Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bonus spesial : (Y&R) Menikah


__ADS_3

Akhirnya pada hari ini Yon berhasil mempersunting Rere. meskipun pada saat Yon menyatakan cintanya pada Rere dapat dengan mudah dia diterima, tapi justru saat ingin melamar Rere, Yon merasa gelisah dan juga takut mungkin karena masuk ke tahap serius kali ya jadi grogi.


Setelah Rere menerima pernyataan cinta Yon mereka resmi menjadi sepasang kekasih, tapi karena jarak antara Bandung dan Jakarta mereka hanya bertemu disaat weekend. Sampai mereka ke Gap oleh Adrian dan Cindy di Mall mau gak mau mereka ngaku kalau mereka sedang menjalin hubungan.


Setelah berbulan-bulan lamanya mereka menjalani hubungan sampai akhirnya Yon memberanikan diri datang ke kontrakan Rere pada saat Rere sedang bekerja, Yon sengaja ingin bertemu dan meminta ijin kepada ibu Rere. Rasa gelisah grogi dirasakan oleh Yon juga. Begitu tiba di depan pintu kontrakan.


Tok Tok Tok


"assalamualaikum Bu, permisi,,!" panggil Yon


Pintu dibuka "eh Nak Yon, mari masuk, silahkan duduk nak.!" ucap ibu Rere


Setelah Yon duduk dengan keringat dikening nya yang mulai sebesar biji jagung dia mulai menelan ludah.


"Nak Yon tumben kesini,, Rere masih di kantor loh..!" ucap ibu Rere


"eh iya Bu, ini saya mau itu ehm anu Bu, saya kesini mau ijin itu,, aduh..!!" sesal Yon kenapa sih ni lidah berbelit.


Ibu Rere mengerutkan kening merasa aneh


"Nak Yon sebentar ya,,ibu buatkan minum dulu, nak Yon ingat ingat lagi mau ngomong apa..?" ibu Rere pergi kedalam.


Tak lama datang lagi kedepan dengan membawa nampan berisi air teh hangat dan sepiring kue.


"ya ampun Bu, jadi ngerepotin deh.!" seru Yon


"gak repot ko nak Yon, siapa tau dengan minum nak Yon bisa lebih lancar bicara nya he-he-he..!" ledek ibu Rere


"ah ibu malah ngeledek saya, jadi makin grogi nih. malu kan jadi nya. saya minum ya Bu teh nya.!"


"silahkan dihabiskan ya,,!" jawab ibu Rere


Setelah Yon meminum teh nya, "begini Bu kedatangan saya kesini, saya ingin melamar Rere, saya ingin menikah dengan Rere, dan saya memohon restu ibu. jika diijinkan?" ucapan Yon dengan sekali tarikan nafas dan lega.


"ooooo mau minta restu, kirain ibu mau ngomong apaan?"


"maaf ya Bu, saya grogi,!"


"nak Yon, Rere itu anak saya satu-satunya saya sangat menginginkan kebahagiaan untuk dia. kalau Rere merasa bahagia dengan nak Yon dan nak Yon bisa membahagiakan Rere, ibu pasti merestui dan mendoakan untuk kalian.!"


"terimakasih ya Bu, Yon janji sama ibu, akan membuat Rere bahagia lahir batin.!"


"aamiin,,!"


"lah itu bukannya mobil kak Yon, tumben belum weekend sudah kesini.?" gumam Rere didepan gang

__ADS_1


Tak lama terdengar suara motor Rere sudah didepan pintu kontrakan.


"assalamualaikum,,!" ucap Rere


"waalaikumsalam nak," jawab ibu


"waalaikumsalam,,!" jawab Yon


"kak Yon kenapa tumben, ada apa?" tanya Rere sudah duduk disebelah Yon


"ya udah nak Yon, ibu masuk kedalam sebentar ya, kalian silahkan berdiskusi kapan waktunya. ibu mah nurut aja ya,!" ucap ibu dan masuk kedalam


giliran Rere menoleh ke Yon, "ada apaan sih kak,,?"


"he-he-he begini sayang, aku kesini untuk meminta restu ibu ingin menikahi mu, apakah kamu bersedia menikah dengan ku..?" Yon berlutut tiba-tiba sambil mengeluarkan kotak cincin.


Rere mengedipkan mata nya berkali-kali dengan kerutan di kening nya. "kak Yon serius?"


"ngapain aku jauh-jauh ke sini kalah hanya untuk bercanda, aku bukan orang yang seperti itu.!"


Rere diam...


