Makam Keramat

Makam Keramat
Gus Farid


__ADS_3

Sudah 5 hari Damar di rawat di rumah sakit Harapan. Dan selama 5 hari, Damar tak sadarkan diri. Suhu badannya sangat panas sekali hingga mencapai 46 drajat.


Sore itu, 4 tim dokter rumah sakit internasional telah membungkus tubuh Damar dengan selimut es. Namun, selang satu hingga dua jam, suhu Damar tidak menurun sama sekali.


Setelah memeriksa cukup lama dan teliti, salah satu dokter dari Singapura berkata,


"Bukalah selimut es ini, pasien ini akan sembuh dengan sendirinya. Semua jaringan organ dalam, dalam kondisi normal walau ada sedikit gangguan di jantung dan otak.


Panas suhu pasien ini, di sebabkan oleh kontradiksi tiga dimensi alam pemikiran."


"Alam pemikiran maksudnya bagaimana dokter Lii," tanya Dokter lainnya.


"Saya pernah menagani pasien yang hampir sama dengan pasien ini.


Maksudnya, ruh pasien ini sedang melakukan kontak dengan ruh dari alam lain.


Dalam hubungan yang tak seharusnya, maka menimbulkan pancaran hawa panas ke dalam ruh pasien ini. Lalu hawa panas itu menjalar dan mempengarui suhu panas di badan pasien ini.


Memang dalam ilmu kedokteran hal semacam ini tidak ada, dan tidak di ajarkan. Tetapi, dalam ilmu metafisika atau ilmu paranormal, suatu penyakit bisa di timbulkan dan di sebab kan oleh pengaruh goib."


*****


Jam 10 malam, Ita duduk termenung di ruang tunggu sambil memainkan HP. Tiba - tiba Ita di kejutkan ketika namanya di panggil:


"Ita..."


"Iya ibu Farida."


"Kamu gak pulang Nak?


Besok kan sekolah."


"Besok hari minggu Buk, libur sekolah nya."


"Oh iya ya, sampai lupa Ibuk."


"Bukan lupa Ibuk ini, tetapi cemas dan bingung melihat Damar belum sadarkan diri selama 5 hari. Akhirnya ibu gak tau hari apa sekarang," kata Ita.


"Assalaaaamualaaaaikuuum," ujar Samsul yang baru datang bersama beberapa orang asing.


"Salaaaam," sahut Ita.,


"Kamu itu salam apa nakut nakuti orang Sul. Yang bener dikit napa?"


"Buk Lek, aku bawa seorang kyai dari desa sebelah. Kyai ini banyak tamu nya. Konon bisa mengobati penyakit apa saja," kata Samsul pelan.


'Ya ajak masuk saja Sul, barang kali bisa mengobati Damar," kata ibu Farida.


"Baiklah Bu lek, aku masuk dulu," jawab Samsul kemudian mengajak kyai masuk ke dalam kamar ruang inap.


Setelah meditasi agak lama, kyai muda tersebut menghela nafas dalam - dalam, lalu berkata,

__ADS_1


"Berat sakitnya mas Damar ini. Ruh nya tersesat di kerajaan jin pantai selatan. Dan sekarang dalam kekuasaan jin penjaga. Ruh Mas Damar di tawan di sebuah gua."


"Apa bisa di selamat kan ruh nya Mas Damar ini," tanya Ita yang ikut menyaksikan.


"Bisa Mbak, tetapi saya tidak sanggup jika sendirian. Karena kawasan kerajaan jin pantai selatan sangat angker dan bahaya sekali."


"Ya sudah, Pak Kyai segera cari bantuan, jika mas Damar sembuh, saya akan bayar jasa pak kyai berapa saja."


"Baiklah, kalau gitu saya permisi dulu."


"Baiklah kyai," ujar Ita,


"Sul, kamu antar kyai mu itu. Jangan pernah bawa orang model gitu kesini lagi. Dasar penipu!"


"Iya iya," sahut Samsul.


*****


Mobil BMW berhenti di sebuah rumah sederhana pinggir sawah di kecamatan sepanjang desa Demang, kabupaten Sidoarjo. Pak Jhoni dan Nyonya Maya turun dari mobil, lalu berjalan menuju pintu rumah yang masih terbuka,


"Assalamualaikum Gus."


"Waalaikumsalam," jawab Gus Farid yang sedang menemui tamunya,


"Pak Jhoni, ibu Maya, silahkan masuk. Tumben malam - malam bengini."


