
Sorenya pasangan yang kelelahan itu terbangun karena suara Hp yang berdering.
"sayang bangun ih,, itu Hp kamu berisik banget deh, terima dulu telepon nya,!" ucap Cindy
Adrian meraba mencari Hp nya dilaci disamping kasur,
"iya halooo siapa ini,,?
"ini gue broo, gimana udah ketemu klien nya,,?"
"oh eLo, iya udah Lo kenapa gak bilang kalau klien itu si Susan,,!"
"kalau gue bilang Lu mana mau ketemu,, terus gimana,, dia nelpon gue minta no Hp Lo,?"
"okey dan Lo tau kan harus gimana,,?"
"tenang aja bos,, aman, oiya dia bilang kalau acaranya dua Minggu lagi di Jakarta,!"
"Lo atur aja lah, pokoknya gue tadi bilang oke ke dia, asalkan Cindy jadi Brand diacara itu, Cindy harus memakai perhiasan perusahaan gue yang terbaik, dan gue akan mengumumkan pernikahan gue dengan nya,, Lo atur ya,,!"
"tugas tambahan lagi nih,, oke lah gampang itu mah,,!"
"oiya ini si Rere, dia mau resaign,,?"
"resaign kenapa,,? ah Lo kalau suka sama Rere jangan dicampur gitu dong, profesional dong Lex..!"
"ah, gila kenapa jadi gue dibawa-bawa,,!"
"terus kenapa tuh anak mau resaign,,pastikan ada alasan nya, kalau alasannya gak masuk akal gua bunuh Lo,, emang gampang apa cari sekertaris,,!" omel Adrian
"ya udah gue tanya lagi deh kepastian nya,, nanti gue kabarin lagi ya,,!" Alex menutup telepon nya
"kenapa sayang,,?"
"itu si Rere sekertaris ku masa dia mau resaign,, aku pasti ribet kalau harus ngarepin yang baru lagi,,?!"
"jangan gitu, kita harus hormati keputusan nya, kalau memang sudah mau nya ya biarkan aja, kan kamu bisa angkat salah satu karyawan mu untuk mengganti kan Rere,,!"
"belum tau nih sayang, masih di bahas dengan Alex,,!"
"oiya sayang,, tadi kamu bilang kalau Susan pernah datang ke kantor mu dan bilang kalau dia sedang hamil,, cerita in dong,,!"
"ya udah itu aja,, waktu itu dia tiba-tiba datang dengan wajah sedih dan lesu cerita kalau dia sedang hamil, jadi tuh yang menginginkan perjodohan waktu itu bukan dia tapi orang tua nya, sebenarnya dia sudah punya pilihan sendiri dan dia hamil dengan kekasihnya, kekasihnya bukan dari keluarga kaya bahkan hanya karyawan biasa, setelah itu aku gak tau lagi berita nya, karena aku ataupun keluarga gak ada yang diundang ke pernikahan nya, kalau memang dia menikah.,,! ngapain sih kamu penasaran,,?"
"aku hanya kasian, apa mungkin pernikahan mereka dilakukan secara sembunyi-sembunyi, lalu setelah Susan melahirkan dipaksa bercerita, dan apa mungkin sekarang dia sudah menikah lagi yang kedua kalinya,,?!" gumam Cindy menerawang
__ADS_1
"sayang, kayanya kamu ada bakat jadi dukun apa cenayang gitu deh,, sok ngeramal cerita orang,,!"
"he-he-he,,, siapa tau aja bener,,! aku pengen ketemu Susan deh,, punya nomor Hp nya gan,,?"
"ya gak lah, ngapain aku nyimpen nomor gak penting, di Hp ku ini hanya ada nomor istriku, Alex, dan keluarga aja. kalau untuk yang lain aku serahkan ke Alex, biar dia yang nanganin,!"
"wah, tega banget kamu jadiin Alex tumbal,,! jadi bener nih gak nyimpen nomor Susan, atau jangan-jangan nomor Stella kali ya,,?" ledek Cindy
"sayang, jangan mulai ya, aku juga bisa loh jadi cat man,!" Adrian bergaya seperti kucing
"ha-ha-ha,,,,!"
