Lingkaran Tipu Daya Setan

Lingkaran Tipu Daya Setan
Perang ghaib


__ADS_3

Karena bayi Jaka yang tidak bisa menangis tanpa henti, Transo membanting pintu lalu memberikannya kepada Lisa secara kasar.


“Mas, pelan sedikit. Tulang muda bayi mu masih sangat rawan!” ucap Lisa sambil menangis.


Transo melemparkannya dua tumpuk uang dan beberapa perhiasan. Dia juga memberikannya sebotol air yang berisi darah segar. Lisa membuang semua uang dan perhiasan itu ke wajah Transo sambil berlari membawa Jaka. Gerakan cepat pria kasar itu langsung menutup pintu lalu menampar Lisa dengan sangat keras. Pipi kanan dan kiri kini tergambar jarinya, Lisa kesakitan menyeka air mata lalu berjalan mundur menjauh darinya.


...----------------...


Iblis yang tidak pernah puas akan darah dan daging manusia. Mereka selalu mencari cara untuk masuk ke dalam pembuluh nadi atau alirah darah dan bersembayam di salah satu anggota tubuh. Terutama di dalam jantung dan hati sebagai tempat dan sarang ternyaman mereka. Banyak ritual yang di mainkan dalam perang mempertahankan kedudukan jiwa atau menduduki jiwa.


Para iblis adalah musuh manusia namun di jadikan sebagai pemujaan atau para pencari ilmu untuk melancarkan segala keinginan orang-orang yang berada di dalam kesesatan.

__ADS_1


Fredi di dalam sebuah rumah kosong telah menanam sebuah benda yang berisi boneka dan mantra yang dia dapat dari seorang dukun yang berada di perbatasan kota. Dia mengingat semua penderitaan yang di alami oleh adiknya.


Satu bulan yang lalu


“Bagaimana mbah, apakah Transo benar-benar telah menganut ilmu hitam?” tanya Fredi kepada seorang pria yang memakai topi blangkon dan kumis tebal berwarna putih.


Di setiap jari-jari pria itu mempunyai cincin bebatuan yang berwarna merah dan hitam. Di atas sebuah dupa yang berisi kemenyan itu terdapat sebuah foto Transo yang tanpa sengaja di ambil oleh Ferdi di dalam rumah Lisa. Dukun itu sempat mengeluarkan muntahan darah, dia hampir kehilangan kesadaran dan kerasukan oleh jin pemilik Transo.


“Grrgghh, grhh” suara mengerang bercampur aneh menggema di sekitar ruangan.


“Tolong! Tolong aku!” ucap Fredi.

__ADS_1


Lampu dan angin kencang bersama kain kafan yang terbang membungkus Fredi. Dari arah belakang sang dukun menyemburkan darah hewan ke tubuh Fredi. Beberapa detik berlalu, semua penampakan itu menghilang dan Ferdi selamat dari kematian ilmu yang di miliki oleh Transo.


“Aku rasa kini engkau sudah tau penyebabnya” ucap dukun tersebut.


“Apapun caranya akan aku lakukan asalkan adikku selamat dan terlepas dari pria gila itu. Aku ingin dia membayar semua kelakuan iblis peliharaannya yang telah dia lakukan kepada Lisa” ucap Fredi.


“Tidak segampang itu agar bisa memisahkan darah dan daging yang sudah di obati oleh iblis jin raksasa ke tubuh adik mu” ucap sang dukun.


“Hal pertama yang harus di lakukan adalah melunturkan ilmu Transo secara perlahan” tambahnya lagi.


Sang dukun meminta beberapa syarat untuk melakukan ilmu santet agar kekuatan Transo perlahan menghilang dan membuat lelaki itu menjadi gila. Dalam waktu singkat dan tekad yang bulat, Fredi mendapatkan semua persyaratan tersebut.

__ADS_1


“Tapi, bagaimana dengan meminum segelas darah ayam hitam setiap hari. Apakah kau sanggup melakukannya selama ritual ku di jalan kan?” tanya sang dukun.


“Ya, aku siap. Permintaan ku yang terakhir adalah memiliki kekuatan penjagaan badan agar terhindar dari serangan Transo dan para iblisnya” ucap Ferdi dengan nafas yang tidak stabil karena menahan rasa sakit bekas cekikan makhluk ghaib.


__ADS_2