang seperti itu. Kalau saya buat cerita hanya untuk bersenang-senang dan tidak mengharapkan apa-apa dari kalian.


Saya juga tidak pernah memaksa kalian untuk membaca cerita saya, jadi jika kalian tidak suka lebih baik tidak usah di baca! dari pada komen negatif dan membuat mood saya turun!


Terima kasih!

__ADS_1


__ADS_2