Menantu Hina Menjadi Penguasa

Menantu Hina Menjadi Penguasa
Bab 112. Villa Peach Blossom 1 Seharga 250Miliar


__ADS_3

Sepuluh menit kemudian Vindra pergi bersama Jack Mars menuju bangsal Nella Mars.


Sesampainya di bangsal semua dokter terlihat panik saat mengetahui tekanan darah dan detak jantung menurun. saat ini Nella berada di ambang kematian.


Vindra melangkah maju untuk memeriksa Nella secepatnya.


"Apa yang harus saya lakukan dokter, Apakah putriku bisa diselamatkan?" tanya Jack Mars dengan cemas.


Nyonya Mars menangis dengan getir. "pasti ada yang salah dengan Nella!"


Mega, menatap Vindra dengan cemas. "Apa kamu yakin dia bisa disembuhkan?"


"Tentu saja."


Vindra hanya bicara dua patah kata, lalu segera menusukkan jarum perak ke tubuh Nella. Saat ini Vin menggunakan metode tujuh pembaharuan bintang. Kemudian dia menggunakan cahaya putih yang dia dapat dari mengobati paman David dan pasien yang lain. Memasukkan cahaya itu kedalam tubuh Nella untuk memperbaiki organ dalam yang mengalami kerusakan.


Vin tak perduli dengan tatapan mata mereka dan terus berkonsentrasi dalam penerapan jarum. Beberapa saat kemudian saat jarum terakhir pun di tusukkan.


"Um"


Tubuh Nella sedikit bergetar, perutnya berkedut, bahunya melebar. Nella mengangkat wajahnya ke langit dan seteguk darah menyembur dari mulutnya.


Nyonya Mars berteriak, "Bagaimana keadaan putriku?"

__ADS_1


Sebelum Vindra bisa menjelaskan, Nella membuka matanya dengan susah payah, dan wajahnya memerah.


"Putriku, kamu bangun."


Melihat Nella Mars membuka mata, membuat nyonya Mars dan yang lain gembira.


Mega membidik elektrokardiogram, dan mendekati pita normal. Dia pun mengacungkan jempol pada Vindra.


"Tuan Mars, Nona Mars sudah melewati masa kritis, tapi dia masih membutuhkan obat untuk menyembuhkan lukanya."


Vin segera menuliskan resep tradisional dan memberikannya pada Jack Mars.


"Obat-obatan ini harus direbus dulu. Obat pertama harus direbus hingga airnya tersisa satu cangkir teh, lima belas menit kemudian obat kedua diberikan dengan aturan yang sama. Ingat untuk memberikannya pagi dan sore selama tujuh hari, setelah itu tidak perlu meminumnya lagi." Jelas Vin.


Jack Mars segera memanggil bawahannya untuk mencari resep tradisional itu.


Nyonya Mars tanpa sadar menarik tangan Vindra, "Dokter, terimakasih banyak. Maafkan aku atas sikapku sebelumnya." Nyonya Mars kali ini minta maaf dari lubuk hatinya yang paling dalam.


"Nyonya Mars semuanya sudah berakhir. Jangan ungkit yang sudah lalu. " Jawab Vin sambil tersenyum.


Nyonya Mars sekali lagi berterimakasih dan sedikit membungkukkan badannya, membiarkan Vindra pergi meninggalkan rumah sakit.


Jack Mars menghela nafas, "Kita harus bisa membuat ikatan pada pria baik seperti dia."

__ADS_1


"Dokter Mega, bantu aku untuk memberikan Villa Pecah Blossom 1 padanya. Mulai sekarang, bisnis Mars, juga bisnis dia juga."


Vin duduk di sofa di ruangan kerja Mega, sambil menikmati teh.


"Ini Villa yang diberikan tuan Mars untukmu. villa ini merupakan Villa terbesar dan termahal di kota SB, yaitu Villa Peach Blossom 1." Mega menyerahkan kunci pintar dan juga sertifikat real estate kepada Vindra.


Vin sedikit terkejut. "Villa Peach Blossom 1?! Apa kamu gila? Villa itu dibangun dan memakan biaya lebih dari dua ratus lima puluh milyar. Itu sangat mahal."


"Terima saja. Tuan Mars mengatakan padaku, jika kamu menolak maka kunci ini akan dibuang. Kamu tau kan seperti apa tuan Jack Mars? Jika dia sudah mengatakan dibuang maka harus dibuang. Dia memberikan Villa ini sebagai tugas, jika kamu menolak mereka akan menuntut ku dan juga rumah sakit. Apa kamu tega melihat sertifikat kualifikasi ku dicabut?"


"Okelah kalau begitu aku terima. Sampaikan terimakasih ku pada tuan Mars." Vindra tak punya pilihan lain, selain harus menerima Villa itu dan menjadi miliknya.


"Aku akan menyampaikannya."


Seketika Mega mengubah topik pembicaraannya.


"Ngomong-ngomong, Vin, kamu sangat ahli dalam pengobatan. Bagaimana kalau kamu bekerja dirumah sakit kami? sebagai dokter pengobatan tradisional. Gaji bulanannya 15 juta, jangan khawatir, itu hanya tanda kamu hanya akan mengobati penyakit yang sulit dan rumit, untuk penyakit ringan kami yang mengatasinya. Kami juga akan membagikan hasil dari biaya pengobatan pasien, kamu sembilan dan aku satu. Bagaimana?" ucap Mega dengan penuh harap, agar Vin mau menerimanya.


"Banyak peraturan di rumah sakit, dan membutuhkan banyak waktu." saut Vin.


"Itu tidak masalah, apakah kamu mau?"


Vin memainkan kunci Villanya. "Beri waktu aku dua hari untuk memikirkannya. Tidak-tidak, seharusnya saat ini kamulah hanya harus pergi ke klinik CRISHAN untuk menyapu lantai. Kapan kamu bisa mengatur waktu untuk pergi kesana? Agar aku bisa membuat postingan di internet, jika seorang dokter wanita di kota SB, menjadi pelayan di klinik CRISHAN." Ledek Vin dan dia pun bergegas pergi.

__ADS_1


Mega yang kesal karena dipermalukan, segera mengambil gunting bedah dan bergegas mengejar Vindra.


...****************...


__ADS_2