
Setelah keluar dari bangsal Nella. Vindra dan Mega pergi ke bangsal Jimmy Wiston yang ada di lantai tiga, sedangkan Nella berada di lantai empat. Beberapa polisi yang berjaga di bangsal Jimmy langsung bisa mengenali kedatangan Vindra dan langsung menyapanya. "Halo, tuan Vindra."
Vin tersenyum dan mengangguk pada mereka. Setelah melihat kondisi Jimmy baik-baik saja dan tidak ada masalah, Mereka pun kembali keluar bangsal.
"Vindra maafkan aku, "ucap Mega, merasa bersalah dan sedih atas sikap Sintia Mars pada Vindra. Dia ingin melakukan sesuatu, tapi pada akhirnya keduanya malah mendapatkan amarah, hingga dirinya tak berdaya.
Vindra mendengus dan tersenyum. "Tidak apa-apa, sebenar lagi dia akan ke sini untuk minta maaf. Kevin Subroto benar-benar bermasalah."
"Apakah teknik jarumnya? Apakah itu teknik delapan belas jarum?" tanya Mega dengan rasa ingin tahunya.
Vindra mengangguk. "Iya, tapi itu akan membebani hidupnya."
"Apakah Nella Mars akan dalam bahaya?" tanya Mega dengan sedih cemas.
"Kenapa kamu tidak menghentikan Kevin Subroto dengan seluruh kekuatanmu?"
" Nyonya Mars memperlakukan aku sebagai pembohong. Bagaimana aku bisa menghentikannya?"
Vin tersenyum tipis, "Kamu tidak perlu khawatir, setelah Kevin Subroto tidak berani menusuk jarum lagi, Jack Mars pasti akan memperhatikan dia."
"Bagaimana jika tuan Mars masih mempercayai?"
"Tidak, jika dia percaya, dia bukan Jack Mars." Jawab Vin dengan tenang.
"Kapan-" saat Mega ingin melanjutkan pertanyaannya. Pintu lift terbuka, nyonya Mars dan empat pengawalnya muncul dan nampak tergesa-gesa dan cemas.
Dia segera mengangguk pada Mega, lalu berjalan menuju Vindra. " Dokter, tolong naik dan sembuhkan putriku."
Mega sedikit terkejut, dia tidak menyangka nyonya Mars datang untuk mengundang Vindra.
Vin memandang Nyonya Mars dengan tidak bersemangat. "Maaf tidak ada waktu." Tolak Vin.
"Apa kamu tuli? Kondisi putriku berubah, aku harap kamu naik dan pergi ke bangsal untuk melihat kondisi putriku."
__ADS_1
"Kondisi Nella Mars aku tidak bisa melihatnya." Vin merasa jijik dengan sikap Nyonya Mars yang begitu sombong.
"Kenapa kamu seperti ini? Aku memberimu kesempatan, tidak kah kamu mengambilnya dengan baik?" tanya Nyonya Mars yang tak habis pikir dengan penolakan Vindra.
"Aku memberitahumu, lebih baik kamu ikut bersamaku kembali, atau kamu akan menderita. Asal kamu tau, keluarga Mars bisa memberik kekayaan dan juga bisa menghancurkan."
"Pergi!" teriak Vin mengusir Nyonya Mars.
"Wah, apa kamu tidak mau uang?" nyonya Mars marah, lalu mengeluarkan cek dari tasnya.
"Berapa banyak yang kamu inginkan? Seratus juta, satu milyar, semuanya untuk mu. Jangan berpura-pura dengan ku." nyonya Mars melemparkan cek itu pada Vin.
Vin berteriak lagi, " Pergi!"
"Percaya atau tidak dengan kata-kataku. Aku bisa pastikan kamu tidak akan tenang tinggal di kota SB. Bahkan teman dan keluarga mu tidak akan beruntung."
Vindra menatap nyonya Mars, "Aku tidak percaya."
"Kamu binatang yang tidak tau berterimakasih. Cepat ikat dia." perintah Nyonya Mars dan para pengawal dengan dingin maju untuk menangkap Vin.
