Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab.103 Curhat Keluarga


__ADS_3

Sesampainya Cindy dirumah pada sore harinya, melihat keluarga nya sedang bermain di ruang keluarga. Mama yang melihat kedatangan anak gadisnya dengan senyum mengembang penasaran.


" aih,,aih,, dari mana aja kamu sayang?" tanya Windy


" hari ini gak ke kantor ya,,?!" tanya Leon


" iya mah, pah, hari ini Cindy gak jadi ke kantor. oiya mah pah, tadi waktu Cindy mampir kerumah Adrian, dia meminta Cindy untuk menikah dengan nya. menurut kalian bagaimana,,?!" jawab Cindy yang sengaja mempersingkat cerita nya.


" akhirnya,, anak gadis kita pah, dipersunting juga sama Adrian..!" ucap Windy


" ya bagus dong,, suruh Adrian datang kerumah dan meminta kepada kami sebagai orang tua mu, kalau bisa segera niat baik jangan terlalu lama ditunda.!" jawab Leon


" oke pah, nanti Cindy kasih kabar ke Adrian. jadi kalian merestui,,?" tanya Cindy penasaran


" jelas dong mama merestui, mama kenal Adrian dari kecil, apa lagi Oma nya begitu baik dengan mama waktu melahirkan kamu beliau yang repot mengurus mama,,!" jawab Windy


" iya papa juga kan dari awal sudah menyuruh mu memilih Adrian, karena papa sudah berkawan bisnis dengan nya lumayan lama, dan papa tahu Adrian laki-laki yang baik dan pekerja keras,!" jawab Leon


" terimakasih mah, pah, untuk dukungan kalian.. Cindy sayang dan cintanya kalian berdua.!" ucap Cindy memeluk kedua orang tua nya


" iya sayang, kami juga sangat mencintai mu,,!" jawab Windy


" sudah jangan menangis, papa akan melakukan yang terbaik untuk mu, ajak Adrian datang kerumah minta dia untuk meminta mu kepada kami.!" kata Leon


"ya udah pah, Cindy ke kamar dulu ya, mau mandi dan ngabarin Adrian.!" jawab Cindy sambil berlalu


****


Dirumah Adrian yang hatinya sedang berbunga-bunga segera menelepon Oma nya.


" haloo Oma, Oma lagi apa,,?" tanya Adrian


" Oma sedang santai nonton tv, kenapa tumben telepon semangat betul,,?!" jawab Oma diseberang sana


" Oma, aku mau melamar Cindy, sudah lama aku mencintai Cindy Oma, dan Adrian ingin menikah dengan dia, apakah Oma setuju,,?" tanya Adrian


" kalau Cindy, anak nya Windy Oma setuju sekali, tapi kalau Cindy yang lain Oma tidak merestui..!" ucap Oma


" iya Oma, Cindy anaknya Tante Windy dan om Leon, Cindy cinta kecil nya Adrian Oma. jadi Oma setuju,, Yee.. Oma dan opa ikut dampingi Adrian ya melamar Cindy hari Minggu besok,,bisa kan Oma,?" jawab Adrian


" maksud kamu bagaimana,,, hari Minggu datang melamar atau tunangan..?" tanya Oma

__ADS_1


" enak nya gimana ya Oma,?" tanya Adrian


" lebih baik kalian tunangan dulu, baru setelahnya kalian atur waktu lagi untuk pernikahan.!" jawab Oma


" oke,, terserah Oma aja,, ya udah Oma, aku mau kasih tau mama ya oma,,!" ucap Adrian


" sudah nanti mama mu biar Oma yang kabari saja, kamu telepon Cindy katakan hari Minggu kita akan datang.!" jawab Oma


" oke, bye Oma,,!" balas Adrian menutup telepon nya


Baru 5 menit telepon dimatikan, sudah ada telepon masuk lagi.


" halooo sayang,, kebetulan kamu telepon..!" ucap Adrian


" kebetulan apa, dari tadi aku coba hubungi kamu tapi sibuk, Hayooo habis telepon siapa,,?" ledek Cindy


" aku baru selesai telepon Oma, oiya sayang kata Oma hari Minggu keluarga ku akan datang kerumah mu untuk tunangan dengan mu,, bagaimana?" tanya Adrian


" jadi tunangan dulu ya, gk melamar untuk menikah,,?" tanya Cindy


" ih,, gak sabar ya pengen buru-buru nikah sama aku, he-he-he,,!" ledek Adrian


" tuh kan,, udah ngebet nih kayanya..sabar sayang, kan usia kamu baru 24, kita tunangan dulu setahun kemudian baru kita pikirkan pernikahan, okey,,,!!'' ucap Adrian


" terserah kamu aja de,, kalau begitu nanti aku bilang ke mama,!" jawab Cindy


" okey, udah dulu ya..bye,,!" ucap Cindy lagi


Telepon pun dimatikan.


