Makam Keramat

Makam Keramat
WEJANGAN KYAI NDARU


__ADS_3

PT Nirmala Podomoro.


"Mbak Intan... Kok baru datang dari kelurahan," tanya Bilqis sambil mengaudit keuangan perusahaan.


"Iya Nona, karena saya tadi di ajak rapat dengan beberapa warga desa setempat."


"Lalu, bagaimana keputusannya..?"


"Tanah rawa - rawa itu milik desa Nona, seluas dua hektare lebih sedikit.


Setelah mengadakan rapat dewan desa, kesepakatan nya tanah itu mau di jual ke PT Nirmala dengan syarat."


"Apa syaratnya..?"


"Desa meminta harga tinggi di atas harga pasaran.1 juta permeter nya. Sedangkan tanah sawah seluas dua hektare, di jual 1,5 juta.


Mereka mengambil keuntungan dengan memanfaatkan kita selaku pengusaha yang memiliki PT Nirmala.


Jadi... Intinya kita di peras secara halus dengan metode jual beli lahan."


"Gak apa - apa, nanti kalau di dirikan perusahaan, uang kita akan kembali dengan cepat.


Berapa semua uang yang harus kita bayar ke desa dan warga pemilik sawah..?"


"Untuk tanah rawa itu 20 milyar Nona. Untuk tanah sawah itu 30 milyar.


Setelah kita beli, kita harus mengeluarkan uang lagi untuk pengurukan tanah rawa dan sawah."


"Baiklah, kamu istirahat dulu," kata Bilqis kemudian menelpon direktur Anton.


"Iya Nyonya, selamat siang."


"Besok pak Anton bentuk team untuk melakukan transaksi jual beli tanah rawa dan sawah di belakang pabrik ini. Detailnya, Nanti hubungi asisten ku. Habis ini akan aku WA no kontak nya."


"Baiklah Nyonya."


"Oh iya, besok tolong di pasang cctv di pojok pojok pagar pembatas perusahaan, dan di tempat - tempat strategis. karena ada kebocoran produksi. Setelah aku audit data keuangan banyak yang bocor dan tidak sesuai dengan hasil produksi harian."


"Iya Nyonya," jawab Direktur Anton,


"Nyonya Bilqis ini masih sangat muda sekali. Tetapi pemikiran nya sangat cerdas. Dia mau memperluas dan memperbesar jaringan perusahaan ini. Tidak seperti pak Dirman, uang saja yang di pikirkan. Kesejahteraan karyawan nya kurang di perhatian.


Cerdas sekali Nyonya Bilqis itu. Tanpa team Audit bisa mengetahui ada Data keuangan yang bocor dalam waktu gak sampai sehari. Hebat juga juga Nyonya Bilqis itu. Dulu, pak Dirman pemilik lama muda di bohongi, sehingga dengan mudah para pegawai melakukan korupsi berjamaah.


Besok pasti akan di adakan rapat direksi. Bisa - bisa banyak yang di pecat oleh Nyonya Bilqis. Iya kalau di pecat saja, kalau sampai di laporkan polisi, bisa di penjara dalam waktu yang lama.


Hemmm... Siapa di balik Nyonya Bilqis ini, tidak mungkin Nyoya Bilqis yang usianya sangat muda bisa mengendalikan roda perusahaan baja sebesar ini. Apa mungkin tuan Damar yang waktu itu bersama Nyonya Bilqis?"


*****


Perumahan Elizabet.


Setelah puas renang, Aisah mengenakan baju tidur lalu merebahkan badannya di samping Damar yang tertidur nyenyak.


"Jam berapa Aisah," tanya Damar terbangun karena tubuhnya ada yang memeluk.


"Jam lima sore."


"Hemm, sudah sore ya, belum solat Asar aku."


"Yaa solat sana dulu mas, tadi mau aku bangunin, kok kamu tidurnya nyenyak sekali."


