
Setelah Adrian meninggalkan mereka semua untuk segera pulang ke rumah Bella,, sempat dia melirik kearah Cindy yang bersikap biasa saja. Hal itu semakin membuat Adrian marah dan heran, kenapa Cindy seperti tidak senang bertemu dengan ku,, selalu itu yang menjadi pikiran Adrian.
"Maaf pak, kalau boleh tau apa yang sedang pak Adrian pikir kan,,?" tanya Alex masih sambil mengemudi kan mobil
"akh, kau ini masih saja memanggil ku dengan formal, ini kan sudah bukan jam kerja Alex, ulangi pertanyaan mu,!" jawab Adrian
"sory Ian, gue liatin dari tadi kita pisah dengan Bella dan yang lain nya, sepanjang jalan Lo melamun, kenapa Lo kaget dengan sikap Cindy yang berubah, seperti gak senang bertemu dengan Lo ya,,,?" pertanyaan Alex pas kena dengan apa yang ia pikirkan.
"iya, Lex gue heran aja, kenapa Cindy yang dulu gue kenal dan gue rindukan sekarang setelah bertemu berubah, padahal waktu dia nabrak mobil gue sikap nya masih welcome ke gue, kenapa sekarang seperti menjauh,,?!" tanya Adrian heran
"ooohhh,,, gue rasa Cindy hanya kaget dan sama seperti Lo gak nyangka akan bertemu kembali, apa lagi ditambah Cindy melihat Lo yang sekarang udah berubah menjadi seorang pemilik gedung perkantoran dan juga seorang Presdir kantor nya." ucap Alex
"mungkin waktu dia nabrak mobil Lo, dia kan gak pernah tau kalau Lo Adrian yang mungkin dia rindukan juga, sampai kenyataan yang dia lihat dia jadi sungkan sama Lo," ucap Alex lagi
"sekarang setelah Cindy disini dan bisa Lo liat, sebaiknya Lo bersikap wajar aja, karena gue tau banget Lo itu kalau gak ditahan pengen banget rasa nya meluk Cindy kan, kalau gak malu sama diri Lo yang Presdir,,!" ucap Alex
"iya Lo bener Lex, waktu di cafe aja pengen banget gue meluk Cindy, padahal gue udah seneng banget eh dia nya malah biasa aja, langsung bikin gue sedih,," mendadak Adrian melow
"ya udah kalau emang Lo pengen perjuangan in Cindy Lo itu sampai dia menatap ke Lo, usaha lah buat deketin Cindy lagi.." ucap Alex
"tapi saran gue sih, ini kan baru awal masih panjang dan masih banyak waktu, biar aja mengalir seperti air, gak usah Lo kejar,," ucap Alex lagi
"ikh, siapa juga yang mau ngejar-ngejar Cindy, dengan gue udah ketemu aja udah seneng apa lagi sekarang dia dalam pantauan gue, biar aja berjalan dengan sendirinya,,," jawab Adrian
"nah gitu dong,,, semangat Brooo,,, jangan lembek gitu cuma karena udah ketemu Cindy, berati kalau Lo mau berjalan dengan sendirinya, suatu saat Lo harus siap jika ada cowo yang naksir Cindy ya,,Lo jangan ngambek,,?!" ucap Alex
"wah, kalau itu gak bisa Lex, gue hajar tu laki-laki yang suka sama Cindy gue,,, Lo dan Bella gue tugas in pantau Cindy,!!" jerit Adrian
"haduh,, Bella kita dapet tugas tambahin lagi,dari laki-laki yang lagi kasmaran tapi galau,, ha-ha-ha 😂,?!!" ucap Alex sambil ngeledek
Tak terasa mobil sudah berbelok memasuki perumahan mewah,dengan desain rumah ala Belanda dengan semua warna putih. Gerbang dibuka oleh security yang bertugas, mobil masuk dan berhenti.
"Lex, Lo nginep apa pulang,,?" tanya Adrian
"gue pulang aja yah, besok pagi gue jemput Lo,!" jawab Alex
"oke hati-hati,, thank you Lex" ucap Adrian turun dari mobil berjalan ke dalam.
Alex kembali kedalam mobil dan memutar untuk pergi ke apartemen tempat dimana dia selama ini tinggal.
__ADS_1
Adrian sudah masuk kedalam rumah, langsung menuju kamar untuk bersih-bersih kemudian dilanjutkan makan malam.
****
Rumah Bella
Semua sudah selesai mandi sore, Cindy membantu Bella membuat makan malam, sambil diselingi obrolan santai, ibu dan Ayu menunggu diruang keluarga sambil menonton tv, film kesukaan Ayu yaitu Upin Ipin.
