Makam Keramat

Makam Keramat
Nasehat Kyai Ndaru


__ADS_3

"Kyai... Aku ingin bertanya lagi," ujar Damar,


"Dalam beberapa bulan ini, aku merasa ada yang aneh dengan diriku sendiri.


Tiba - tiba... Banyak anak perempuan dan laki - laki menyukai ku. Banyak anak - anak orang kaya mengajak ku jalan - jalan atau sekedar makan. Bahkan aku di belikan barang - barang mahal.


Seperti Ita, dia dulu sering membuly ku, bahkan gak suka kepada ku. Sekarang berubah 90 drajat. Gak masuk akal, Ita mentraktir ku makan dan membelikan laptop juga HP mahal sekali. Bahkan Ita itu manja kalau sama aku.


Itu apa sebabnya kyai..?"


"Sebabnya, kamu mendapatkan berkah dari kyai Pamenang. Bentuk keberkahan itu, berwujud dua biji cabe yang kamu simpan di dompet mu.


Sebab lantaran dua biji cabe itu, hidup Gus Damar banyak mengalami perubahan dan keanehan - keanehan yang tidak masuk akal manusia pada umum nya" jawab Kyai Ndaru,


"Gus Damar sangat tenang, sangat pintar bertutur kata, sangat cerdas mengambil keputusan dalam segala hal, dan dalam menghadapi masalah apa saja.


Segala urusan Gus Damar mudah dan lancar.


Itu semua sebab lantaran dua biji cabe yang ada di dompet mu Gus."


"Iya iya iya...


Baru aku sadari. Makanya diri ku terasa aneh dalam beberapa bulan.


Memang, dua biji cabe itu aneh kyai, setiap aku mengambil uang di dalam dompet, aku melihat cabe itu tidak membusuk atau rusak. Padahal cabe itu sudah berbulan - bulan."


"Seribu tahun pun, cabe itu tidak akan rusak atau membusuk Gus," ujar Kyai Ndaru.


"Kyai... Apa artinya cabe yang ada di dalam dompet ku ini..?"


"Dua cabe, artinya malam dan siang, gelap dan terang, sedih dan bahagia, susah dan gembira, kaya dan miskin, bodoh dan pandai.


Allah menciptakan sesuatu itu berpasangan dan berlawanan. Itulah maknanya," ujar Kyai Ndaru,


"Cabe yang warna hijau, melambangkan kesejahteraan, kemakmuran dan kedamaian.


Itulah nafsu Mutma'inah.


Cabe yang warna merah, melambangkan keberanian, kematian, penderitaan dan kesedihan.


Itulah nafsu Amarah.


Jika dua cabe itu selalu bersatu dalam dompet mu, makan cabe itu melambangkan Dua Kalimat syahadat.


Syahadat Tauhid Laailahaillah


Dan syahadat Rosul, yaitu solawat.


Dan diri mu adalah pelaku.


Jadi... Maksud kyai Pamenang, jika Gus Damar ingin hidup mulia di dunia dan akhirat, Gus Damar harus istiqomah baca wirid sholawat dan dzikir."


"Baiklah kyai, sudah dulu pelajaran ini, kepala ku agak bingung memahami bahasa kyai. Besok atau lusa di sambung lagi," ujar Damar.


"Iya Gus, begitu juga orang yang mengisi air di bak mandi, tidak langsung penuh. Setimba demi setimba."


"Kyai... Aku agak bingung ini. Aku di tawari saham sama Ita seharga 956 milyar.

__ADS_1


Kalau aku beli, uangku tinggal 300 san milyar. Aku juga harus membayar tukang dan kuli, aku mau bagun kos kos san dan kantor.


Bagaimana ini..?"


"Saham itu apa Gus..?"


"Hahahahaha..!