"Iya tak solat sebentar, waktu nya hampir habis," jawab Damar kemudian beranjak bangun,


"Bikinin aku kopi ya?"


"Iya..."


Selesai solat, Damar duduk di sofa ruang keluarga sambil menikmati secangkir kopi dan kepulan asap rokok.


"Selamat sore tuan..."


"Sore juga Mbak Nur."


"Apa tuan mau di sediakan makan di sore hari..?"


"Hemmm, iya gak apa - apa, sebentar lagi juga sudah malam. Setelah makan malam, Mbak Nur pulang ke kos kossan ya, istirahat."


"Iya tuan."


"Aisah... Tolong ambilkan laptop dan dua Hp ku di kamar ya."


"Siaap..!"


Tak lama kemudian,


"Ini mas."


"Terimakasih."


Setelah membuka Hp bisnis, banyak panggilan masuk dan chat WA.


*Direktur Angga:


Tuan, ada hal penting yang harus saya bicarakan.


*Sarah Amalia:


Di mana kak, penting


*Bilqis:


Ada masalah serius keuangan di perusahaan. Salinan data rahasia perusahaan aku kirim ke @mail laptop kamu mas. Ingin ketemu membicarakan masalah perusahaan


*Jessica:


Gimana mas, sudah ada petunjuk


*Lesty:


Kak, aku minta uang buat modal, ini nomer rekening ku


*Samsul:


Undangan pernikahan besok


"Hp di matikan Banyak sekali yang menghubungi," guman Damar.

__ADS_1


Adzan magrib berkumandang, Damar dan Aisah segera menunaikan ibadah solat magrib.


Selesai solat magrib Damar dan Aisah menikmati makan malam, setelah itu Damar dan Aisah meninggalkan perumahan Elizabet.


Setelah dekat dengan cafe ayu satu, Damar menepikan motor nya.


"Aisah.... Aku ada janji ketemuan dengan beberapa orang membahas masalah pekerjaan. Kamu pulang naik taxi ya?"


"Iya mas gak apa - apa, terimakasih banyak telah membantu kesulitan Aisah dan terimakasih telah di ajak jalan - jalan."


Setelah menyetop taxi, Aisah pamit salim kemudian mencium pipi Damar,


"Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam. Pak ini ongkos nya, kembaliannya buat beli rokok."


"Terimakasih mas," jawab sopir taxi kemudian melajukan mobilnya.


*****


Setelah memarkir motornya Damar berjalan menuju cafe.


"Assalamualaikum," sapa Damar kemudian mencium pipi Sarah dan Bilqis.


"Selamat malam tuan," sapa direktur Angga dan Ratna direktur keuangan PT Podomoro kontraktor, juga Reza kepala gudang dan pengadaan barang serta Asisten Dimas.


"Malam juga," jawab Damar kemudian duduk,


"Ada apa direktur Angga..?"


"Begini tuan..


Atas rekomendasi dari pak Jhoni dan dan pak Alex, Ada permintaan dari beberapa pengusaha jakarta dan Bandung mengajak berkerjasama. Mereka meminta PT Podomoro kontraktor untuk mengerjakan beberapa proyek di Jawa Barat.


Masalahnya adalah Dana kita tidak mencukupi tuan.


Kedua... Kami membutuhkan alat berat dan damtruk untuk keperluan proyek. Ketiga, dengan semakin banyaknya permintaan pasar, kami kekurangan tenaga Ahli di jawa barat, khususnya di sekitar jakarta. Yang keempat, kami membutuhkan kantor juga gudang di jakarta dan bandung."


"Ratna... Apakah kamu sudah mendapatkan pinjaman uang dari bank sebesar 3,5 triliun? Yang rencana nya untuk membeli alat - alat berat?"


"Besok pihak bank mencairkan tuan."


"Pakai saja uang itu untuk operasional perusahaan. Uang itu cukup untuk operasional selama dua tahun lebih."


"Baiklah tuan."


