
Sambil mengendarai motor pelan - pelan, Damar berkata lirih,
"Sejak SMP... Sarah sudah cantik. Sekarang SMA kelas dua, tambah cantik sekali. membuat diriku tergoda. Berarti aku lelaki normal hahahaha..!
Tadi lupa ya, tidak minta no WA nya.
Sudah jam setengah 12 malam, lebih baik main di makam kyai Ali Wafa. Ingin rasanya ngobrol sama kyai Ndaru.
Setelah memarkir motornya, Damar langsung menuju Mushollah. Setelah wudhu, Damar melaksanakan solat Tobat 2 roka'at kemudian wirid baca istighfar 1000x. Setelah berdoa, Damar melanjutkan dengan solat hajat 2 roka'at, lalu Damar membaca wirid sholawat jibril 1000x.
Selesai solat, Damar duduk di depan makam kyai Ali Wafa, kemudian membaca yasin dan tahlil.
Setelah selesai ziarah... Damar memesan kopi lalu di bawah ke pendopo makam.
Sambil menikmati kepulan asap rokok, Damar berkata lirih,
"Sepi amat malam ini, gak ada satu pun orang ziarah..?"
"Assalamualaikum Gus..."
"Waalaikumsalam," jawab Damar yang senang melihat kyai Ndaru berwujud harimau,
"Kyai Ndaru, kok kamu tau setiap aku kesini..?"
"Aku bisa mengetahui siapa saja yang ziarah di makam ini."
"Apa kyai juga mengetahui apa saja di Alam jagad ini..?"
"Tidak semua aku mengetahui Gus, hanya sebagian saja."
"Apakah kyai Ndaru bisa tau nomer togel yang keluar besok," tanya modus Damar.
"Tau Gus. Apakah Gus ingin mendapatkan hadiah nomer togel..?"
"Tidak kyai, aku sudah 4 kali mendapatkan undian nomer togel dengan jumlah milyaran.
Sekarang, uang hasil hadiah undian togel aku gunakan usaha.
Tetapi... Kalau di kasih bocoran ya tidak apa - apa."
"Baiklah Gus. Aku kasih tau, tetapi Gus tidak boleh membelinya. Apakah Gus Damar bersedia..?"
"Baiklah kyai, aku janji tidak akan pasang nomer togel dari mu."
"Yang keluar besok adalah no 4099."
"Baiklah kyai, akan aku ingat ingat nomer togel itu," ujar Damar,
"Kyai... Aku ingin, usaha ku bisa sukses dan lancar. Apa kyai tau, bagaimana caranya?"
"Caranya, pertama Gus Damar harus banyak banyak sedekah kepada siapa saja. Terutama pada orang yang benar - benar susah dan membutuhkan bantuan.
Kedua,
Gus harus rajin solat dhuha, dan mengamalkan wirid Hasbunallah wani'mal wakil."
"Sebentar kyai ya, aku catat di HP biar gak lupa.
Wirid apa kyai tadi..?"
"Hasbunallah wani'mal wakil 450x. Setelah selesai, Gus Damar baca wirid lagi, ya Ghony ya Mughni 100x dan wirid ya Hasib ya Mukid 100x.
Setelah selesai baca wirid, Gus Damar berdoa:
Allahumma soli ala sayyidina Muhammad waala ali sayyidina Muhammad
Bismillahirrohmanirrohim
Allahumma sogeh dunyo brono, berkah Manfaat Ndunyo akhirat
__ADS_1
Allahumma soli ala sayyidina muhammad waala ali sayyidina muhammad Alhamdulillahirobbil alamin."
"Siaap! kyai, akan saya usahakan solat dhuha.
Kalau boleh tau, apakah solat duha itu solat agar orang bisa kaya kyai..?"
"Bukan Gus. Tujuan solat Duha itu adalah menzakati badan kita.
Di dalam tubuh manusia itu ada ribuan organ dalam dan organ luar. Agar manusia bisa hidup berkah, maka seorang muslim harus menzakati organ tubuh dengan solat duha.
Itulah tujuan solat duha yang sebenarnya."
"Lalu kenapa bisa, orang solat duha bisa kaya dan sukses usahanya..?"
"Karena kamu sudah menzakati tubuh mu dengan solat duha.
Kedua kamu memiliki istiqomah wirid dan doa setelah solat duha," ujar kyai Ndaru,
"Istiqomah dalam wirid itulah yang bisa menjadikan orang kaya.
