Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab.88 Kenangan


__ADS_3

Setelah mereka keluar dari restoran, tiba-tiba Hp Cindy berbunyi..


" iya mah, ada apa?" oh iya oke Cindy kerumah sakit sekarang,,bye,!!" jawab Cindy


" kenapa Tante Windy,,?!" tanya Bella setelah telepon dimatikan


" mba aku drop di rumah sakit aja ya,, soalnya sore aku mau kerumah Oma lagi,,!" jawab Cindy


" oke deh,,!" jawab Bella


*


Motor pun keluar menuju jalan raya,, menyusuri jalan yang lumayan agak cerah siang itu, berbelok kearah rumah sakit, dan berhenti didepan.


" mba gak mampir ya,, mba mau pulang aja..dah,,!" ucap Bella


" ya udah, salam untuk nenek ya,,dah,,!" jawab Cindy


Cindy berjalan kedalam rumah sakit, langsung menuju kamar Imelda.


****


Bella yang kemudian mengarahkan motor nya kembali pulang pun sampai didepan rumah, menstandarkan motornya dan ikut duduk diteras depan bersama nenek.


" nenek tumben gak tidur siang,,?" tanya Bella


" kamu sudah selesai, membagikan undangan nya,,?" tanya nenek


" iya sudah nek untuk yang teman sekolah bella, masih ada beberapa untuk teman kantor saja, kalau untuk mama Cindy sudah Bella titip ke Cindy.." jawab Bella


" ya sudah baguslah, begini Bella setelah nenek pikir nenek setuju aja jika kamu ingin menjual rumah ini. tak perlu kita perbaiki juga lah, kita jual aja seperti ini. tapi nenek akan kamu ajak tinggal bersama dengan mu kan nanti,,?" tanya nenek


" iya lah,, ibu kan orang tua ku satu-satunya yang ada. gak mungkin aku meninggalkan ibu sendirian disini. ibu akan ikut aku tinggal bersama Ariel, kita akan tinggal di Jakarta ko Bu, karena Ariel rencana nya akan membuka kantor pusat kedua di Jakarta, kan Bella nanti sudah gak akan kerja lagi Bu..!" jawab Bella


" iya nak, syukur lah, kesabaran mu dibayar Allah dengan adil ya nak,, ibu sangat senang sekali melihat mu akan segera menikah, memiliki keluarga yang menyayangi mu..!" ucap nenek sambil memegang tangan Bella


" Alhamdulillah bu, semua juga berkat doa ibu, ibu yang selalu ada untuk Bella, ibu yang selalu memberikan dukungan ke Bella disaat masa sulit Bella dulu.. terimakasih ya Bu,,!" balas Bella berkaca-kaca


" sudah sekarang kita masuk masih siang juga kita istirahat sejenak, sambil menunggu keluarga Ariel tiba di Indonesia.!" ucap Bella


" jam berapa mereka akan sampai,,?" tanya nenek sambil berjalan masuk kedalam


" malam sih kayaknya,, dan seperti nya akan langsung ke hotel deh.!" jawab Bella


Mereka masuk kekamar masing-masing, untuk istirahat siang.


****


Entah apa yang membawa kakinya datang kerumah sakit ini, Baim sudah sampai didepan kamar Imelda pun mengetuk pintu.

__ADS_1


Tok,,Tok,,Tok


Pintu dibuka dari dalam,,


" wah, Baim,,!!" ucap Cindy


" siapa Cindy,,?" tanya mama yang berjalan ke pintu


" sini masuk,, ini mah Baim teman kuliah Cindy,, Baim kenalin ini mama aku,,!" ucap Cindy


" selamat siang Tante,salam kenal maaf mengganggu ya, cuma mau ngobrol dengan Cindy Tante,,apa boleh,?" tanya Baim


" ooh,, Baim, iya salam kenal juga, silahkan tapi ngobrol nya diluar aja ya, didalam Tante Imelda sedang istirahat..!" jawab Windy


" mah, Cindy ke kantin ya,, nanti kalau mama butuh sesuatu chat Cindy aja,,oke dah,,!" ucap Cindy


Mereka berjalan menuju kantin rumah sakit,,


" tumben banget nih datang kesini,, ada apa,,?" tanya Cindy


" he-he-he,, kamu to the point banget sih,, iya aku emang pengen ngobrol sama kamu Cindy,,!" jawab Baim


"oke,,gimana gimana,,?" tanya Cindy


" aku sudah memutuskan untuk kembali ke Jerman, membantu bisnis orang tua ku disana, dan aku akan menjual semua usahaku disini,,!" ucap Bein