"Masalah alat berat, kamu berhubungan dengan Nona Sarah ini. Dia adalah direktur PT Angkasa Podomoro, yang bergerak di bidang Rental penyewaan alat alat berat.


Sarah....Bagaimana pembangunan perusahaan itu?"


"Baru saja di mulai bangun pagar keliling kak, sebagian pengurukan tanah."


"Mas Angga, tolong di buatkan gudang untuk bengkel dan atap untuk parkiran kendaraan alat berat dan dam truk di PT angkasa. Tolong di prioritaskan ya. Kantor nya belakangan saja."


"Baiklah tuan.


Kalau membuat atap dan gudang bengkel seminggu juga selesai semua. akan saya perintahkan kerja lembur."


"Permisi," sapa 4 orang pramusaji kemudian meletakkan beberapa pesanan makan malam.


"Mari kita makan bersama sambil ngobrol," ajak Damar,


Besok kamu beli alat - alat berat. Beli Dam truk sekalian, setelah itu kamu cari teknisi dan tenaga ahli. Biar segera bisa di pakai oleh PT Podomoro kontraktor, dan menghasilkan uang."


"Iya kak. Aku sudah bekerja sama dengan pihak showroom. Pihak showroom siap mengirim kapan saja."


"Nanti kamu tanya pada direktur Angga, alat berat apa saja yang di butuhkan di proyek sehari hari."


"Baiklah kak."


"Dimas, besok pergilah ke jakarta. Tanah yang kamu balik nama kemarin, kamu dirikan Kantor cabang PT Podomoro kontraktor beserta gudang sekalian. Kamu urus surat ijinnya. Setelah itu, beli lah tanah satu hektare di kota Bandung. Lalu kamu dirikan Kantor cabang dan juga gudang.


Pekerjaan mu sangat banyak, karena kamu juga Kuliah, maka carilah wakil Asisten biar lebih cepat kerjanya."


"Baiklah tuan."


"Direktur Angga, carilah tenaga ahli untuk di tempatkan di jakarta dan bandung. Sementara, kantor nya ngontrak saja di ruko."


"Baiklah tuan."


"Sekarang boleh istirahat, besok banyak pekerjaan.


Dimas, kamu pesan stiker ber tuliskan Podomoro Grup. Aku ingin, semua mobil aset perusahaan di tempeli stiker itu, sebagai tanda itu aset perusahaan."


"Baiklah tuan, kalau begitu saya permisi dulu, selamat malam."


"Malam juga."


*****


"Sarah, pulanglah, belajar lah di rumah biar kamu tambah pintar."


"Iya kak, Sarah pulang dulu, salim dan sayang dulu.


Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


"Bilqis, aku balik dulu ya," pamit Sarah kemudian saling mencium pipi.


"Bilqis, aku belum sempat mempelajari data keuangan perusahaan yang kamu kirim di gmail ku tadi.


Ada apa dengan keuangan perusahaan?"


"Banyak yang melakukan korupsi dengan cara pengubahan angka jual beli. Bahan seharga satu juta, di tulis dalam pembukuan dua juta. Aku sudah mengecek di perusahaan yang menjalin kerjasama dengan PT Nirmala. Pengiriman barang yang tidak wajar melebihi batas. Pesanan 10 ton, di kirim 15 ton lebih. barang di gudang tidak sesuai dengan jumlah nya dengan yang tertulis di data.


Pencurian bahan baku oleh beberapa karyawan produksi. Khususnya di malam hari. Dan banyak lagi."


"Mereka korupsi berjamaah itu, pasti ada sebabnya. Besok kamu adakan rapat direksi. Kamu tanya apa sebabnya. Jika setelah rapat direksi masih saja ada kebocoran data keuangan, kamu pecat pegawai yang terlibat dan laporkan ke polisi, biar jera."


"Oh iya mas, besok aku akan membeli tanah rawa dan sawah yang ada di belakang pabrik seluas 4 hektare."