"Wah, tenyata kamu memiliki cukup kuat, tapi sayangnya kamu tidak akan bisa melawan mereka secara bersamaan." Nyonya Mars segera memerintahkan yang lain untuk maju.
Tepat sebelum mereka maju menyerang Vin. Tiga pria berpakaian preman keluar dari bangsal Jimmy Wiston.
"Jangan bergerak!" Tiga pria itu menodongkan senjata, dengan moncong di kepala, membuat pengawal Sintia Mars berjongkok dan tak bisa berkutik.
Melihat pistol mereka, nyonya Mars sedikit berubah. "Siapa kamu?"
"Namaku Heden. Agen cabang Wiston. Kami memiliki perintah dari opsir Jhonatan Wiston, siapapun yang menyakiti dokter genius Vindra akan dibunuh."
Wajah cantik Sintia Mars berubah, "Apa dia dari keluarga Wiston?"
"Tuan Vindra adalah tamu paling terhormat keluarga Wiston. Nyonya Mars, saya tau kamu dan saya anda bisa bersabar, tapi saya sarankan anda untuk menghormati dokter Vindra. Jika tidak, jangan salahkan kami tidak memberi muka pada tuan Jack Mars."
__ADS_1
Dokter Mega segera menjelaskan. "Nyonya Mars, Dokter Vindra telah menyelamatkan nyawa tuan Jimmy Wiston."
Sintia Mars hampir tidak percaya dengan semua yang di jelaskan. Dia menyadari jika Heden adalah orang kepercayaan Jimmy Wiston, itu artinya Vindra benar-benar orang penting dalam keluarga Wiston.
Sintia Mars tidak bisa bertindak kasar lagi, dia hanya bisa merayu Vindra, sambil menggigit bibirnya, akhirnya Sintia buka mulut dan bicara lebih sopan lagi. "Kamu menawar harga berapa? Berapa biaya untuk menyembuhkan putriku?"
"Apakah menurutmu uang bisa menyelesaikan masalah di dunia ini? Baiklah kamu membuat harga, akan menawar dengan menampar wajahmu." jawab Vindra dengan dingin.
"Brengsek, kamu berani melakukan itu padaku?" Sintia mundur beberapa langkah dengan wajah merahnya. Untuk pertama kali dia merasa dipermalukan.
"Jangan teriak..." Vin mendekati Sintia Mars, menyerang kesombongannya. "Biarkan aku menampar wajah mu dan aku akan menyembuhkan putrimu."
"Kamu..."
"Aku datang." Pada saat ini lift terbuka dan Jack Mars keluar bersama beberapa anak buahnya.
Jack Mars tau apa yang terjadi, dia segera menghampiri istrinya dan memberikan tamparan keras dan renyah. Pipi Sintia Mars merah dan bengkak. Darah menetes di sudut mulutnya.
"Tanpa aku bertanya pada dokter genius itu, aku tau apa yang sudah kamu lakukan. Cepat minta maaf padanya!" Bentak Jack Mars.
Sintia Mars sangat sedih, tapi dia tidak bisa melawan suaminya itu. Jika dia sudah marah, apapun bisa terjadi.
"Maafkan aku, aku salah," ucap Sintia pada Vin.
Jack mengerutkan keningnya, "Tidak ada ketulusan."
Sintia Mars berlutut dengan tulus, " Dokter Vindra aku minta maaf."
Jack Mars menampar dirinya sendiri dan berlutut dengan tegak didepan Vin.
"Dokter Genius, Aku minta maaf, karena tidak tau bersikap sopan santun. Aku salah tidak mendengarkan kata-kata dokter genius. Saat ini aku hanya berharap dokter mau menyembuhkan Nella, dia tidak bersalah. Dokter, tolong selamatkan putriku." Jack Mars berlutut dengan tulus dan mengakui kesalahannya.
Vindra maju dan membantu Jack Mars berdiri. "Mari kita lihat kondisi Nona Mars."
__ADS_1
To be continued 🙂🙂🙂