Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab.71 Undangan Silvi


__ADS_3

"ibu bangga sekali padamu Bella, kamu tidak menjadi orang yang pendendam.." ucap nenek


"akh ibu, Bella memang sudah tak ingin meratapi masa lalu Bella Bu, lagi pula biar bagaimanapun mereka juga ada ikatan darah dengan Ayu, asalkan mereka tidak berusaha merebut Ayu dari Bella, Bella mengijinkan mereka untuk bertemu Ayu.." jawab Bella


"oiya mba, itu undangan kapan mau disebar,,?" tanya Cindy


"nanti saja tanggal 1 Juli mungkin,, ini kan baru akhir Mei, jadi masih ada waktu sebulan lah, kalau disebar sekarang yang ada nanti mereka pada lupa pas hari H.." jawab Bella


"iya bener banget mba,,ehmm mba boleh gak Cindy nanti malam pergi hangout sama Baim dan beberapa teman kampus lainnya, sekedar makan malam aja ko,,?" jawab Cindy


"boleh, asalkan kamu bisa menjaga dirimu jangan ikutan yang lain mabuk, dan ingat disana pasti ada Silvi,jangan pernah kamu tergoda bujuk rayu atau tantangan dari dia,, lebih baik hindari saja.. mengerti,!" ucap Bella


"okey mba siap,, nanti aku dijemput Baim ya mba,, gak malam-malam ko,,makasih mba Bella," ucap Cindy


Terdengar bunyi Hp berbunyi pesan. Cindy segera berlari kekamar untuk melihat pesan.


" Cindy, nanti aku jemput jam 7 ya,," begitu bunyi pesan Baim


Cindy melirik jam dinding diatas kamarnya


"akh, masih ada waktu banyak aku bisa tidur dulu sebentar." gumam Cindy


****


Didalam mobil yang dikendarai ayah Bastian,,


"untung nya Bella, tidak memperpanjang masalah kemarin mah,,!" ucap ayahnya


" iya pah,, dan kita diperbolehkan datang untuk bertemu Ayu,, " jawab ibunya


" oke berati sudah ya, jangan ada pikiran untuk merebut Ayu dari Bella ya mah, kita bisa mengadopsi anak atau menggunakan bayi tabung jika Bastian dan Yuni mau,,!" jawab ayah


"iya mah,pah kata dokter Bastian mungkin tidak bisa melakukan hubungan intim dengan baik, tapi Bastian masih bisa mengikuti program bayi tabung,," ucap Bastian


"ya sudah,, kalian berusaha lah, semampu kalian, semoga Tuhan mengizinkan kalian mendapatkan keturunan.." jawab ibunya

__ADS_1


"aamiin,,,!!" bersamaan


"berati kita harus datang di acara pernikahan Bella nanti, aku akan atur jadwal kerja ku agar kosong ditanggal itu.." ucap ayahnya


****


Malam pun akhirnya datang,,, Baim yang telah menunggu Cindy diruang tamu sedang ngobrol dengan Bella dan nenek.


"Baim, mba minta tolong kamu jaga Cindy disana nanti, jangan sampai teman kamu yang bernama Silvi berhasil membujuk Cindy untuk minum dan mabuk,,!" ucap Bella


" mba Bella, ko kenal Silvi,,?" tanya Baim


"iya,, mba kenal Silvi dan Jihan, karena ulah mereka mba sampai seperti sekarang, dan mba gak ingin hal sama terulang ke Cindy,,!" jawab Bella


"oohh,,, mba Bella tenang aja, Baim pastikan Cindy akan baik-baik saja.. Baim janji,,!" ucap Baim


"syukurlah,, oiya pulang nya jangan terlalu malam ya.sebelum jam 12 kalau bisa." ucap Bella


"okey mba siap,," jawab Baim


Tak lama Cindy pun keluar, sudah memakai Dress sebetis dengan warna pastel yang lembut dan ada pita di bagian belakangnya, Cindy tampak cantik dan juga manis mengenakan dress yang dia pinjam dari Bella.