"Sisakan satu hektare, kamu kasih ke Sarah. Biar di bangun untuk gudang penyimpanan alat berat, dan Dam truk. Karena tanah yang di beli Sarah untuk pabrik itu kurang luas tanahnya."


"Baiklah mas."


"Ya sudah kamu pulang istirahat. Besok kamu banyak pekerjaan di kantor. Karena kamu harus merenovasi pabrik dan membenahi manajemen. Sekarang sudah jam 11 malam."

__ADS_1


"Iya mas, salim dulu. Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Setelah Bilqis pergi, Damar meninggalkan cafe dengan motor bututnya.


Tak selang lama Damar memasuki desa sani lalu membelokkan motornya di area makam kyai Ali Wafa. Setelah memarkir motor Damar langsung berjalan menuju pojok pendopo dan duduk bersandar tiang kayu.


"Hemmm, usaha belum dapat hasilnya, malah ngeluarin duit terus. Habis uang ku di bank Asia,x gumam Damar lirih,


"5 triliun habis tinggal 100 juta.


Jadi males ngurusi usaha. Semoga saja PT Podomoro General kontraktor juga PT Real Estate Podomoro bisa menghasilkan uang untuk ku."


"Assalamualaikum.."


"Waalaikumsalam, kyai Ndaru."


"Lama sekali kamu tidak pernah kemari?"


"Iya kyai, habis 40 malam di makam kyai Pamenang terus ujian sekolah. Setelah ujian aku harus merintis usaha siang malam, juga haru belajar banyak tentang ilmu bisnis."


"Manusia... Kalau sudah sakit parah, atau kalau sudah mati, itu bisa berhenti mengurusi urusan duniawi.


Orang sibuk kerja siang malam, itu hanya untuk menyenangkan nafsunya saja. Bekerjalah, usaha lah sewajarnya saja. Sisa waktunya untuk beribadah mensyukuri nikmat Allah yang telah di berikan pada kita."


"Iya kyai. Rasanya aku bosan dengan semua ini. Tetapi aku juga harus kerja biar hidup ini ada manfaat nya."


"Iya Gus, bekerja adalah bagian dari ibadah. Tetapi jangan sampai lupa bersyukur kepada Dzat yang memberi kita pekerjaan."


"Kyai Ndaru...


Dulu kamu menyuruh ku mengambil cek milik dukun pesugihan Juwo. Bukankah itu perbuatan mencuri..?


Apa gak dosa..? Dan apakah berkah uang itu..?"


"Iya Gus, itu perbuatan mencuri. Tidak dosa gus, karena yang kamu curi itu uang hasil konspirasi jin jin jahat. Para pelaku pesugihan itu sebenarnya telah mencuri uang dari orang baik - baik dengan cara tipu daya dan sihir juga tumbal nyawa. Dari pada cek sebanyak itu hangus dan hilang, tidak bermanfaat, ya lebih baik kamu curi dan kamu manfaat kan dengan baik. Lagi pula dukun pesugihan Juwo sudah meninggal dunia."


"Iya kyai."


"Berkah itu artinya kebaikan atau bertambah nya kebaikan.


Jadi... Masalah berkah atau tidak berkah itu tergantung manusianya. Ada uang berkah menjadi tidak berkah.


Ada uang tidak berkah menjadi berkah."


"Maksudnya bagaimana kyai..?"


"Contohnya orang kerja di pabrik dengan cara baik/berkah, otomatis mendapatkan upah uang yang baik/berkah dari keringat nya sendiri. Setelah mendapatkan upah halal yang banyak... Dia belikan minuman keras, atau untuk judi togel, atau untuk bersenang senang dengan pelacur.


Itulah uang berkah tetapi tidak berkah. Makanya berkah dan tidak berkah itu tergantung orangnya."


"Iya iya kyai, aku mengerti."


