Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab.104 Makan Malam


__ADS_3

Adrian yang sudah selesai menunaikan hajat nya dikamar mandi, langsung melihat Hp nya dan membaca pesan yang dikirimkan Cindy. Adrian paham dan mengerti apa yang dimaksud Cindy dan keluarganya.


Adrian pun membalas pesan Cindy


" *iya Cindy sayang, aku sangat mengerti kekhawatiran keluarga mu, karena kamu anak perempuan satu-satunya. okey sayang jika memang itu mau mu aku sih seneng he-he-he,,, gak perlu takut lagi pacaran setelah menikah karena sudah halal..!"


" aku akan datang besok malam, juga hari Minggu aku dan keluargaku akan datang menikahi mu*.!"


Setelah menulis pesan balasan Adrian segera tidur.


****


Keesokan paginya Cindy bangun membaca pesan balasan Adrian, segera bersiap untuk berangkat ke kantor. Dimeja makan sudah duduk papa nya yang juga sudah rapi sudah mulai sarapan dengan mamanya.


" pagi mah, pah,,!" sapa Cindy


" pagi sayang,, ayo sarapan,,!" jawab Windy


" oiya pah, nanti malam Adrian akan datang.!" ucap Cindy


" oke bagus lah,,!" jawab Leon


Selesai sarapan mereka segera kedepan, Cindy mencium tangan kedua orang tua nya lalu masuk mobil dan berangkat kekantor cabang, begitu juga dengan Leon kekantor pusat.


Windy memerintahkan kedua bibi agar makan malam nanti menu nya sedikit berbeda karena ada tamu yang akan datang.


****


Saat Adrian sampai dikantor,, melihat Alex belum datang.


" selamat pagi pak, maaf ada seorang wanita yang ingin melamar menjadi sekertaris bapak,,! dia sedang interview di bagian HRD.!" ucap Usi bagian resepsionis


" oke terimakasih informasinya,!" jawab Adrian


Memang setelah Bella resaign karena menikah, Adrian sudah beberapa kali gonta ganti sekertaris, karena pada akhirnya sekertaris yang seharusnya digantikan oleh Cindy tidak diizinkan oleh Leon, karena Cindy harus memegang kantor cabang.


Tok,Tok,Tok,,,


" silahkan masuk,,!" jawab Adrian


Pintu dibuka dan masuklah staf HRD.


" pagi pak, ini ada pelamar baru untuk bagian sekertaris tadi saya sudah menginterview nya, dan ini CV nya. saya permisi pak,!" ucap staf HRD


Setelah staf itu keluar, menyuruh wanita yang melamar kerja untuk masuk. Wanita itu pun masuk kedalam setelah mengetuk pintu.


" selamat pagi pak,,!" ucap wanita itu


Adrian mendongakkan kepala, karena saat wanita itu masuk dia sedang membaca CV nya.


' wowww,, gila ganteng banget ini pak bos,! batin wanita itu


" oke silahkan perkenalkan dirimu,,!" ucap Adrian


" nama saya Rere pak,, saya memang belum ada pengalaman sekertaris karena saya baru saja lulus sekolah. tapi saya siap dibimbing dan diarahkan untuk bisa bekerja sebagai sekertaris bapak..!" ucap wanita itu yang bernama Rere

__ADS_1


Tak lama kemudia Alex masuk keruangan Adrian.


".maaf pak, saya telat tadi kendaraan saya habis bensin.!" jawab Alex


" oke,, oiya Lex ini Rere dia melamar pekerjaan sekertaris, tolong kamu ajarkan dia apa saja tugas nya. karena dia baru lulus belum ada pengalaman bekerja.!" ucap Adrian


" siap pak,,!" jawab Alex


" Rere, kamu dalam masa percobaan dulu ya selama 1 bulan, jika memang kamu cepat menguasai pekerjaan sekertaris kamu akan langsung tanda tangan kontrak kerja.!" ucap Adrian


" baik pak, terimakasih.!" jawab Rere


" kamu ikuti arahan yang diberikan oleh Alex. silahkan..!" balas Adrian


Alex dan Rere meninggalkan ruangan Adrian.


" sementara ini ruangan kamu, selama sekertaris yang lama menikah pak Adrian sudah berkali-kali ganti-ganti sekertaris karena belum ada yang bisa diandalkan seperti sekertaris lama, saya harap kamu cepat belajar dan cepat menguasai pekerjaan ini..!" ucap Alex


" dikomputer ini, kamu buka file bernama Bella disana berisi tentang alur kerja sekertaris setiap harinya, bisa kamu pelajari terlebih dahulu. jika ada yang ingin kamu tanyakan kamu bisa menelepon saya, extension nya sudah di tempel di telepon. kamu paham apa yang saya katakan,,,?" tanya Alex


" iya pak, baik akan saya pelajari isi file nya,,!" jawab Rere


" baiklah kalau begitu saya permisi,,!" balas Alex


Sepeninggalan Alex, Rere malah terbayang wajah tampan Adrian.


" pak Adrian, masih jomblo kan. aku bisa gak ya menarik perhatian nya..? kan kalau aku dapat pacar cowok kaya, aku gak perlu lagi hidup susah.!" gumam Rere


Siang hari waktunya istirahat seperti biasa Adrian mengajak Alex makan siang diluar. Saat melihat Adrian keluar ruangan, Rere pun keluar.


" mau istirahat ya pak,, apa saya boleh ikut,?" tanya Rere


" maaf ya, kami ada urusan diluar, sementara ini kamu belum bisa bergabung dengan kita, cepat lah belajar agar kamu bisa makan siang dengan kita,!" jawab Alex


Adrian segera pergi meninggalkan ruangan nya diikuti Alex.


