Lingkaran Tipu Daya Setan

Lingkaran Tipu Daya Setan
Mantra iblis


__ADS_3

SKIP MANTRA INI đź’€



Fredi telah selesai menanam boneka santet yang di bungkus kain kafan. Sebelumnya dia telah meminum darah aram hitam dan melafalkan beberapa mantra. Kini dia telah siap untuk menyerang Transo secara halus dan berharap dendamnya akan terlaksana.


“Apapun yang terjadi, adik ku tidak boleh di celaka kan olehnya!” gumam Fredi.


Tanaman benda mistis itu tepat di rumah kosong yang jaraknya satu rumah dari belakang rumah Lisa. Ketika dia akan kembali, langkah kakinya terhenti melirik rumah Lisa sambil menghembuskan nafas panjang.


“Huffh, ingin sekali aku singgah dan melihat keadaan keponakan yang malang itu. Tapi aku tidak mau Lisa mengetahui semua rencana ku” gumam Fredi.


Meski dari dalam rumah itu terdengar suara tangisan Jaka yang bercampur suara tawa kuntilanak yang kini sedang terbang di atasnya, Fredi tetap mempercepat langkah untuk meninggalkan perkampungan.

__ADS_1


...----------------...


Kaca jendela pecah, burung gagak berterbangan memasuki rumah dan memporak-porandakan perabotan. Lisa menutupi bayi Jaka dengan kain tebal dan memposisikan bebrapa ruang agar bayinya tetap bisa bernafas di dalamnya, dia tidak bisa keluar rumah karena Transo menguncinya dari luar. Lisa mengucapkan do’a di dalam hati, dia berusaha agar tetap khusyuk untuk terus menerus membacakan ayat-ayat pendek. Kejadian itu berlangsung sangat lama, sampai Transo kembali dan terkejut melihat keadaan isi di dalam rumahnya.


Dia mengeluarkan keris dari balik bajunya lalu membunuh salah satu burung gagak yang terbang. Kekuatan ilmu hitam yang di miliknya itu berhasil menghilangkan mantra lain yang sedang menyerang rumahnya dan dirinya.


“Siapa yang sedang berusaha melawan ku?” gumam Transo.


“Mas Transo, kita harus pergi dari rumah ini!” ucap Lisa.


Transo masuk ke dalam ruangan rahasianya, dia melakukan ritual dan pemanggilan sosok iblis yang berada di dalam pohon raksasa. Di atas dupa, dia melingkarkan wadah yang berisi kemenyan sambil mengucapkan mantra.


...💀💀💀...

__ADS_1


...Kula ngulemi penghuni jin ingkang wonten ing lebeting wit rasaksa. persembahan lan sajen saha sedaya bektos lan tumbal kula turuti. rahuwa, dugia para iblis. rencangi kula, kula inggih punika penganut ingkang setya....


...💀💀💀...


Mantra ghaib, darah yang di tumbalkan, sesajian. Sekujur tubuh Transo mengalami kejang-kejang kerasukan jin dan iblis menghuni pohon raksasa. Sihir yang di tiup dan santet yang di tanam oleh Ferdi pada hari itu seakan terasa hambar dan tidak bereaksi. Transo hanya mengalami suhu tubuh yang sangat panas dan kesakitan. Tapi setelah melakukan ritual pemanggil setan, dia berubah menjadi Transo yang kerasukan. Di sisi lain, Fredi yang meminum darah ayam hitam lebih dari sekali dalam sehari itu mengalami muntah darah berwarna hitam dan belatung yang keluar dari dalamnya. Di dalam mobil, dia memutar arah kendaraan menuju rumah dukun yang dia datangi sebelumnya.


“Aku harus menanyakannya kepada dukun itu” gumam Fredi.


Malam itu, tidak seperti biasanya sikap Transo berubah menjadi sangat lembut dan perhatian. Wajahnya yang lebih menghitam dan bibirnya yang terlihat lebih berwarna merah merona. Sorot mata terlihat lebih tajam serta hawa dingin dan mencekam lebih terasa ketika dia mendekat ke arah Lisa. Bayi Jaka gelisah, tangisannya sangat menjadi-jadi sehingga Lisa mengabaikan segala sentuhan yang di berikan oleh Transo.


“Sayang ada apa? Tenang, ibu selalu di samping mu” ucap Lisa membuainya.


...-To be continued-...

__ADS_1


🌿 Instagram @arsyalfaza


__ADS_2