
Selesai makan malam mereka pamit.
"bos gue balik ya, mau nganter Caca dulu soalnya nanti kemaleman.!" kata Alex
"iya Bu Cindy, pak Adrian terimakasih untuk makan malam nya.!" ucap Caca
"iya sama-sama, dianter sampai depan pintu ya Lex, awas kalau ditinggal di pinggir jalan.!" balas Cindy
Mereka pergi meninggalkan rumah Adrian.
"sayang tadi kamu ngomong apa sih sama Caca,,?"
"itu aku minta tolong sama dia, untuk menyelidiki Handoko, suami Stella. setelah Alex keluar aku cerita ke papa kamu dia kasih saran minta tolong ke Caca. aku gak nyangka deh ternyata Caca itu salah satu hecker juga ya,, kamu tau juga sayang,?!"
"oh itu,, iya tau lah. Caca emang hobi komputer awalnya, sampai akhirnya dia bisa mencari IP address seorang hecker yang dulu pernah masuk ke sistem kantor papa. dari situ papa tau kalau Caca juga hecker handal. padahal sebelum nya papa udah sewa beberapa hecker untuk cek tapi gak ada yang berhasil, katanya password mereka sandi yang sulit. aku sih gak paham,,!" jawab Cindy
"aku gak sangka Caca yang jago kaya gitu, mau mengabdi kepada keluarga kalian loh. padahal kalau mau Caca bisa dapat uang banyak dengan kemampuan nya.!"
"alasan nya hanya papa dan Caca yang tau. aku hanya pernah denger Caca bilang sampai mati dia akan terus membantu keluarga Leon Adiputra.!" balas Cindy
"ya udah mending kita ke kamar, kucing-kucing an yuk..!" ajak Adrian mengedipkan sebelah matanya
Cindy melotot dan menggelengkan kepala.
*****
Sementara dimobil suasana hening.
"Ca, boleh gak aku tanya sesuatu,?"
"apa!"
"kamu masih marah sama aku,?"
Caca langsung mengingat lagi kejadian dimana saat dia kembali dari Cafe selesai ngobrol dengan Hendra tiba-tiba Alex datang ke apartemen nya. Alex menanyakan siapa laki-laki yang tadi dengannya di Cafe. hingga Alex keceplosan melarangnya menemui laki-laki itu lagi. Caca ingat betul dia mengatakan "kamu gak punya hak melarang aku dekat dengan siapa pun, kamu bukan siapa-siapa aku. dan satu lagi aku bukan layangan kamu,!" lalu Caca masuk kedalam.
"Ca,,,!!!" panggil Alex
"eh iya, gak ko gak pa pa. ngapain juga marah. !"
"maaf ya waktu itu kata-kata ku kasar, maaf juga kalau kamu ngerasa seperti layangan.! tapi sudahlah, meskipun aku kini menyadari kesalahan ku, gak akan bisa kembali lagi juga kan.!"
"ngomong apa sih, gak jelas!"
__ADS_1
"hah,, gak jelas. jelas-jelas kamu sudah jadian sama Hendra, itu artinya aku udah gak ada kesempatan lagi kan buat deketin kamu,!"
"tuh kan gak jelas lagi,!"
"gak jelas apaan sih Ca.?!" Alex bingung
"kamu itu sebenarnya mau ngomong apa sih, mau ngebahas orang lain atau mau ngebahas diri kamu sendiri.?!"
Alex diam diskak mat segitu.
iya yah, kenapa dari tadi gue ngebahas Hendra sih, harusnya disaat kaya gini gue bahas diri gue sendiri kan. bodoh banget sih gue.!
"tuh kan makin gak jelas, ditanya malah bengong, kamu kenapa sih.aneh banget udah stop.udah sampai apartemen ku,!"
Alex kaget dan mengerem mendadak.
"astaga Alex, kamu udan bosen hidup ya.!" teriak Caca
"eh, maaf Ca maaf.!"
Caca sudah bersiap turun dari mobil dia menoleh "aku dan Hendra gak pacaran, kami hanya teman.!" Caca keluar mobil
Alex yang tersadar ikut keluar mengejar Caca dan memegang tangan nya "Ca, besok aku jemput ya.!"
Alex dengan wajah sumringah kembali ke mobilnya, menjalankan mobilnya dengan menyetel lagu Dewa 19
Tiba saat mengerti
Jerit suara hati
Letih meski mencoba
Menaklukkan
Rasa yang ada
Mohon tinggal sejenak
Lupakanlah waktu
Temani air mataku
Teteskan lara
__ADS_1
Merajut asa
Menjalin mimpi
Endapkan sepi-sepi
Cinta 'kan membawamu kembali di sini
Menuai rindu, membasuh perih
Bawa serta dirimu, dirimu yang dulu
Mencintaiku apa adanya
Saat dusta mengalir
Jujurkanlah hati
Genangkan batin jiwamu
Genangkan cinta
Seperti dulu
Saat bersama
Tak ada keraguan
Cinta 'kan membawamu kembali di sini
Menuai rindu, membasuh perih
Bawa serta dirimu,…
bersambung,,,
*****
Apakah Caca dan Alex akan menjadi sepasang kekasih,,?
Apakah Lesti benar-benar tak menyukai Alex,,?
Mau tau kelanjutannya baca terus ya..
__ADS_1
jangan lupa like and vote nya 🤗