"jadi gimana,, diterima apa gak ini, jangan kelamaan mikir nya pegel tau, nah kan mulai kesemutan kan, aduhhhh cepet jawab dong Re..!" ucap Yon sambil meringis


"hah,, iya iya kak,,! udah bangun-bangun, lagian segala berlutut,!" spontan mengatakan iya karena kaget kaki Yon kesemutan


"iya kak Rere bersedia menjadi istri kak Yon, bersedia menjadi ibu dari anak-anak kak Yon nanti.. ngomong-ngomong gimana kaki nya masih kesemutan gak, sini Rere pijitin.!"


Yon menyematkan cincin dijari Rere, "udah gak sakit ko kaki nya!"


"udah gak sakit, ko cepet amat ilangnya tuh semut,,?!"


"iya kan kak Yon bohong, kamu kena prank he-he-he..!"


"ih dasar kirain beneran kesemutan,,!" jawab Rere memukul bahu Yon dan Yon meraih pundak Rere dan memeluk nya.


******


Ballroom Hotel


Wedding Yon dan Rere


Hari ini pernikahan dilaksanakan setelah menunggu sebulan setelah Cindy melahirkan seperti janji mereka, kini acara yang sedang berlangsung hanya 3 jam dimulai dari pukul 17:00 sampai pukul 19:00, pasangan pengantin sudah duduk bagaikan raja dan ratu diatas singgasana mereka. Tampil dengan sempurna yang pria mengenakan jas putih sedangkan wanita mengenakan gaun putih, dekorasi semua serba putih karena kebetulan mereka sama-sama menyukai warna putih.


Para tamu undangan sudah mulai berdatangan, semua nampak hadir keluarga dari pihak Rere, juga termasuk om dari almarhum ayah Rere. Teman kerja sahabat Yon tak ada yang tidak hadir, semua datang.

__ADS_1


Setelah para tamu undangan menyapa mempelai mereka berfoto bersama, menikmati hidangan yang disediakan, Yon dan Rere pun berjalan menyapa para tamu undangan dan ngobrol lama di meja Adrian Cindy.


Sampai pada acara yang ditunggu yaitu lempar bunga, semua para tamu undangan maju merapat dan mendekat kedepan.


"eh sayang kamu mau kemana,?" tanya Adrian


"mau ikutan lah,,,kita juga ikutan yuk,,!" ajak Cindy


"ngaco aja kamu, itu untuk mereka yang jomblo sayang, kasian kalau kita ikutan dan kita yang dapat.!" balas Adrian


"ya udah deh,!" Cindy kembali menaruh pantat nya di bangku menyaksikan kerumunan orang berdiri didepan.


MC mulai berbicara "oke para jomblo semua bersiap ya. semoga salah satu dari kalian ada yang mendapatkan bunga nya ya,,! siap kepada mempelai menghadap kebelakang ya kita mulai,, pasang kuda-kuda nya he-he-he.. hitungan ketiga dan TIGAaaaa!!!!" teriak MC


Yon dan Rere kaget dipikir mereka MC akan memberikan mereka aba-aba mulai dari hitungan pertama tapi malah langsung, jadi karena kaget Yon dan Rere pun tak tau kemana arah bunga mereka terbang.


Wuuussssss


Bunga melayang dan para jomblo berebut bunga hingga bunga berhasil jatuh dikaki oleh Alex yang berdiri paling belakang dan tak minat ikutan rebut bunga.


"siapa yang beruntung mendapatkan bunganya..?!" teriak MC


Otomatis Alex mengangkat tangan kanannya dengan bunga ditangannya.


"wah, laki-laki yang beruntung adalah pria tampan selamat ya, mari kita undang dia,, silahkan mas nya yang ganteng coba kesini dulu..!" panggil MC


Alex tertegun diam ditempat.


"yeeee malah bengong, udah maju sana.!" Adrian mendorong Alex untuk maju.


Alex maju kearah MC


"yaaa inilah pria yang beruntung, siapa namanya mas ganteng,,?"


"Alex!"


"ooo namany yang keren ya lediesss, oiya mas ganteng berhasil dapat bunga nya, kapan nih nyusul naik pelaminan..?"


"pelaminan apaan cewek aja gak punya,,!"


"ha-ha-ha mas nya jujur banget ya ngasih tau dirinya jomblo. promosi ya mas he-he-he,,!"


Alex mendadak malu, "udah ya,,!" Alex turun berjalan menjauh diiringi tepuk tangan seperti pemenang lomba.


Acara berakhir dengan lancar dan meriah. Para tamu undangan pun pulang bergiliran.

__ADS_1


bersambung,,,


******


__ADS_2