
Jam 10 malam, setelah melaksanakan solat isak dan solat sunah malam, Damar ziarah di makam kyai Pamenang.
Selesai solat membaca yasin dan tahlil, Damar duduk agak menjauh dari makam.
Tak lama kemudian ki Rekso Jagad si macan kumbang keluar dari dalam makam lalu mendekati Damar,
"Assalamualaikum Gus."
"Waalaikumsalam Ki.
Kamu kemana saja Ki, beberapa hari gak pernah terlihat?"
"Aku berada di sekitar gunung Kelud Gus. Ada beberapa masalah dengan kelompok jin jahat yang membatu dukun Mbah Juwo lumut untuk balas dendam."
"Apa masalah mu di lembah lumut sudah selesai..?"
"Sudah Gus."
"Ki... Dulu kamu pernah bilang, calon Istriku bernama Bilqis Elisa. Apa benar yang kamu katakan itu..?"
"Benar Gus."
"Apa rumah nya di bantaran sungai..?"
"Iya, benar Gus."
"Kata kamu orang surabaya..?
Kok dia tinggal di Sidoarjo..!"
"Kamu tanyakan sendiri pada calon istri mu."
"Ki Rekso, apakah menyenangkan hati orang itu dapat menyelesaikan masalah..?"
"Bisa Gus.
Semua bisa saja terjadi. Karena gusti Allah itu Maha Kuasa di atas segalanya."
"Ki... Aku ini punya pabrik kosmetik yang aku beli sebesar 10 triliun lebih."
"Itu uang bersumber dari ku bukan..?"
"Hehehehe, iya Ki, dari kamu kasih nomer togel. Aku mendapatkan hadiah undian sebesar 15 triliun.
Apa haram uang dari judi togel itu..?"
"Haram dan halal itu sama saja Gus, tidak ada bedanya. Semua tergantung orangnya.
Ada barang yang halal menjadi haram.
Ada barang yang haram menjadi halal,"jawab Ki Rekso.
"Halal menjadi haram itu gimana maksudnya.
Ki, aku boleh gak merokok di sini, kan agak jauh dari makam?"
"Walau kamu duduk di depan makam sambil merokok ya tidak apa - apa, tidak ada yang melarang, Hanya saja... Kurang Adab.
Silahkan merokok Gus.
__ADS_1
Nasi Soto itu halal, jika kamu makan berlebihan, itu menjadi haram.
Uang hasil kerja itu halal, kalau tidak di zakati, itu jadi haram.
Dan banyak lagi Gus.
Semua tergantung niat nya.
Jika kamu niat judi, maka uang hasil judi itu haram.
Jika kamu niat sedekah, maka uang itu halal. Semua itu tergantung niat.
Bukan kah pintu langit yang mengajari mu cara berjudi secara islami..?
Bukankah pintu langit memberi petunjuk yang haram menjadi halal..?"
"Iya Ki, benar.
Pintu langit teman ku yang memberi tau aku.
Aku, kalau pasang nomer togel, di suruh niat sedekah.
Aku mendapatkan hadiah no togel tujuh kali dengar jumlah besar."
"Itu berarti... Pintu Langit yang bertanggung jawab atas perbuatan mu pasang nomer togel.
Gus Damar tidak usah resah."
"Ki... Perusahaan ku PT Marvis kosmetik, sekarang dalam masa reserse, dalam kondisi tidak stabil, dan keuangan perusahaan sedang kacau. Kata direktur ku, pabrik ku hanya bertahan dalam waktu 4 bulan. Jika tidak tidak stabil, maka pabrik ku akan bangkrut. Sedangkan jumlah karyawan pabrik kosmetik itu hampir dua ribu.
Kalau bangkrut, kan kasihan mereka..?"
"Siapakah yang memberi hidup ini Gus..?"
"Gusti Allah Ki."
"Gusti Allah Ki."
"Kalau kamu yakin dan percaya semua itu Gusti Allah...
Maka, bersandar lah pada Gusti Allah. Seperti ibu mu yang bersandar pada gusti Allah."
"Iya Ki, aku selalu berusaha bersandar pada Allah, walau kadang aku lupa untuk bersandar.
Ki... Aku membuat keputusan yang keluar dari dalam lubuk hati ku. Aku menaikkan upah bulanan karyawan ku, dan aku menyuruh semua karyawan libur setahun dua kali untuk rekreasi dan aku kasih uang 250 ribu untuk makan dan jajan keluarga nya.
Apakah keputusan ku seperti ini salah..?
Apakah keputusan ku ini bisa mengembalikan keadaan perusahaan ku kembali normal..?"
"Keputusan mu itu salah menurut pandangan orang awam. Tetapi benar menurut padangan orang ber limu.
Ketika kamu menyenangkan ribuan orang... Maka, di situ jutaan orang akan merasakan kesenangan dan kebahagiaan.
Jika jutaan orang senang dan bahagia, maka Alam pun tersenyum, hingga penghuni kerajaan langit pun ikut merasakan kesenangan dan kebahagiaan yang kamu ciptakan.
Kemudian doa - doa bertebaran, terbang di keraja'an langit, hingga Allah menyaksikan sendiri, dari siapa dan untuk siapa jutaan doa itu bertaburan..?
Di situlah cinta dan kasih sayang Allah akan di tertuju kepada mu Gus.
Dan semua usahamu akan mendapatkan innayah atau pertolonganNya."
__ADS_1
"Ki, aku mau pulang dulu ya, ngantuk."
"Baiklah Gus."
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."
Damar memacu motornya dengan kecepatan sedang. Setelah sampai di rumah, Damar langsung menuju kamar lewat pintu samping. Begitu masuk kamar, Damar langsung merebahkan badan dan langsung tidur.
******
Adzan subuh terdengar dari masjid desa. Ibu Farida mengetuk kamar Damar sambil berkata,
"Mas Damar, bangun Nak.
Mas, bangun sudah subuh."
"Iya Buk," jawab Damar kemudian bangun dan mandi air hangat.
Setelah itu Damar menuju pasolatan Dapur, lalu mengimami solat subuh.
Selesai solat, Damar mengambil dua Hp nya dan laptop, lalu kembali duduk di kursi meja makan dapur.
"Ini Mas Damar kopi nya, ini punya bapak," ujar ibu Farida.
"Makasih Buk," jawab Damar sambil melihat YouTube chanel konstruksi.
Tingtung Tingtung!
Hp Damar berdering tanda ada telpon WA Masuk,
"Selamat pagi bos," sapa Dimas."
"Iya Dimas, ada apa?"
"Siang nanti, Direktur PT Podomoro General kontraktor ingin bertemu bos Damar."
"Sampaikan ya, sekitar jam satu siang sepulang sekolah."
"Baiklah bos.
Selamat pagi."
"Sarapan dulu Mas Damar, Lesty, Tio, Ayoo sarapan dulu.
Tio, panggil bapak mu di kebun belakang, suruh sarapan bersama."
"Siaaap Buk."
"Masak apa Buk," tanya Lesty.
"Masak rawon sama pecel."
"Buk, bikinin roti.
Tio makan roti selai coklat saja sama minun susu. Nanti siang saja makan nasinya."
"Iya, ibu bikinin."
Selesai makan, Damar dan adik adik nya berangkat sekolah.
__ADS_1
*Bersambung.