
Setelah film yang mereka tonton selesai,, Adrian langsung menarik tangan Cindy untuk segera menjauh dari laki-laki yang bernama Baim.
"kamu kenapa sih,, biasa aja jalan nya!" teriak Cindy menarik tangan nya sendiri.
"iya biasa kali jalan nya kasian tuh Cindy ditarik tarik gitu, udah kaya mbek mau dipotong,," jawab Baim
"kamu ko samain aku dengan kambing sih,,!" ucap Cindy gak terima
"eh,, gue heran deh, Lo itu makhluk dari mana sih, tiba-tiba aja muncul,,,!!" tanya Adrian
"ha-ha-ha,,, santai bos,," jawab Baim
"Cindy gue duluan ya,, sampai ketemu ditempat kuliah ya,," ucap Baim
Setelah Baim pergi...
"kita makan siang dulu yuk, sebelum pulang gara-gara ketemu temen kuliah kamu itu bikin aku jadi lapar,,!!" ucap Adrian
"lapar mah lapar aja kali, gak usah orang dijadiin alasan,," jawab Cindy
Mereka pun berjalan ke salah satu Cafe yang ada didalam Mall itu, lalu memesan makanan,, disaat menunggu pesanan datang eh malah fans rempong yang datang.
"Adrian,,,!!!" jerit Susan
Adrian dan Cindy pun menoleh kearah datang nya suara nyaring itu.
"kamu apa kabar Adrian sayang,,, udah lama ya kita tidak bertemu, kamu makin tampan aja deh,,!" ucap Susan tanpa mempedulikan Cindy, Susan sudah duduk disebelah Adrian.
Pesanan mereka pun datang, Cindy langsung memakan apa yang sudah dia peaan, tanpa mempedulikan Adrian yang risih dengan adanya Susan.
"kenapa sih hari ini banyak banget makhluk yang tiba-tiba muncul,, ngeganggu aja deh,,!!" ucap Adrian kesal
"kamu kenapa sih Adrian,, aku kan masih calon yang dipilihkan mama kamu,, kamu harusnya pergi sama aku, bukan sama perempuan ini,,!" ucap Susan sambil menunjuk Cindy
Yang ditunjuk masih cuek aja, menikmati makan siangnya.
"wah bener-bener tuli ya,, kurang jelas ya gue ngomong, Halooo mba, saya itu calon yang dipilih mama nya Adrian untuk jadi istri nya,, harus nya kamu bisa tau diri ya,,!" kata Susan lagi tak peduli muka Adrian kesal menahan marah
Sampai akhirnya Cindy gerah juga, dibilang tuli.. menaruh sendok makan nya.
__ADS_1
" mba yang selalu ngarep sama Adrian, saya kasih tau ya, Adrian itu cinta nya cuma sama saya, makanya dia ngejar-ngejar saya terus. mba kan baru calon yang dipilihkan mama nya Adrian kan,, tapi apa Adrian nya juga memilih mba,,?" tanya Cindy
"kalau saya liat sih,, jawaban nya gak deh, karena jelas banget kalau yang ngejar-ngejar itu bukan Adrian tapi mba nya,," kata Cindy lagi
"kalau begitu kalian lanjutkan kangen-kangenan kalian, urusan makan saya sudah selesai, saya mau pulang,,!" jawab Cindy kemudian berdiri dan berjalan menuju pintu keluar.
Adrian yang panik karena Cindy pergi, langsung memanggil pelayan, dan membayar kemudian mengejar Cindy. Menarik tangan Cindy, agar gadis itu berjalan dengan langkah biasa.
"udah sana,, ngapain malah ngejar aku, aku bisa pulang sendiri,,!" ucap Cindy
"ha-ha-ha kamu cemburu ya,," ledek Adrian
'cemburu sama cewek manja dan centil kaya gitu,,idih ogah,,!" jawab Cindy
Semakin mantab Cindy untuk tidak mempertimbangkan pernyataan cinta Adrian dulu, karena perkataan Susan tadi, padahal tadi nya dia ingin mempertimbangkan untuk mencoba menjalin hubungan dengan Adrian.