****


Cindy menuruni kamarnya menuju rumah makan, untuk makan malam.


" pah, kata Adrian hari Minggu dia dan keluarga nya akan datang, mereka ingin kita bertunangan dulu, kemudian setahun berikutnya baru kita akan menikah.!" ucap Cindy


" oh,,ya udah gk pa pa,, asal kamu ingat Cindy, selama status kamu masih bertunangan kamu sebagai perempuan jangan terlalu sering datang kerumah Adrian ya..!" jawab Leon


" iya sayang, karena biar bagaimanapun kamu dan Adrian belum ada ikatan sah, kamu paham kan sayang.." ucap Windy


" iya, mah pah, Cindy ngerti ko. Cindy akan jaga kehormatan Cindy sampai waktunya tiba nanti setelah kami sah.!" jawab Cindy

__ADS_1


" ya sudah, mari kita makan..!" ucap Leon


Selesai makan malam, Cindy duduk disamping papa nya yang sedang menonton tv, sementara mama nya dikamar sedang menidurkan adik kecilnya.


" pah,,!!" panggil Cindy ikut duduk disamping Leon


" eh, Cindy sini duduk..!" Leon menggeser duduknya


" kirain papa kamu langsung kekamar,,! ada apa,,?" tanya Leon


" Cindy belum ngantuk pah, pengen aja ikut nonton tv sama papa,,!" jawab Cindy


" oiya pah, apakah papa gak keberatan jika dari bertunangan harus menunggu setahun baru menikah,,?!" tanya Cindy


" sebenarnya papa ingin kamu segera menikah saja, tak perlu pakai tunangan segala, kalau masalah nya usia, usia kamu sudah cukup untuk menikah, menjadi istri, bahkan menjadi ibu.!" jawab Leon


" dulu mama mu, hamil diusia 24 tahun, dan papa betul-betul tidak ingin kamu bernasib seperti mama mu, karena kita gak akan pernah tau hubungan kalian kedepannya seperti apa pasti akan ada yang namany setan diantara orang berpacaran.!" kata Leon lagi


" terus mau papa gimana,,,?" tanya Cindy


" sudah biar nanti papa yang akan berbicara dengan Adrian, beritahu dia besok malam untuk datang kerumah sendiri, papa mau bicara, lebih baik hari Minggu itu dipakai untuk kalian ijab qobul saja dulu, masalah resepsi bisa dipikirkan sama-sama..! jelas Leon


" iya pah, Cindy setuju dengan papa bukan apa-apa daripada terjadi hal diluar kuasa kita lebih baik dicegah dari awal.!" jawab Cindy


Tak lama Windy muncul dari kamar dan ikut duduk disamping Leon.


" apa yang papa kamu katakan itu benar sayang, kamu anak kami perempuan satu-satunya mama gak mau kamu sampai bertindak diluar batas, entah sengaja atau tidak." ucap Windy


" iya mah, Cindy ngerti mah, pah, ya udah Cindy kekamar dulu ya,,!" jawab Cindy


Dikamar Cindy mencoba mengirim pesan panjang sekali kepada Adrian.


' tadi papa bicara padaku, sejujurnya dia tidak menginginkan ada nya tunangan. justru papa lebih setuju kalau kita di hari Minggu nanti ijab qobul terlebih dahulu, dan untuk masalah resepsi bisa dipikirkan selanjutnya.!"


" oiya papa juga menyuruhmu besok malam untuk datang makan malam dirumah, sekalian ngebahas masalah kita."


" dan sejujurnya aku lebih menyetujui usul papa, karena walaupun status tunangan itu tidak berarti apa-apa, karena belum sah. kita gak akan pernah tau hubungan yang nanti akan kita jalani seperti apa, papa dan mama hanya tidak ingin kita bertindak diluar batas, baik sengaja atau tidak"


" karena namanya orang pacaran pasti selalu ditemenin sama yang namany setan,,aku harap kamu mengerti,,!"


Adrian yang kebetulan sedang dikamar mandi hanya mendengar bunyi tung tung pesan masuk di Hp nya.

__ADS_1


__ADS_2