" oke, kapan kamu akan berangkat,,?" tanya Cindy


" ha-ha-ha kamu nih ada-ada aja deh, aku disuruh nangis gitu, ya gak lah, aku malah senang akhirnya kamu sudah tidak keras kepala lagi, dan mau ikut dalam mengembangkan bisnis keluarga mu,,tak perlu ada yang ditangisi, kita kan masih bisa berkomunikasi walau jauh, kamu juga bisa main ke Indonesia.!" balas Cindy


" Cindy, apa kamu juga akan menikah dengan cowok galak itu nanti,,?" tanya Baim


" ya ampun, aku belum mikir sampai sejauh itu Baim, usia ku masih 21 tahun, aku akan menikah nanti di usia 25 tahun lah,, dan untuk siapa suami ku nanti itu pun aku juga gak tau, bisa siapa aja kan, aku kan gak tau siapa jodoh ku nanti..udah kamu baik-baik mengelola bisnis keluarga mu, buktikan ke mereka bahwa kamu juga bisa diandalkan.." jawab Cindy


" hari ini tidak ada kuliah kan ya,?" tanya Baim


" gak ada, dosen pembimbing ada keperluan diluar, jadi kita mendapatkan tugas yang nanti akan di share di grup..!" jawab Cindy


**


Dikamar Imelda, Leon sudah datang yang akan menjemput Windy dan Cindy untuk mengunjungi rumah orang tua Leon.


" mana Cindy,,?" tanya Leon


" Cindy ada dikantin bersama teman kampus nya yang bernama Baim,,!" jawab Windy


Tak lama kemudian bibi, pun datang. Windy segera mengirim pesan.


' sayang, ayo kita harus segera kerumah Oma, ini papa mu sudah menunggu..' tulis mama

__ADS_1


**


Hp Cindy pun berbunyi pesan masuk dan membuka nya.


" astaga, aku lupa. Baim sory ya aku gak bisa lama-lama nih ngobrol dengan kamu, soalnya aku dan mama ada perlu mau kerumah Oma sore ini,, maaf ya ini mama ku sampai chat aku.. he-he-he,,!" ucap Cindy


" iya gak pa pa, udah sore juga dan udah lama juga kan kita ngobrol nya,yuk kita balik kekamar Tante Imelda,,!" ajak Baim


Mereka berjalan kembali ke kamar Imelda, berjalan beriringan sambil ngobrol santai. Sampai didepan pintu mereka masuk.


" Tante, Om, Baim permisi pamit pulang,!" ucap Baim


" iya nak Baim, hati-hati ya,," jawab Windy


Baim segera meninggalkan rumah sakit.


" Cindy, apa malam ini kamu ada jam kuliah,,?" tanya Leon


" hari ini gak ada kuliah pah, tapi tugas kuliah tetep ada,," jawab Cindy


" ya udah karena bibi sudah disini, kita siap-siap dulu baru nanti kita kerumah Oma.!" ucap Leon


" Bi, tolong jaga Imelda ya,,!" perintah Leon


" baik pak,,!" jawab bibi


Mereka pun keluar kamar dan segera meninggalkan rumah sakit menuju rumah Leon.


Tak lama kemudian mereka sampai dirumah Leon, rumah yang dulu pernah jadi saksi sejarah antara Leon dan Windy. Masih tetap sama sampai sekarang.


" kamu masih ingat rumah ini,,?" tanya Leon


" gak berubah ya, masih sama. apakah kamar itu pun masih ada dan sama,,?" tanya Windy


" kamar itu masih ada, semenjak menikah dengan Imelda yang aku gunakan adalah kamar tamu, kamar yang dulu itu kamar ku, masih tetap seperti dulu hanya sprei nya saja yang ku ganti he-he-he,,!" jawab Leon


" kenapa tertawa,,?" tanya Windy


" iya lah,, pengen nya sih gak aku ganti, abiskan ada noda nya hi-hi-hi,," jawab Leon membuat pipi Windy memerah


Mereka segera masuk kedalam,,


" Cindy, ini rumah papa, yang nantinya akan menjadi tempat tinggal dan tempat kita berkumpul.." ucap Leon


" sekarang kalian bersih-bersih dulu, kalian bisa pakai kamar itu, disana mungkin ada beberapa baju Imelda yang bisa kalian pakai,, aku akan bersih-bersih dikamar ku sendiri," kata Leon


" kamar kita dulu sayang,,!" ucap Leon dikuping Windy hingga membuat Windy malu


Setelah 1 jam kemudian, Leon sudah keluar kamar dan menunggu diruang tamu, tak lama muncul Windy dan Cindy berjalan beriringan menggunakan dress Imelda yang ternyata pas dan cocok sekali dipakai mereka, sampai membuat Leon tak berkedip.

__ADS_1


" kalian berdua memang sama cantiknya, wanitaku dan anak gadisku," gumam Leon


__ADS_2