Karena... Yang di wirid itu maknanya meminta kekayaan.
Hasbunallah wani'mal wakil itu wirid memohon di cukup kan. Bisa di cukup kan hartanya, ilmunya, keselamatan nya dll.
Ya Ghony ya Mughni itu wirid bersandar pada sifat Allah Dzat yang maha kaya dan dzat yang memberi kekayaan.
Secara tidak langsung, Gus itu meminta kaya kepada Allah lewat jalur sifatNya.
Ya Hasib ya Muqid, maknanya Dzat yang maha mencukupi, dan dzat yang memberi makan.
Jadi... Solat duha dan wirid itu amalan satu paket Gus.
Jika Gus Damar bisa istiqomah dalam solat duha, Allah akan melihat mu sujud di waktu duha, dan Allah akan mendengar wirid dan doa mu.
Dan... Lama - lama, Allah senang kepada mu, lalu menjawab doa mu."
"Kyai... Saya mohon pamit dulu ya, sudah Adzan subuh, ibu ku pasti menunggu ku."
"Baiklah Gus."
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam," jawab kyai Ndaru kemudian menghilang.
Setelah menaruh gelas di meja warung yang tutup, Damar melajukan motornya untuk pulang.
Sesampai di kamar, Damar mandi. Setelah mandi Damar mengenakan sarung lalu pergi ke dapur.
"Dari mana saja kok pulang subuh. Hampir setiap hari kok sering pulang subuh - subuh. Emang kamu gak ngantuk kalau di sekolah.
Mau ujian belajar yang rajin, bukannya main terus," ujar Ibu Farida.
"Iya Buk.
Tadi sudah pulang tapi mampir ke makam kyai Ali Wafa."
"Bangunin Lesty adik mu, suruh solat subuh."
"Iya Buk."
****
Bel pulang di sekolah SMA pancasila berbunyi.
Damar buru _ buru berjalan ke parkiran sekolah.
Setelah menghidupkan mesin motornya, Erik berhenti pas di samping motor Damar,
"Hai hai hai.! Mau kemana kok terlihat buru - buru..?"
__ADS_1
"Hai Rik, mau ke SMAN 04," sahut Damar.
"Ok, aku dulu ya?"
"Ok," jawab Damar kemudian melajukan motor bututnya.
Tak lama kemudian, Damar berhenti di samping depan pintu gerbang SMAN 04.
Tak selang lama, Damar berteriak kecil memanggil,
"Sarah..!"
"Hai Mas Damar, tumben disini."
"Iya, mau jemput kamu."
"Hemmm, gitu ya, pasti ada maksudnya?"
"Hehehehe, iya bener. Kelihatan nya, aku naksir kamu deh."
"Oh gitu, makanya terlihat semangat menjemput ku di sekolah.
Baiklah, aku juga masih sendiri, belum punya pacar," ujar Sarah kemudian naik motor.
Tin tin..!
"Sari..!"
"Iya Don..!"
"Ayo bareng aku," ajak Doni teman sekolah Sarah.
"Ini aku dah ada yang jemput. Kapan - kapan saja ya?"
"Gak pingin bareng aku, naik mobil sambil jalan jalan cari makan siang..?"
"Tuh, ada yang nawarin bareng sambil jalan jalan makan siang," ujar Damar,
"Enak loh, naik honda jazz."
"Makasih Doni, kapan - kapan aja ya, lain waktu.
Ayo Mas, jalan."
"Baiklah," ujar Damar kemudian melajukan motornya,
"Kenapa gak mau di antar pakai mobil honda jazz..? Kan enak gak kepanasan. Di ajak makan siang lagi."
"Gak apa - apa, aku saja yang kurang suka."
"Kenapa, kan dia ganteng naiknya juga mobil. Dari pada naik motor butut ku."
"Ganteng sih emang, tetapi dia sombong dan sok kaya. Semua cewek di samperin di ajak bareng.
Mending naik motor bersama mu. Kan kita sudah saling kenal dari sejak SMP, dan kamu baik orangnya. Rendah diri walau aku belum tau semua sifat mu."
"Kita kemana nih," tanya Damar.
"Langsung pulang saja, kan entar sore jam 3 aku kerja di toko Emas."
"Ok, baiklah.
Kita bungkus rujak ya, makan di rumah mu. Atau bungkus gado - gado."
"Boleh, kita beli di warung langganan ku saja ya, di pintu masuk desa Seruni."
"Siaap!"
*****
__ADS_1