Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab.66 Akhirnya Bertemu


__ADS_3

Sudah sebulan berlalu memasuki awal Mei situasi bisa dibilang aman dan tenang walaupun waspada masih tetap diperlukan dan pengawasan masih tetap dijalankan. Hingga tak terasa pernikahan Bella semakin mendekati hari nya.


Hari ini weekend dihari Minggu waktu semua berkumpul karena menghabiskan bersama keluarga karena esok sudah harus kembali dengan kegiatan masing-masing.


Dirumah Bella kali ini, semua penghuni rumah sedang asik menonton tv menemani Ayu. Tak lama pintu pun diketuk dari luar, Bella yang langsung bangun segera berjalan menuju pintu depan.


"ya sebentar,,,!" teriak Bella


Pintu terbuka, Bella kaget melihat siapa yang datang, sempat ingin menutup pintu tapi karena wanita yang disebelah laki-laki itu memohon, akhirnya Bella mengijinkan mereka untuk masuk. Mereka pun duduk diruang tamu.


"Bella, bagaimana kabarmu,,?" tanya Bastian


"seperti yang kau lihat, aku baik dan aku harap kalian jangan pernah mengusik kehidupan ku,,!" tegas Bella


"maaf Bella,, perkenalkan saya Yuni, saya disini memang istri Bastian, tapi saya disini tidak berpihak kesiapapun, saya berharap bisa menjadi penengah. kami kesini hanya untuk memberitahu mu, jika keluarga Bastian sudah tau jika anakmu adalah cucu mereka. karena ibu nya Bastian berhasil mengambil sampel rambut anakmu untuk di tes DNA.." jawab Yuni


"kami berdua sudah berjanji bahwa kami tidak akan pernah merebut anakmu, dari mu. karena Bastian pun sadar itu tidak akan mungkin bisa, hanya saja begini Bella, kamu tau kan jika ibu Bastian seperti apa orang nya,,? itu yang harus dikwatirkan. karena dari pembicaraan keluarga kemarin, jika mereka tidak bisa mendapatkan dengan cara halus mereka siap dengan cara kasar,,,!!" ucap Yuni


Bella sangat terkejut mendengar ucapan Yuni tentang niat buruk ibu Bastian, dan Bella juga tidak menyangka bahwa Yuni dan Bastian malah memberitahu informasi itu.


"sejujurnya Bella, aku betul-betul kaget tak menyangka jika perbuatan ku, malah memberikan mu seorang anak, padahal sampai saat ini pernikahan ku berjalan hampir 9 belum dikaruniai keturunan. Kau tahu Bella saat aku cek kesehatan ternyata aku mandul Bella,," ucap Bastian sedih


"setelah kepergian mu, waktu itu keluarga kami pun pindah, dan saat itu aku semakin tak terkendali, hampir setiap malam pergi ke klub, dan mabuk sampai setahun akhirnya aku dijodohkan oleh Yuni, aku bisa stop ke klub, tapi karena itulah aku menjadi sakit dan tak berguna sebagai laki-laki,, hanya Yuni yang setia mendampingi ku." ucap Bastian sedih


"kamu mandul,,?" tanya Bella memperjelas


"iya Bella, Bastian mandul, untuk itu kami datang kesini karena Bastian hanya ingin berteman dan bertemu dengan anakmu, tanpa perlu anakmu tahu jika Bastian itu ayah nya.. apakah kamu mengijinkan,,?" tanya Yuni


"aku mengijinkan siapapun bertemu dengan Ayu, asalkan tidak untuk mengambil nya dari ku..!" jawab Bella


"Ayu,, Ayu,, sini Nak,,!" panggil Bella


"iya Bu,," jawab Ayu dari dalam sambil berjalan kedepan.


"Ayu, kenalkan ini Tante Yuni dan ini Om Bastian, suaminya.. mereka datang ingin bertemu Ayu,," jelas Bella


Ayu segera mengulurkan tangannya dan mencium tangan kedua orang yang ada didepan ibu nya.

__ADS_1


"sudah ya Bu, Om Tante, Ayu lagi nonton tv,," ucap Ayu


"dia betul-betul anakku Bella,,?" tanya Bastian


"iya dia benar anak mu,, aku harap kalian atau siapapun tidak pernah berusaha mengambil Ayu dariku,, jika kalian ingin bertemu Ayu silahkan datang kerumah, dan jangan ceritakan siapa sesungguhnya kalian..!" jawab Bella


"iya Bella aku mengerti, terimakasih kami sudah diterima dengan baik oleh mu disini, apakah lain waktu kali boleh datang kesini lagi,,?" tanya Yuni


"silahkan jika weekend kalian boleh datang kemari,,,!" ucap Bella


"oke Bella, kamu ingat ya kami ada dipihak yang mendukung mu, kami pamit pulang, sekali lagi terimakasih.." ucap Bastian


Mereka pun berjalan keluar untuk pulang.


Dimalam hari nya, saat Bella dan keluarga sedang menikmati makan malam, terdengar pintu diketuk yang menandakan adanya tamu. Kali ini Cindy yang berjalan kedepan.