" kita liat aja, kamu pasti akan melirik ku..!" ucap Rere


Didalam mobil.


" Ian, sebaiknya kamu harus berhati-hati deh, kayanya anak baru itu ngincer kamu, aku bisa liat dari gerak-gerik nya." ucap Alex


" biarin aja, itu hak dia mau suka sama siapa, yang penting kan gua gak peduli sama dia. lagian Minggu depan gua sama Cindy juga akan menikah bro,,!" jawab Adrian


" HAH,, serius Lo.. Minggu besok itu,,? ko mendadak banget,,?" tanya Alex


" tadinya Oma, pengen tunangan dulu, setahun kemudian baru nikah, tapi keluarga Cindy pengen nya langsung nikah, ijab aja dulu resepsi bisa nyusul. ya gua sih nurut apa kata keluarga nya Cindy aja, kalo udah halal kan enak mau pacaran juga kan,,?!" jawab Adrian


" iya, mending langsung nikah, ngapain segala tunangan, namany pacaran itu banyak setan yang nemenin, dari pada khilaf belum halal, mending halal dulu baru khilaf kan.. he-he-he,,! balas Alex


" iya, jangan lupa datang ya kerumah Cindy hari Minggu jadi saksi ijab gua,,!" ucap Adrian.


" beres kalo itu mah,,!" jawab Alex


Tak terasa hari sudah menjelang sore waktunya pekerja kantor bersiap untuk pulang.

__ADS_1


****


Malam hari nya Adrian bersiap berpakaian rapi untuk menepati undangan makan malam keluarga Cindy. Sesampainya dirumah Cindy gerbang dibuka oleh satpam rumah. Setelah memarkirkan mobil di garasi Adrian berjalan ke pintu.


Tok,,Tok,,Tok


Tak lama pintu dibuka oleh bibi. Adrian mengikuti bibi masuk kedalam.


" wah tamu nya sudah datang.. silahkan duduk nak Adrian,,!" sapa Windy


" malam Tante Windy,,!" balas Adrian


" malam juga,, pah, Adrian sudah datang..!" teriak Windy


Leon keluar dari ruang kerjanya, berjalan keruang keluarga.


" Adrian Tante tinggal sebentar ya, ngobrol sama om dulu ya,,!" ucap Windy


" malam pak Leon,!" sapa Adrian


" kamu ini sedang dirumah apa dikantor,,? tak perlu terlalu formal, sebentar lagi aku akan menjadi orang tua mu juga.." ucap Leon


" he-he-he iya ya om, gak nyangka banget. sekarang saya panggil om, hari Minggu saya akan panggil papa he-he-he,,!!" jawab Adrian


" itu yang namanya jodoh Ian,, kita gak pernah tau, kapan dan bagaimana cara bertemu nya." balas Leon


" sudah ngobrol nya kita makan malam dulu, ayo pah, Adrian kita ke meja makan,, Cindy ayo turun nak,,!!" teriak Windy


" ayo kita makan dulu, baru nanti kita lanjutkan obrolan kita..!" ucap Leon


Cindy pun turun dari kamar, ikut makan malam bersama. Selesai makan malam mereka berempat duduk di ruang keluarga, membahas persiapan untuk hari Minggu.


" Adrian, ini maaf sebelumnya kalau dari pihak kami terkesan memaksakan untuk segera menikah..!" ucap Leon


" iya nak Adrian, Tante sama om hanya berusaha menjaga sesuatu yang seharusnya tidak terjadi sebelum kalian sah, kalau kalian udah sah, mau pacaran model apa juga silahkan,, ya kan pah,,!" imbuh Windy


" iya Tante, Om saya juga setuju dengan keinginan kalian, dan juga Cindy pun lebih menginginkan menikah saja daripada bertunangan.. saya sangat paham dan mengerti om,!" jawab Adrian


" oiya, untuk pernikahan nanti biarkan disini yang menyiapkan semuanya,, kamu tinggal berpakaian rapi, membawa mahar, juga keluarga mu datang..!" jelas Leon


" untuk mahar,, apa yang kamu inginkan Cin,,?" tanya Adrian


" kalau bisa mahar nya disesuaikan dengan tanggal dan bulan pernikahan kita aja dibuat bingkai, tak lupa seperangkat alat sholat, serta cincin pernikahan..!" jawab Cindy


" cincin nya, kamu aja yang milih, aku percaya pilihan mu pasti bagus.!" ucap Cindy lagi


Tak terasa waktu semakin bergerak dan bertambah malam.


" sudah malam, saya pamit dulu kalau begitu..!" ucap Adrian


Cindy mengantarkan Adrian kepintu depan, menunggu sampai Adrian hilang dari pandangan, lalu dia masuk kedalam.


****


Sesampainya Adrian dirumah,,, segera dia menginginkan pesan ke Oma nya, karena tak mungkin melepon Oma bisa dipastikan Oma nya sudah tertidur.

__ADS_1


' Oma, Adrian baru pulang dari rumah Cindy, keluarga Cindy menginginkan hari Minggu besok, acara nya bukan tunangan tapi langsung ijab qobul Oma, karena Adrian juga takut kalau disaat pacaran Adrian khilaf saat belum halal Oma,, Oma ngerti kan..?!"


Oke selesai kirim pesan ke Oma, Adrian pun bersih-bersih karena dia pun lelah dan ingin tidur.


__ADS_2