Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
MG-2 (A&C) Caca


__ADS_3

Hari sudah menjelang sore sudah saat nya para pekerja kantor bersiap untuk pulang.


"Bu Cindy, mau bareng dengan Caca,,?"


"oh tidak Ca, aku menunggu suamiku jemput,!"


"duh ilah, yang mau dijemput suami, ya udah deh Caca pulang duluan ya Bu,,!"


"eh, Ca bentar deh, kamu udah lakuin apa yang aku perintahkan dong,,?!" tanya Cindy


"udah lah Bu, beres itu mah kenapa emang nya Bu,?"


"ya bagus kalau udah. tinggal nanti aku lihat apakah dia tetap jadi orang bodoh atau bisa menggunakan otaknya untuk berfikir.!"


"maklum lah, Bu siapa sih yang gak mau dikasih iming-iming uang, apalagi mungkin juga mendapatkan ancaman, kita kan gak tau yang licik tetap aja licik,,!" jawab Caca


"Ca,, Caca untung aku punya sekertaris pintar kaya kamu, yang bisa diandalkan ya udah oke hati-hati ya Ca,,!"


"oke,,!" Caca keluar dari ruang Cindy.


Cindy menatap punggung Caca sekertaris nya, dimana pertama kali dia bertemu dan menawarkan Caca pekerjaan sekertaris bukan seperti kebanyakan pelamar kerja pada umumnya, datang membawa CV dan interview walaupun setelah nya Caca juga membawa CV dan melakukan interview.


Tapi pertemuan nya dengan Caca yang tidak bisa dia lupakan hanya papa nya yang tau siapa Caca sebenarnya. Awal pertemuan Cindy dengan Caca sunggu bukan hal yang menyenangkan malah bisa dibilang mereka hampir adu pukul jika tidak dijelaskan oleh Leon papa Cindy.


Saat itu Cindy datang ke kantor papanya dan melihat seorang wanita dengan pakaian serba hitam celana panjang hitam, serta memakai jaket kulit berwarna hitam berdiri disamping papa nya. Cindy yang menyangka papa nya berselingkuh tanpa banyak bicara langsung mencecar wanita itu yang tak lain adalah Caca.


Caca wanita muda yang mandiri hanya hidup sendiri sejak orang tua nya meninggal karena kecelakaan dan hanya dirinya yang selamat Caca sudah haru berjuang sendiri, sampai akhirnya Caca bertemu dengan Leon yang dikeroyok berandalan yang mabuk. Awalnya Leon pun menyangka kalau Caca dalang dibalik semua sampai Caca ikut mendekam di penjara karena salah faham.


Hingga akhirnya terbukti Caca hanya kebetulan lewat dan melihat, spontan Caca menghajar para berandalan mabuk itu Caca pun keluar dari penjara dan mulai ikut dan bekerja kepada Leon jika ada misi khusus, maka dari itu tidak pernah ada yang tau dimana Caca sampai Cindy tiba-tiba datang. Sebenarnya Caca datang ke kantor Leon pun karena mendapat tugas untuk jadi sekertaris Cindy, mengawasi keadaan kantor dan menjaga Cindy.

__ADS_1


Caca yang notabe dibesarkan di panti asuhan sejak orang tua nya meninggal, Caca mulai memprotek diri nya, berlatih bela diri, belajar menjadi detektif, dan yang paling hebat Caca bisa menjadi hacker saat diperlukan. Awal-awal penampilan Caca selalu hitam hitam, tapi makin kesini dia sudah bisa merubah meski tetap bercelana tapi sudah bisa dipadukan dengan atasan yang sesuai.


Hanya Cindy dan Leon yang mengetahui detail masa lalu Caca, hingga kini Caca tinggal di apartemen seorang diri, dulu Cindy suka menginap disana. Saat pernikahan Cindy, Caca tidak sempat datang karena bertepatan dengan hari kematian orang tua nya, jadi Caca memilih berdoa di pemakaman.


Dan kali ini juga, Caca yang sudah dapat perintah dari Cindy untuk menyelidiki siapa Meli pembantu yang dirumahnya, hingga mendapatkan informasi keluarga Meli di kampung dan Caca pula ditemani bodyguard menyerahkan bantuan kepada mereka.


Cindy memang belum tau ada niat apa yang tersembunyi di hati Meli, tapi Cindy berharap dengan kebaikan yang udah dia berikan semoga Meli bisa jujur dan mengatakan yang sebenarnya.


Keasikan melamun sampai tak sadar suami tercinta sudah datang,,,


"Ehmm, duh yang lagi melamun serius amat sih,,? mikirin apa sih,,!"


"eh, sayang kamu dari tadi ya diri disitu,,?"


"kamu lagi mikir apa,,?"


"lagi mikirin kamu, lama banget gak jemput-jemput,,!"


"kalau aku marah, emang kamu bisa ngebujuk aku,,?" tanya. Cindy


"bisa lah, harus bisa, aku akan penuhin semua yang kamu mau,, biar gak marah lagi,!"


"okey, aku tiba-tiba kepingin makan bakpao deh sayang,, kita cari tukang bakpao yuk,,!"


"cari tukang bakpao, maksudnya bakpao yang Abang keliling itu,, nyari nya dimana,,?"


"ya kita cari aja, sambil pulang kalau ketemu ya beli, gitu aja..!" jawab Cindy


"oooh oke,, yuk kita juga belum bongkar koper lho sayang,, kita bongkar ya nanti malam.!"

__ADS_1


"oiya, ya udah kita pulang aja yuk,, bakpao nya kapan-kapan aja lah,!"


Cindy menutup laptopnya keluar dan menutup pintunya berjalan menuju lift yang akan membawa mereka kebawah.


"hati-hati Bu Cindy pak Adrian,,!" teriak security


Didalam mobil "sayang kamu liat disebelah kiri dan aku liat di sebelah kanan siapa tau kita ketemu tukang bakpao,,!" ucap Adrian


"gak usah lah sayang, kita pulang aja sekarang udah gak kepengen lagi.!"


Adrian memandang wajah istrinya sambil mengerutkan keningnya, aneh. Kemudian Adrian segera tancap gas dengan kecepatan sedang membelah hiruk pikuk jalanan dan sampai dirumah.


Cindy turun dari mobil dan berjalan kedalam,


"Bu Cindy, apa bisa nanti saya bicara sebentar dengan ibu,,?!" ucap Meli yang sudah membuka pintu


"oh iya, oke nanti ya setelah saya bersih-bersih,, kamu siapkan makan malam aja sekarang,,!"


"baik Bu,!"


Cindy berjalan keatas, masuk kekamar nya terlihat olehnya dipojok ruangan kamar koper besar merasa dianggurkan. Cindy berjalan menghampiri koper itu " oke sabar ya koper nanti kamu aku bedah, sekarang aku mandi dulu..!"


Sementara Adrian belum juga masuk kerumah karena dihadang oleh pak Agus.


"pak tadi mba Stella datang kesini dia ingin bertemu dengan Meli, tapi yang saya bingung sebelum mba Stella datang mba Meli sudah bilang kalau mba Stella kerumah dan mencari dia saya disuruh bilang mba Meli sedang keluar.. ada apa ya pak,,?" cerita pak Agus


"oke pak, terimakasih ya, pantau terus ya pak, jangan kasih lengah.!"


"siap pak 86,,!!" jawab pak Agus tegas

__ADS_1


Adrian pun melangkah kedalam.


__ADS_2