
"selamat datang dirumah Bu Cindy pak Adrian,,!" sapa Meli
Dan entah kenapa Meli yang sekarang sudah bukan lagi Meli yang centil dan genit.
tumben agak aneh nih orang, gak kaya biasa nya,, masa bisa berubah karakter sangat cepat gitu sih,, pikir Cindy
"wah Meli, kamu habis masak ya bau nya bikin aku lapar deh,,!" jawab Cindy
"iya Bu, silahkan makan siang,,!" balas Meli
"kita makan dulu yuk sayang, Lex ayo makan bareng..!" ucap Cindy
"wah dengan senang hati Cin,,!" jawab Alex
"cepet deh kalau soal gratisan,,!" sahut Adrian
"biarin,,!" jawab Alex ngeloyor mendului mereka ke meja makan.
Mereka mulai makan siang dengan nikmat, setelah selesai.
"Lex, ada yang mau Lo ceritain ke gue,,?" tanya Adrian
"oiya, ada yang mau gue bahas,!"
"oke,, sayang aku dan Alex ada perlu di ruang kerja, kamu istirahat lah,,!" ucap Adrian
"oke,, bye Lex,!" jawab Cindy
"okey,,!" Alex mengikuti Adrian keruang kerja nya.
__ADS_1
Sementara Cindy naik keatas, bersih-bersih lalu istirahat.
Sementara diruang kerja...
"gimana Lex,?"
"jadi gini bro ternyata Meli itu bla bla bla,,
Belum sampai masuk kekamar nya, dari atas Cindy melihat Meli berada dibalik pintu ruang kerja Adrian seperti menguping,,
ngapain si Meli disitu, nguping ya, buat apa? belum tentu juga yang dibahas itu dia, atau jangan-jangan dia mata-mata seseorang lagi, aku harus kasih tau Adrian nanti.. dan kaya nya aku tetap harus waspada nih sama tuh orang,,!" pikir Cindy
Meli memang terlihat sedang menguping tapi sayang nya dia sama sekali tak mendengar apa yang sedang dibicarakan didalam, karena ruangan kerja Adrian sengaja dibuat kedap suara, jadi apa pun obrolan yang terjadi di dalam tak akan sampai terdengar keluar.
Didalam ruangan itu Alex bercerita bahwa selama Adrian dan Cindy ke Bali, ternyata Stella pernah datang kerumah sekali, saat itu bertemu dengan pak Agus, sebenarnya Stella benar-benar hanya ingin main, tapi karena si mpunya rumah tak ada, dan kebetulan melihat Meli diluar menyiram tanaman, akhirnya Stella berbicara dengan Meli. Sejak saat itu Meli selalu ijin keluar dengan berbagai alasan. dan pak Agus sekali mengikuti Meli pergi dan ternyata dia bertemu dengan Stella di ujung jalan depan komplek. Hanya saja pak Agus lebih memilih menjaga rumah nya daripada mengurusi ada konspirasi apa antara Meli dengan Stella, yang penting pak Agus sudah tau dengan siapa Meli bertemu seseorang, dan juga pak Agus paham jika pak Adrian lebih tau apa yang harus dilakukan.
"Jadi begitu lah Ian kejadian nya, dan emang kudu diwaspadai itu si Meli,,!" tutup Alex
"bukan nya apa-apa bos, gue cuma kasian kalau si Meli yang di jadiin kambing hitam nya si licik Stella,,!"ucap Alex
"oiya Lex, kerjasama dengan Susan kapan,,?"
"Sabtu depan bos, waktu dan tempat akan di email lagi hari Jumat nya, ada lagi gak,,?" tanya Alex
"lu beresin ya si Rere, acara Susan sekaligus pengumuman pernikahan gue, si Stella juga sekalian ya,,!" perintah Adrian
"oke siap bos,,, gue balik ya,, besok gak dijemput kan,,?"
"gak usahlah gue mau anterin Cindy ke kantor nya dulu baru setelah itu gue.!" jawab Adrian
__ADS_1
Alex membuka pintu dan berjalan keluar diluar bertemu dengan pak Agus,
"pak saya sudah cerita ke Adrian pak, tolong stanbay ya pak awasi terus gerak gerik nya..!" ucap Alex
"siap pak Alex,,!"
Alex mengemudikan mobilnya keluar kompleks dan menghilang setelah belokan.
Adrian yang masih diruang kerja nya, Membuka laptop nya melihat akses cctv dirumah nya, dan memang benar beberapa jam setelah dia pergi Stella datang tapi tak masuk karena dilarang oleh pak Agus. Dihalaman pun hanya terlihat Stella meminta no Hp Meli dan Meli mengetikkan di Hp Stella.
"apakah benar mereka awalnya gak saling kenal,,?" berfikir sesaat sebelum keluar.
"kaya nya aku harus memberikan sedikit bonus tambahan kepada pak Agus, kebetulan Minggu depan saat nya gajian dia, oke.!"
Adrian keluar dan naik kekamar nya, saat itu mata nya melihat Meli sedang beres-beres dapur. Sampai dikamar nya sudah terlihat istrinya tidur dengan lelap. Adrian bersih-bersih badan lalu ikut naik dan istirahat.
***************
**Maaf author lagi kurang sehat ini, mulai kemarin author radang tenggorokan dan flu sekarang mulai ditambah batuk dan sedikit oleng kepalanya, seperti nya cuaca yang masuk musim kemarau tapi udara nya sangat dingin.
Maaf sekali jika tidak maksimal Up nya, insyaallah akan diusahakan Up sebisa nya, karena author tayang kalian.
Ditanggal lahirnya author malah kena cobaan sakit😷🤒🤕🤢🤮🤧🤧😷 semoga dengan ijin yang kuasa bisa meluruhkan sedikit dosa author (aamiin**)
**Coba kalian yang tayang sama author kasih dukungan ke author doa, like, dan vote nya..
terimakasih sudah berkenan membaca novel ini.
IG : @ekamurnias
__ADS_1
jangan lupa di follow ya**.