LEADER OF MAFIA

LEADER OF MAFIA
CHAPTER 33 •


__ADS_3

Malam hari, Asyila berada di taman belakang mansion sambil memandang tanaman di depan mereka


"sayang" panggil Sinta, "iya ma" Asyila menengok ke arah Sinta, "apa kau tidak bisa meninggalkan mafia kalian itu" tanya Sinta ragu-ragu. setelah makan, Asyila menceritakan semua nya tanpa ada yang terlewat kan, dari Mafia Dark Devil's yang ia didirikan sampai perusahaan A'N COMPANY, "kenapa ma" tanya Asyila


"mama hanya khawatir sama kalian sayang, pekerjaan itu sangat berbahaya mama nggak mau kehilangan orang yang mama sayang untuk kedua kali nya" ujar Sinta dengan tatapan sendu, "mama tenang saja aku akan baik-baik saja, mafia ku dan kak Alex itu saling melindungi jadi mama jangan khawatir" kata Asyila memeluk Sinta


"iya, mama cuman khawatir saja sama kalian" kata Sinta membalas pelukan Asyila, "apa mama besok mau ikut dengan ku ke markas" tanya Asyila sambil melepas pelukan nya


"apa boleh" kata Sinta, "boleh dong disana juga ada temen-temen Asyila" ucap Asyila, "temen kamu Ana, Adit, dan Aldo itu" tanya Sinta


"bukan" jawab Asyila, "terus" tanya Sinta, "besok mama nilai saja teman Asyila disana, tapi mama jangan kaget kalau mereka semua nya agak dingin" kata Asyila


"hmm baiklah besok mama akan melihat nya langsung"


~


Pagi hari Asyila sudah bersiap untuk pergi kuliah, selesai bersiap ia langsung turun kebawah


"pagi semua" sapa Asyila,b"pagi sayang/dek/non" jawab Sinta, Alex, dan para pelayan,b"sarapan dulu mama udah siapin sarapan kesukaan kalian" kata Sinta tersenyum


"wah mama emang the best" Asyila mengacungkan ibu jari nya saat merasakan masakan mama nya, "kak nanti aku akan bawa mama ke markas ku" ucap Asyila, "terserah kau asal mama aman" ujar Alex


"hei! apa kau meragukan keamanan markas ku" seru Asyila, "ti...tidak aku nggak ngerasain keamanan markas mu" ucap Alex gugup, "Alex kenapa kau gugup seperti itu emang ada apa dengan keamanan markas Asyila" tanya Sinta heran


"mama akan tau sendiri nanti" kata Alex. lalu mereka melanjutkan sarapan mereka


~


pulang kuliah Asyila langsung pergi ke markas, sampai di sama ia langsung masuk, saat ingin keruang pribadi nya ia dihentikan oleh mafioso nya


"maaf bos tadi ada penyusup sekarang dia ada di ruang bawah tanah" ucap nya


"hmm" dehem Asyila lalu menuju ruang bawah tanah

__ADS_1


Brakk


Asyila menendang pintu ruang bawah tanah dan membuat orang yang ada di dalam terkejut, Asyila masuk kedalam saat dia masuk ia melihat seseorang pingsan yang diikat di kursi ia mendekat dan mendongak kan kepala orang itu


"mama" lirih Asyila, "ma mama bangun ma" Asyila menepuk pipi Sinta, "Asyila" lirih Sinta, "siapa yang berani lakuin ini ma, akan ku beri pelajaran mereka" kata Asyila yang melihat sudut bibir mama nya berdarah dan ia melepas ikatan di tangan Sinta


"jangan nak mama tidak papa, mereka tidak tau" ucap Sinta, "ayo kita ke ruang tengah biar mama aku obati di sana" lalu memapah Sinta ke ruang tengah sampai disana Asyila mengambil kotak P3K dan langsung mengobati luka di bibir Sinta


"ashh" rintih Sinta "maaf aku akan lebih pelan" kata Asyila mengobati Sinta, "sudah, mama tetap disini" ucap Asyila, Sinta hanya mengangguk


"KAK ZIYAN, FELY, JACK, CYLA" teriakan Asyila menggema si seluruh mansion, "ada apa Asyila ke apa teriak-teriak" seru Ziyan turun dari lantai atas bersama Jack, Fely, dan Cyla. "kalian tolong panggil semua mafioso sekarang" titah Asyila


"buat apa" tanya Fely, "mereka sudah memukul mama ku" ucap Asyila, "APA!!" pekik mereka


"hmm cepat panggil mereka kita kumpul di aula, 5 menit " ucap Asyila, "baiklah akan ku panggil mereka" ucap Jack lalu pergi memanggil mafioso "sayang kau tak perlu menghukum mereka mama tidak papa" ucap Sinta berusaha menghentikan anak nya


"hanya sedikit pelajaran untuk mereka" ucap Asyila


tak lama Jack kembali


• Aula


Asyila dan tangan kanan nya masuk ke aula, Cyla menuntun Sinta menuju Aula, semua mafioso yang melihat bos mereka pun diam


"siang semua nya" sapa Asyila, "siang bos" jawab mereka, "apa kalian tahu untuk apa saya mengumpulkan kalian disini" tanya Asyila, "tidak bos" kata mereka, "saya hanya ingin bertanya siapa saja yang sudah memukul wanita yang ada di samping saya" kata Asyila tegas sambil melirik ke arah Sinta


"JAWAB!" bentak Asyila


"kalau tidak ada yang menjawab jangan salah kan saya kalau keluarga kalian saya seret kemari" ucap Asyila, "kalau kalian merasa memukul wanita disamping saya maju" kata Asyila


"nona apa Asyila kalau marah seperti ini" bisik Sinta kepada Cyla, "iya Nyonya sifat iblis Asyila akan muncul kalau orang terdekat nya sampai kenapa-kenapa dan dia tidak segan-segan mencincang tubuh orang itu lalu di kasih ke hewan kesayangan Asyila" jelas Cyla, Sinta hanya mengangguk


"kalian tidak memberiku pilihan lain, aku akan menyeret seluruh keluarga kalian kesini" kata Asyila mengambil handphone nya, saat ingin menelfon ada beberapa orang yang maju, "maaf bos kami yang sudah memukul wanita itu" ucap si H

__ADS_1


"iya bos" ucap yang lain


Asyila mendekat ke arah mereka lalu...


plak...bugh...


plak..bugh..


plak...bugh...


plak..bugh..


plak..bugh...


plak..bugh...


"BODOH! YANG KALIAN PUKUL ADALAH MAMA KU, DAN BERANI SEKALI KALIAN MEMUKUL NYA SAMPAI SEPERTI ITU!!!" bentak Asyila


bugh...


bugh...


bugh..


bugh...


bugh..


bugh..


Asyila memukul mereka sampai babak belur sudut bibir mereka sudah mengeluarkan darah segar, karna pukulan Asyila ada yang tepat di dada mereka ada yang mengeluarkan darah dari mulut mereka


"ma..maaf bos kami tidak mengetahui nya, kami kira Nyonya itu penyusup" ucap si F yang masih tersungkur di lantai bersama yang lain

__ADS_1


saat Asyila ingin memukul kembali tangan Asyila sudah di tahan oleh Sinta


"sudah sayang mama tidak papa, kasian mereka" ucap Sinta lembut, "kalian bantu teman kalian ini dan obati" titah Asyila lalu duduk di kursi.


__ADS_2