"Iya Gus, ada keperluan mendadak nieh."


"Ada masalah apa Pak Jhoni kok kelihatan nya serius baget..?"


"Ita anak saya itu loh Gus, nyuruh saya untuk menemui Gus kemari. Gus di undang anak saya untuk datang ke rumah sakit harapan."


"Siapa yang sakit Pak Jhoni..?"


"Teman sekolah nya yang sakit. Sudah 5 hari ini, tak sadarkan diri."


"Siapa nama nya Pak Jhoni?"


"Namanya Damar Ahmad. Ini fotonya lagi terbaring di rumah sakit."


"Baiklah Pak Jhoni, tunggu sebentar ya," kata Gus Farid kemudian menyulut rokok, kemudian diam sambil melihat lantai.


Setelah agak lama menerawang alam samar, Gus Farid berkata,


"Maaf Pak Jhoni, ilmu saya tidak mampu untuk menyembuhkan penyakitnya mas Damar.


Yang bisa menyembuhkan mas Damar adalah guru spiritual nya sendiri."


"Siapa Gus, guru spiritual nya Mas Damar itu..?"


"Gurunya adalah Nyai Farida, ibu nya sendiri. Dan saat ini, Nyai Farida ada di rumah sakit menjaga Damar."

__ADS_1


"Maksudnya lebih tinggi ilmu ibu Farida itu bagaiman Gus," tanya ibu Maya,


"Maaf kalau pertanyaan saya tidak etis."


"Gak apa - apa bu Maya.


Secara ilmu sariat, Nyai Farida memang terbatas pengetahuannya soal hukum fikih atau ilmu agamanya.


Tetapi...


Soal istiqomah, saya mengakui kalah jauh.


Nyai Farida mempunyai hati yang iklas, sabar dan lemah lembut.


Yang hebat lagi dari Nyai Farida adalah, rela berkorban demi kebahagiaan suami dan anak - anaknya.


Demi membahagiakan anak - anak nya, ibu Farida rela bekerja sebagai pembantu panggilan. Bekerja mencuci baju milik dari keluarga kaya di desanya. Dari uang itulah ibu Farida bisa membuat anak - anaknya tersenyum, sedangkan Nyai Farida menahan dan menyembunyikan penderitaan nya dengan senyum di hadapan suami dan anak - anaknya."


"Sebenarnya Mas Damar itu sakit apa sih Gus?“


““Sakit tidak sadar sebab sukmanya pergi ke Alam jin. Sedangkan yang mengerakkan jasad manusia itu adalah sukma. Sukma lah yang paling vital. Jika sukma yang keluar selamanya dari jasad manusia, maka manusia itu akan gila."


"Mengapa bisa sukma Mas Damar itu pergi ke alam jin tanpa sepengetahuan ibu Farida?"


“Karena Damar adalah orang yang di kehendaki oleh Tuhan.


Itu semau terjadi, berkat doa - doa ibunya sendiri yang di panjatkan selama lebih dari 10 tahun tanpa henti."


"Baiklah Gus, kalau begitu saya mau pamit. Apa Gus tidak ikut ke rumah sakit," tanya Pak Jhoni


"Maaf Pak Jhoni, saya malu bertemu Nyai Farida, walau saya belum pernah bertatap muka langsung."


"Baiklah, kalau begitu saya langsung ke rumah sakit.


Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Pertemanan Pak Jhoni dengan Gus Farid bermula ketika usaha Pak Jhoni hampir mengalami Kebangkrutan. itu di sebabkan persaingan bisnis yang tak sehat yang melibatkan dukun dan paranormal. Dengan saran seorang sopir pribadinya... Akhirnya Pak Jhoni meminta barokah doa Gus Farid.


Hingga kini, jika ada masalah - masalah di luar nalar, maka Pak Jhoni selalu menemui Gus Farid untuk konsultasi.


Dalam perjalanan ke rumah sakit, Pak Jhoni dan Nyonya Maya penasaran dengan siapa sebenarnya Nyai Farida.


Karena, seorang yang di panggil Nyai oleh Gus Farid, itu menandakan orang yang sangat istimewa di mata Tuhan.


Setelah pak Samud memarkirkan mobilnya di depan halaman rumah sakit harapan, Asisten Ermy yang duduk di jok depan, segera turun dan membuka pintu belakang.


Pak Jhoni dan ibu Maya keluar di pandu oleh Asistennya.


*Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2