Ternyata Cindy anak yang cukup mengerti apa yang harus ia lakukan sudah seperti dirumah sendiri, pikir Bella sambil tersenyum
"seneng deh, sekarang mba ada yang bantuin kalau masak he-he-he, seperti nya kamu pandai memasak ya Cindy?" tanya Bella
"akh, mba Bella bisa ajah,dirumah memang setiap hari tugas ku selain mengantarkan kue aku juga memasak mba, karena gak mungkin mba kalau harus mama juga yang memasak, kasian mba, makanya sedikit-sedikit bisa lah kalau cuma masak masakan rumah aja.." ucap Cindy
"wah,, pantas saja kamu terlihat sudah biasa sekali meracik bumbu nya,,semoga kamu betah ya Cindy tinggal disini, anggap aja mba ini sebagai kaka mu saja,jangan sungkan jadi jika kamu ingin bercerita apa pun mba siap jadi pendengar yang baik,," ucap Bella
"terimakasih mba," ucap Cindy
Mereka memasak ayam goreng , tempe goreng, tumis kangkung, dan tak lupa membuat sambal untuk makan malam saat itu.
****
Mama baru saja tiba dengan selamat didepan rumah nya diantar oleh Yon,, karena sudah malam Yon langsung pamit pulang,,
"hati-hati dijalan ya nak Yon,, terimakasih" ucap mama sambil melambaikan tangan
Mama pun cepat masuk kedalam rumah karena sudah sangat lelah. Untung tadi mereka sempat makan malam setelah keluar Tol, jadi sampai rumah bisa langsung bersih-bersih lalu istirahat, pikir mama
Mama masuk dan mengunci pintu dari dalam, langsung menuju kamar mandi untuk bersih-bersih, selesai mama masuk ke kamar mengambil telepon genggam nya untuk menghubungi Cindy.
Telepon tersambung,,,, tapi tidak diangkat.
"Mungkin sedang makan malam" pikir mama,, Akhirnya Mama mengirim pesan.
'sayang, mama baru saja sampai rumah, tadi jalanan macet sekali, tapi mama sudah makan malam tadi setelah keluar Tol, mama sangat lelah, mama mau langsung istirahat ya sayang, kamu juga segera tidur, besok jadwal kuliah pertama mu,, semangat sayang!" tulis pesan mama lalu dikirim.
****
Rumah Bella
__ADS_1
Mereka pun selesai makan malam, Cindy membantu Bella membawa peralatan makan kotor ketempat cuci piring,
"sudah Cindy biarkan saja piring kotor itu, besok saja dicuci nya!" ucap Bella saat Cindy hendak mencuci
"besok kamu kuliah pertama kan,, sebaiknya kita istirahat sekarang," ajak Bella
"gak pa pa kali mba, sekarang juga, besok Cindy kuliah nya sore ko, soalnya pagi nya Cindy mau ijin mencari pekerjaan disekitar sini mba,,gak pa pa kan,,?" ucap Bella sambil mencuci piring
Sedangkan Bella duduk menemani Cindy.
"Apa,,,!! kamu mau cari kerjaan ditempat lain,,?" tanya Bella kaget
"iya mba, emang kenapa?" tanya Cindy
"bukannya kamu akan bekerja di kantor Adrian,,?" tanya Bella
"kayanya gak deh mba,, Cindy mau cari kerja ditempat lain aja, Cindy malu mba,," ucap Cindy pelan
"malu kenapa,, kamu kan pakai baju,,?" tanya Bella
"mba Bella ada-ada saja bukan malu karena Cindy gak pakai baju mba,,tapi malu karena Cindy kaget Adrian yang sekarang sudah jadi pria hebat mba,," jawab Cindy
"kenapa,, itu bagus kan?" tanya Bella
Karena sejak percakapannya dengan Adrian dikantor saat Bella melihat kegalauan dihati dan kecewa Dimata Adrian, Bella bertekad untuk mencari tau dari Cindy.
Selesai mencuci piring Cindy mendekati Bella dan ikut duduk disebelah nya,,
"iya mba bagus banget mba,, Adrian sudah menjelma menjadi laki-laki tampan, berkharisma, bos dari seluruh karyawan nya, dan bos dari setiap bisnisnya..' jawab Cindy
"Cindy seneng mba bisa bertemu Adrian lagi, dan gak nyangka banget Adrian bisa se sukses sekarang,, tapi sudahlah mba, biar aja Cindy dengan kehidupan Cindy dan biarkan Adrian fokus dengan kehidupan nya,, Cindy gak mau jika terlalu dekat dengan Adrian, akan membuat Cindy suka dengan Adrian lagi seperti dulu, karena Cindy tau Adrian yang dulu dan sekarang berbeda." ucap Cindy akhir nya.
"udah yukk mba,, kita tidur besok mba kerja kan,, besok Cindy boleh ya nebeng mba Bella sampai depan,,?" tanya Cindy
Mereka berjalan menuju kamar masing-masing,, sampai didepan pintu kamar
"iya,boleh ko, yasudah kita istirahat,, selamat malam Cindy " ucap Bella
"selamat istirahat mba" jawab Cindy
__ADS_1