Dan Huph,,!!! Adrian menerkam Cindy membawa nya ke kamar mandi, mereka mandi bersama, menggosok badan bersama, dan hal lain yang dilakukan bersama..
****
Dikantor Alex memanggil Rere,
"Langsung aja ya Re,, sebenarnya apa maksud kamu kemarin bilang resaign gitu,,?"
Rere menundukan kepala,,
"jadi gini pak, ibu saya sedang sakit, dia punya kanker payudara dan saya butuh biaya untuk operasi secepatnya, saya bingung pak. Saya mau pinjam kantor tapi saya gak enak? dan kemarin om saya datang kerumah, ingin menjodohkan saya dengan salah seorang temannya dia yang nanti akan membiayai semua operasi ibu dirumah sakit.!"
"saya mau dijodohkan dengan temannya om saya, yang seumuran dengan om saya, saya bingung karena jika sudah menikah saya harus berhenti kerja.!"
"dan kamu mau,,?"
"apa saya ada pilihan lain,,?"
"berapa usia om kamu,,?"
"40tahun pak,,!"
"whattt,,,!!! gila itu mah cocok jadi bapak kamu,,!"
"gini aja, saya akan bilang kepada Adrian, menceritakan semua masalah kamu, semoga Adrian punya solusi nya.!"
"sekarang kamu boleh kembali bekerja,,!"
Rere berdiri dan keluar.
"jadi ini masalah nya, Rere anak kemarin sore mau dinikahkan sama om-om, haduh... ini pasti ada udang dibalik bakwan,,,!!" gumam Alex
Alex mencoba menelepon Adrian, tak diangkat-angkat sudah berkali-kali masih belum diangkat juga.
__ADS_1
*****
Dikamar mandi hotel sepasang suami istri baru saja selesai dan hendak keluar, dan telepon berhenti berdering.
Adrian melihat Hp nya, Alex mau apa lagi dia..
Berpakaian santai..
"sayang aku kebawah dulu ya ada perlu sebentar, sampai ketemu makan malam nanti.!" Adrian langsung pergi tak memberikan kesempatan istrinya bertanya
kabur ah,, bisa panjang urusan nya kalau Cindy udah mulai banyak nanya..
"Adrian, mau ngapain sih, cepet banget keluar nya,,?" gumam Cindy
Mendekati Magrib Adrian tak kunjung datang,
ini sebenarnya kebawah mana sih dia,, kebawah laut kali ya,,?" pikir Cindy
Tok Tok Tok
Beberapa pelayan hotel masuk, ada yang membawa gaun, ada yang membawa tas makeup, ada yang membawa Hells dan perhiasan.
"loh, kalian pada mau apa,,?"
"maaf Bu Cindy, kami hanya menjalankan perintah untuk membantu ibu bersiap karena acara akan segera dimulai,,!"
"acara apaan,,? ko Adrian gak bilang apa-apa sih,, siapa yang ngasih perintah pada kalian,,?" Cindy memberondong dengan banyak pertanyaan
"nanti juga ibu akan segera tau. sekarang biarkan kami membantu ibu bersiap,,!"
Mereka membantu Cindy memakaikan gaun, mereka hanya membawa satu gaun untuk Cindy, dan itu pilihan Adrian. menata rambut, merias wajah Cindy, dan juga memasangkan hells dikaki nya.
Gaun berwarna baby blue berlengan panjang berbahan beludru dan berleher V sehingga memperlihatkan bagian pundak Cindy yang putih menawan, begitu pas di badan Cindy dan nampak begitu anggun.
Cindy berkali-kali menatap cermin, dengan riasan sederhana bahkan rambut yang hanya di kuncir kuda mampu membuat Cindy terlihat menawan.
"mari Bu, kami antar ke tempat acara,,!"
Cindy melangkah pelan-pelan, dituntun salah satu dari pelayan tadi menuju ruangan yang katanya tempat acara.
"silahkan masuk Bu Cindy,, anda sudah ditunggu didalam,,kami permisi,,!"
Cindy membuka pintu yang ada didepannya..
__ADS_1