
Sinta dan Alex sudah berada di meja makan, tinggal Asyila yang belum keluar dari kamar nya dari tadi sore.
"Alex, panggil adek mu dulu buat makan malam. Dari tadi dia belum keluar kamar" Suruh Mama Sinta
"Iya, Mah. Bentar aku panggilAsyila dulu" Alex beranjak dari duduk nya menuju ke kamar sang adik
Tok tok tok
"Dek, bangun makan malam dulu" Ucap Alex sambil mengetuk pintu. Karna tidak mendapatkan jawaban dari Asyila, Alex memutuskan untuk masuk ke dalam.
Saat Alex masuk ke dalam kamar, ia melihat Asyila yang masih tertidur pulas
"Dek, bangun makan malam. udah di tungguin mama di bawah" Alex menggoyang kan tubuhAsyila. Asyila hanya menggeliat kecil
"Dek, bangun makan dulu. Ntar di lanjut lagi tidur nya" Tambah Alex agak kesal
"Iya Iya Ah Bawel" Balas Asyila langsung menuju ke kamar mandi, Alex yang melihat itu pun hanya menggeleng kan kepalanya dan kembali turun kebawah
Lima belas menit kemudian, Asyila selesai membersihkan diri nya dan langsung menuju ke meja makan karna sudah di tunggu Sinta Dan Alex
"Malam, Mah/Kak" Sapa Asyila agak lesu, "Malam, Sayang/Dek" Jawab mereka, "Kamu kenapa, Sayang?Kok lesu gitu" Tanya Mama Sinta sambil mengambilkan makan untuk Asyila
__ADS_1
"Nggak papa, Mah. Asyila cuman sedikit pusing" Jawab Asyila tersenyum tipis, "Ya udah, abis makan minum obat terus istirahat" Titah Mama Sinta
"Iya, Mah"
Selesai makan malam, Asyila langsung masuk ke kamar nya. Bukan untuk beristirahat, melainkan menyusun rencana bagaimana ia bisa membalas perbuatan orang yang sudah membunuh ayah nya. Ia mondar-mandir di dalam kamarnya sampai larut malam, karena sudah serasa berat matanya ia memutuskan untuk tidur.
Pagi hari nya, Asyila sudah bersiap untuk pergi kuliah. Ia menuruni tangga menuju meja makan, Asyila hanya sarapan dengan dua lembar roti dengan selain coklat kesukaannya.
Selesai itu, ia langsung pergi kuliah dengan mobil sport kesayangan nya, butuh waktu dua puluh menit untuk sampai di sana
Sesampainya di sana ia melihat jam di pergelangan tangannya
"Aduh...udah telat nih" Gumam Asyila, ia berjalan terburu-buru sampai-sampai ia menabrak seseorang
"Auuu... maaf maaf, gue nggak sengaja. Gue lagi buru-buru" Ucap Asyila meminta maaf sambil memunguti bukunya dan langsung melenggang pergi
Cantik. Batin Orang tersebut
Sesampainya Asyila di kelas, ia langsung mendudukkan dirinya dengan nafas terengah-engah.
"Lo kenapa, Asyila" Tanya Ana, "Gue tadi bangun agak kesiangan, jadi buru-buru takut telat" Jawab Asyila yang masih mengatur nafas nya, "Yee..percuma lo buru-buru orang dosen nya aja kaga masuk" Ucap Ana tertawa kecil
__ADS_1
"Damn it! Gue udah buru-buru sampe nabrak orang eh ternyata dosen nya kaga ada huff" Geram Asyila, "Nabrak siapa lo" Tanya Ana
"Gue nabrak cowok, tapi gue nggak tau siapa dia karna tadi gue buru-buru" Jawab Asyila, "Lah? Lo nggak nanya siapa namanya" Tanya Ana lagi di jawab gelengan oleh asyila
"Yahh...kan lumayan gitu kalo cowok nya ganteng buat cuci mata hehehe" Ucap Ana cengengesan, "Sini mata lo gue cuci pake deterjen" Tambah Asyila, "Enak aja, lo kira mata gue pakaian apa" Sungut Ana
"Hehehe...makannya nggak usah genit" Kata Asyila, "Siapa yang genit orang aku bilang 'cuman buat cuci mata' kok" Bela Ana
"Iya iya dehh"
Karna dosen nya nggak datang, dua wanita itu memutuskan untuk pergi ke kantin
"Lo mau pesen apa? Biat gue yang pesenin" Tanya Asyila, "Gue nasi goreng aja lah, ama air putih" Jawab Ana, "Bentar, gue pesenin" Ucap Asyila langsung pergi memesan makanan
Beberapa menit kemudian, Asyila datang membawa makanan dan minuman menuju meja nya
"Nih, makanan ama minumannya" Ucap Asyila sambil menaruh makanan dan minuman milik nya dan Ana
"Makasih Asyila Sayang" Ucap Ana dengan nada manja, "Idih jijik gue denger nya" Ucap Asyila bergidik, dan Ana hanya cengengesan
Asyila dan Ana pun langsung menyantap makanannya, selesai makan mereka memutuskan untuk kembali ke kelas karna masih ada kelas lagi.
__ADS_1
Dua jam lebih akhirnya kelas hari ini pun selesai. Asyila memutuskan untuk pergi ke markas.