"Ada orang mempunyai uang tidak berkah, tetapi menjadi berkah. Contoh nya kanjeng sunan kalijogo itu, beliau merampok uang para pejudi, merampok uang milik orang orang kaya yang pelit. Itu uang tidak berkah, karena dari hasil merampok. Lalu menjadi berkah karena di bagikan pada orang - orang fakir miskin.


Dirimu juga begitu kan..?


Uang dari hasil judi tegel dengan niat sedekah, kamu manfaatkan dengan baik dan benar. Kamu mendirikan usaha, dan mempunyai ribuan karyawan.


Dari uang asal usul hadiah judi togel... Uang itu banyak manfaat nya dan menjadi berkah. Karyawan mu sekeluarga bisa makan kenyang, hidup sejahtera, ibadah juga tenang, dan bisa tersenyum bahagia.


Dengan uang itu... Kamu telah banyak membantu orang - orang kesusahan, orang kelaparan dan orang menderita lahir batin.*


"Iya kyai.


Uang itu masih aku simpan di rekening bank central Hongkong sebesar 13 triliun. Belum aku gunakan sebelum aku bertanya kepada mu."


"Kamu pakai saja uang itu, anggap saja menemukan harta karun. Gunakan dengan baik dan benar, nanti kamu akan mendapatkan imbalan dari Allah.


Orang bodoh selalu mengatakan haram dan halal. Kalau orang Alim ahli ilmu, tidak mudah mengatakan itu ini haram atau halal.


Maka dari itu... Jadilah kamu orang yang Alim, agar dirimu bisa mengetahui rahasia cinta dan kasih sayang Allah pada makhlukNya.


Allah itu memberi rejeki dari mana saja, ada yang di lewatkan setan dan ada yang di lewatkan malaikat. Lewat jalan gelap dan terang, lewat jalan hitam dan putih.


Kabeh Tinakdir saking Pengeran."


"Iya kyai, terimakasih atas wejangan nya," jawab Damar,


"Kyai, aku tak beli kopi dulu ya?"


"Iya Gus."


"Apa kyai mau kopi..?"


"Boleh Gus."


"Baiklah," jawab Damar kemudian beranjak pergi ke warung.


*****


"Ini kyai kopinya," kata Damar sambil menaruh dua cangkir di atas keramik,


"Sepii amat kyai di makam malam ini?"


"Di makam sini tidak seramai makam kyai Pamenang. Makam kyai Ali Wafa ini kan di kampung, jadi... Yang ziarah kebanyakan orang orang sekitar desa sani dan tetangga desa. Kalau makam kyai Pamenang kan di kota. Lagipula kyai Pamenang adalah ulama sepuh bergelar wali qutub.


Disini jam 10 sudah sepi. Justru siang hari yang ramai."


"Kyai...


Kyai Ndaru kan bangsa jin, apa bangsa jin juga minum kopi?"


"Hahahaha!" kyai Ndaru tertawa pelan.


"Tumben kyai tertawa..?


Dalam beberapa bulan aku ngobrol sama kyai, baru kali ini kyai dengar kyai tertawa!!


Hal yang sangat langka."


"Kamu itu lucu Gus...


Bangsa manusia yang aku kenal, hanya kamu yang lucu dan pemberani. Bicara ceplas ceplos apa adanya. Itu yang membuat ku kadang kangen kalau tidak bertemu dengan mu."


"Setelah kamu gigit dulu, diri ku agak aneeeh!!! Aku yang biasanya penakut kalau di tempat tempat sepi kayak gini, sekarang jadi berani gak takut sama sekali.

__ADS_1


Kadang... Aku juga bisa melihat bangsa jin. Dan hatiku jadi suka peka terhadap hal hal goib."


"Iya Gus, aku menggigit mu itu cara aku memberi ilmu kepadamu. Makanya kamu langsung mengalami pingsan selama tujuh hari, dan mengalami mimpi bersama ku berhari hari."


__ADS_2