"permisi apa Bella ada,,?!" tanya tamu


"ibu ada perlu apa dengan mba Bella,,,?" tanya Cindy


"saya dan suami saya hanya ingin berbicara dengan Bella, dan ingin bertemu dengan anaknya,!" jawab tamu


Begitu sampai di meja makan..


"mba sekarang ibu dan ayah nya Bastian yang datang,,mau ketemu mba dan Ayu,,!" ucap Cindy


"haduh,, apa lagi ini,,!" gumam Bella


"kita temuin aja mba, jangan takut ini rumah mba Bella, mereka hanya tamu, jika berani macam-macam kita teriak aja..!" ucap Cindy


"iya Cindy benar Bella, apa pun mau mereka kita harus berani hadapi bersama.." ucap nenek


"eeehh,mba sebaiknya kita rekam saja pembicaraan kita dengan mereka malam ini, siapa tahu berguna kedepan nya,,?" ucap Cindy


"kamu benar Cindy,," jawab Bella


Mereka semua segera keluar menuju ruang tamu,dengan membawa HP yang sudah di setting perekam suara, melihat kedatangan pemilik rumah, tamu pun bangun hendak bersalaman. Belum sempat bersalaman,,,

__ADS_1


"silahkan duduk saja,, ada perlu apa Nyonya dan Tuan datang kerumah saya,,?!" tanya Bella


"begini Bella, saya sudah tau jika anak kamu itu juga cucu saya,,," ucap ibu Bastian


"Ayu, kamu bisa kekamar sebentar Nak, nanti ibu nyusul ya, kamu kerjakan PR mu ya, besok kan harus sekolah.." ucap Bella memotong perkataan ibu Bastian


"baik ibu,," ucap Ayu segera berjalan kekamar


"lalu kalau Nyonya sudah tau Ayu itu cucu anda, Nyonya mau apa,,?" tanya Bella


"kami datang kesini ingin melamar kamu Bella, menjadi menantu kami, bagaimana,,?" ucap ibu Bastian


"Anda tau kan, kalau anak anda sudah beristri, dan saya tidak pernah bersedia dimadu,,!" ucap Bella


"ooh, kamu tenang saja, saya akan suruh Bastian menceraikan istrinya,!" jawab ibu Bastian


"Nyonya pikir semua akan semudah seperti ucapan Nyonya tadi,,?" jawab Bella


"memang apa sulitnya,,?!" tanya ibu Bastian


"maaf Nyonya, saya tidak berminat sama sekali dengan anak anda, selain karena anak anda sudah menikah dan mempunyai istri yang baik dan sabar, saya juga tidak mencintai anak Nyonya,,!" jawab Bella


"baiklah, kalau kamu menolak permintaan saya untuk menikah dengan Bastian, saya kasih kamu pilihan kedua,,!" jawab ibu Bastian


"berapa pun pilihan yang anda tawarkan kepada saya, saya tetap akan mengatakan tidak..!!" jawab Bella


"saya akan memberikan kamu uang yang banyak, asalkan kamu mau memberikan anak kamu kepada saya, karena kami butuh generasi penerus keluarga, sedangkan Bastian saat ini kondisinya mandul,, jadi saya harap kamu bisa pertimbangkan permintaan saya ini,," jawab ibu Bastian lagi


" Nyonya-Nyonyah lama tidak berjumpa saya pikir anda telah berubah tapi masih saja sama seperti dulu, yang mengganggap semua bisa selesai dengan uang. maaf Nyonya iming-iming anda kali ini tidak berhasil..!! apa perlu saya ingatkan lagi, dulu anda yang menyuruh saya pergi dan menghilang dengan memberikan saya sejumlah uang sebagai ganti rugi atas hilangnya kesucian saya waktu itu, anda pikir saya sudah melupakan itu, tidak Nyonya sampai detik ini saya masih sakit hati dengan perlakuan Anda,,!!" jawab Bella


"sampai ternyata saya hamil, berjuang sendiri, dan sekarang anda dengan santai nya datang meminta saya menikah dengan anak anda yang telah beristri, bahkan sampai tega akan meminta anak anda menceraikan istrinya, anda betul-betul gak punya hati nurani..!! dan apa tadi anda bilang ingin memberikan saya uang lagi seperti dulu agar bisa mendapatkan Ayu,, ha-ha-ha lebih baik anda simpan uang Anda, saya tidak membutuhkan nya,,!!" jawab Bella


"saya ingatkan kepada anda,, jangan pernah mengusik kehidupan keluarga saya, apa lagi sampai berani macam-macam dengan anak saya, saya tidak akan segan-segan melaporkan anda kepihak berwajib..!!" ucap Bella lagi


"baiklah, jika itu mau mu, saya sudah memberikan pilihan kepada mu, jangan salah kan saya jika saya mengambil jalan kasar,,!" Ibu Bastian segera bangkit keluar


"terserah anda, saya tidak takut,,!" teriak Bella

__ADS_1


Sepeninggalan orang tua Bastian, Bella diam memikirkan apa yang harus dia lakukan, sambil mendengarkan rekaman audio yang tadi dia rekam diam-diam.


__ADS_2