Mereka pun pulang dengan diam didalam mobil, sampai dirumah Bella Cindy langsung turun dan masuk tanpa menoleh kearah Adrian lagi. Adrian pun yang dari tadi sudah kesal dengan Baim makin kesal dengan datang nya Susan, segera pergi dari sana.
Tak lama Bella pun sudah sampai dirumahnya, setelah berjalan-jalan dengan Ayu dan Ariel.
"terimakasih ya Om, Ayu seneng banget bisa jalan-jalan kaya tadi,," ucap Ayu
"makasih ya, kamu sudah ajak kami keluar, karena aku memang jarang mengajak Ayu pergi jalan-jalan, makanya dia senang sekali." ucap Bella
"ya sudah aku pamit pulang ya,, aku akan meyakinkan orang tua ku Bella, tentang kamu dan Ayu,," ucap Ariel
"ceritakan saja apa adanya dan jangan terlalu memaksa,,' jawab Bella
Ariel pun pergi meninggalkan rumah Bella, dan kembali ke hotel.
"eh kalian sudah pulang,,?" tanya Cindy
"iya baru saja sampai,, tapi Ayu senang sekali, dan tadi aku lihat mereka juga cepet sekali akrab,," jawab Bella
"semoga semuanya berjalan mulus ya mba,,' kata Cindy
"aku tak pernah merasa senang melihat Ayu senang seperti tadi Cindy,, tapi aku juga tak ingin berharap lebih" ucap Bella
"kamu kenapa, ko muka mu seperti nya kesal,,?" tanya Bella
__ADS_1
"gimana gak kesal mba,, lagi enak-enak makan masak aku dibilang tuli, sama fans nya Adrian yang namanya Susan itu, yang ampun deh manja dan ganjen nya, kaya ulet,," jawab Cindy
"ha-ha-ha kamu udah ketemu Susan,,?" tanya Bella
"ini kedua kalinya aku ketemu cewek aneh model kaya dia,, padahal aku udah cuek aja, sama tingkat nya yang ngerayu Adrian,, karena aku lapar,, tapi malah selera makan ku hilang, waktu dia bilang aku tuli,, kurang ajar banget kan" jawab Cindy
'ha-ha-ha,,, kamu cemburu ya,,?" tanya Bella
"ya ampun mba,, cemburu dari mana, jelas-jelas aku itu kesel di bilang tuli,, biar aja besok-besok kalau pergi aku mau bawa cabai ditas ku, jadi kalau ketemu cewek aneh langsung aku cocol mulutnya pakai cabai, biar makin kepedesan dia,,,!!" emosi Cindy
" ha-ha-ha Cindy, Cindy kamu lucu kalau lagi marah gitu,, pantes aja Adrian ngejar-ngejar kamu,," jawab Bella
"apaan sih, mba Bella gak nyambung,," jawab Cindy
"udah ya, mba ngantuk pengen tidur sebentar," jawab Bella
"aku juga mau tidur, biar lupa sama kejadian tadi,," jawab Cindy
****
Adrian yang juga sudah sampai rumah nya, duduk di sofa ruang tamu sambil senyam senyum sendiri lucu inget perkataan Cindy tadi,,
"ha-ha-ha berani juga dia balas omongan Susan,," ucap Adrian
"apaan tuh, bilang aku yang ngejar-ngejar dia,, haduh tapi emang bener sih ha-ha-ha,," Adrian tertawa lagi
Bibi pengurus rumah tangga datang,, melihat Adrian pulang-pulang malah ketawa.
"Tuan,, apa tuan baik-baik saja,?" tanya bibi
"perlu bibi panggikan dokter atau pak ustad tuan,,?" tanya bibi lagi
"Hah,,, apaan bi,,?! emang bibi pikir saya kesurupan apa,,?" tanya Adrian
"habis tuan masuk-masuk senyam-senyum, terus ketawa,,bibi jadi takut,," ucap bibi
"ya udah, biar bibi gak takut, saya ketawa nya diatas aja deh,, saya lagi kesal tapi juga senang bibi,," ucap Adrian
"oooo,,, ya sudah, selamat istirahat tuan,," ucap bibi
__ADS_1