Ternyata kyai gak tau saham. Ya maklum lah, kyai kan jin yang lahir di jama kuno," ujar Damar,


"Saham itu surat berharga perusahaan. Jika perusahaan itu sehat dan punya keuntungan, maka aku juga dapat bagian uang. Tetapi kalau perusahaan itu sepi, dan bangkrut, aku rugu gak dapat uang tahunan atau bulanan. Bisa bisa uang ku hilang."


"Perusahaan apa itu Gus..?"


"PT Marvis kosmetik, alamatnya di jalan Tidar raya sedati Juanda.'


"Beli saja Gus, perusahaan kosmetik itu, kelak akan menjadi milik mu."


"Yang benar kyai," sahut Damar.


"Aku melihat apa yang akan terjadi di masa akan datang. Dan itulah yang aku lihat.


Bukan kah Gus ingin balas dendam kepada pemilik perusahaan itu..?


Karena Gus pernah di hina dan di rendah kan..?"


"Iya kyai, benar.


Tau saja kyai ini.


Keluarga Darwin, Papa nya Shinta telah menghina dan merendahkan keluarga ku."


"Gus Damar...


Saran ku, hilangkan rasa dendam dan kebencian di hati mu," nasehat Kyai Ndaru,


"Jangan kotori hati mu dengan masalah sepele.


Biarlah karma yang akan menghukum nya.


Setiap perbuatan baik, akan menuai kebaikan


Setiap perbuatan buruk, akan menuai keburukan.


Kata orang jawa: sopo nandur apik bakal cukul apik, sopo nandur elek bakal cukul elek.


Percayalah, hukum sunnah Alam itu pasti berlaku."


"Hukum sunnah alam itu apa kyai..?"


"Sunatullah. Takdir yang di tetapkan oleh Allah di


alam jagad ini," ujar Kyai Ndaru,


"Jadi... Bekerjalah dengan rasa cinta dan kasih sayang, maka, hidup Gus akan berkah dan memberkahi alam semesta dan memberkahi orang - orang yang dekat dengan Gus."


"Begitu ya kyai.

__ADS_1


Bener juga omongan kyai.


Tetapi... Sejujurnya aku masih sakit hati sama pak Darwin dan istrinya."


"Rasa sakit hati itu sebenarnya adalah pembelajaran ikhlas yang di berikan oleh Allah," nasehat Kyai Ndaru,


"Mengapa Allah menyakiti hati manusia lewat kejadian alam atau lewat perbuatan seseorang..?


Itu adalah bentuk rasa sayang Allah pada ciptaan nya.


Allah memberi pelajaran cinta sangat berharga, tetapi jarang orang yang bisa memahami pelajaran itu.


Contoh lah ibu mu. Ibu mu adalah orang yang ikhlas dan sabar."


"Iya kyai, mulai saat ini, aku akan berusaha menjadi orang yang ikhlas dan tidak dendam.


Kyia kok tau ibu ku orang sabar..?"


"Aku tau karena berkat Dzikir yang keluar dari lisan ibu mu.


Hampir setiap malam, aku mendengar suara Dzkiri ibu mu menggema di dinding langit.


Itu tandanya suara Dzikir golongan orang - orang yang ikhlas."


"Berarti ibu ku orang yang hebat ya kyai?"


"Bukan hebat, tetapi orang yang beruntung."


"Kyai, sudah hampir subuh, aku pamit pulang dulu ya.


Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam Gus," jawab kyai Ndaru kemudian menghilang.


*****


Adzan subuh terdengar menggema.


Setelah masuk kamar, Damar mandi lalu ganti baju dan memakai sarung.


Setelah itu Damar pergi ke dapur.


Tumben gak ada ibu, ke mana ya?


Jangan - jangan lagi ngelonin bapak.


Mending aku bangunin saja, sudah subuh.


Ibu, Buk..?"


"Iya Mas Damar."


"Sudah subuh, apa ibu gak solat?"


"Iya sebentar, ibu mandi dulu."


*Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2