" wah syukurlah kamu bawa mobil,, aku tuh bingung pakai baju apa ya, dress gak ada, mau pinjam mba Bella masih ragu bagaimana kalau nanti kamu bawa motor,, kan ribet naik nya,,untung pas kamu datang aku liat dari jendela kamu bawa mobil jadi aman deh,, oiya ini mobil siapa,,?" jawab Cindy


"ha-ha-ha,, iya kali aku bawa motor, kan pasti kamu juga pakai dress,," jawab Baim


"ini mobil ku, dulu memang aku selalu bawa mobil, tapi aku sempat bosan jadi ku ganti dengan motor.." jawab Baim


"oiya Baim, aku gak nyangka loh ternyata Cafe favorit ku itu punya kamu,,!" ucap Cindy


"siapa bilang,, jangan ngarang deh,,!" ucap Baim mengelak


"alah,, udah gak usah ditutupi lagi, aku sudah tau ko, aku pernah lihat kamu duduk bersama sepasang orang yang usianya sudah paruh baya, dan kata pelayan Cafe, itu orang tua mu dan Cafe itu pun milikmu,,, ya kan ya kan,,!" kata Cindy


"yah ketauan deh,,, tapi masih mau nyemil disitu kan,,?" tanya Baim

__ADS_1


"iya lah,, itu kan Cafe favorit aku,, siapapun pemilik nya, aku gak ada masalah yang aku suka kan dessert nya,," jawab Cindy


"oohh,, jadi kamu suka sama dessert nya aja nih,,, kalau sama pemiliknya suka gak,,?" tanya Baim


"Hah,,!! apa Baim,,?" tanya Cindy


" aku tanya kamu suka gak dengan pemilik Cafe itu,,?" tanya Baim


" ya suka lah, kamu kan teman ku, masa iya aku tidak suka dengan mu,,!" jawab Cindy


"maksudnya bukan suka seperti itu Cindy,, sudahlah lupakan saja.. sebentar lagi kita sampai,," ucap Baim


Mobil berbelok kedalam sebuah diskotik yang malam itu terlihat lumayan ramai pengunjung, terlihat dari adanya beberapa kendaraan yang parkir diarea parkir. Baim pun mencari tempat parkir kosong, lumayan agak lama hingga akhirnya dia mendapatkan tempat kosong.


"padahal baru jam 8 kurang ya, udah ramai begini tumben,,," gumam Baim ada rasa aneh malam itu.


Mereka segera keluar dari mobil, dengan menunjukkan undangan dari Silvi, dan mereka pun dipersilahkan masuk. Dari luar memang tidak terdengar suara hingar bingar musik, tapi begitu kaki melangkah masuk, Cindy langsung menutup telinga karena suara musik yang sangat kencang dan keras. Mereka mengikuti pelayan menuju meja yang berada dipojok dengan pencahayaan yang remang-remang.


Cindy berjalan dengan digandeng oleh Baim, agar tidak terbentur kaki meja, karena minim nya cahaya. Cindy yang belum pernah datang ke tempat seperti itu hanya bisa bengong, melihat perempuan merokok, ruangan yang penuh asap rokok, dan juga bau alkohol dimana-mana, sampai Cindy juga melihat ada beberapa orang dipojok duduk setengah tidur entah apa yang mereka lakukan.


Mereka sampai dimeja tempat Silvi merayakan ulang tahun nya.


" akhirnya Cindy, kamu datang juga, dan Baim sayang terimakasih kamu juga mau datang.." ucap Silvi


Cindy diam tak menghiraukan ucapan Silvi, dia menatap wanita yang duduk sambil merokok, dan seperti nya kenal.


"silahkan duduk,, ayoo minum,,!" ucap Silvi


"hei bukankah ini Cindy,, wah kamu ternyata teman Silvi juga ya, dan gak nyangka kamu doyan ke diskotik juga ya,,?" kata Stella


"kamu kenal dengan Cindy juga, Stella,,?" tanya Silvi


"kenal sih gak, cuma pernah ketemu aja sih, cewek ini yang berhasil merebut Adrian dari ku,, entahlah pakai jimat apa dia,, heh, ternyata dia juga hobi ke diskotik,, kalau saja Adrian tau.. pasti seru,, ha-ha-ha,,!!!" ucap Stella


"mba jangan asal ngomong ya,, saya baru kali ini menginjakan kaki saya ditempat seperti ini, saya aja udah gak betah, kalau bukan karena temen sekelas saya ulang tahun gak akan deh datang kesini,,!" jawab Cindy

__ADS_1


"udah-udah,, ayoo kita mulai aja acara nya,," ucap Silvi


Stella yang berniat membalas omongan Cindy, terpaksa ditahan dan kembali duduk dipojok, bersama laki-laki dan kembali menyandarkan kepala di sofa.


__ADS_2