
Tiba sudah hari yang ditunggu oleh pasangan yang akan menjadi calon pengantin tak lama lagi, sudah dari dua hari yang lalu tenda sudah dipasang, kursi sudah datang, dan kemarin pelaminan pun sudah siap digunakan.
Cindy yang sejak kemarin menginap dirumah Bella ikut sibuk membantu mempersiapkan hal kecil lainnya. Pagi hari ini acara tepat jam 08:00 pagi akan dimulai ijab qobul.
Bella yang dari pagi sudah bangun tak kuasa menahan detak jantung nya yang berdetak lebih cepat dari biasanya, tapi karena ada Cindy agak sedikit tenang ada teman berbagi bercerita. Jam 07:00 Bella sudah cantik sekali dengan kebaya putih dan rok batik juga sanggul dikepalainya, ditambah dengan riasan pengantin di wajahnya.
Ruang tamu kali ini disulap menjadi tempat ijab qobul, siap dengan meja dan beberapa perlengkapan lainnya. Mama dan papa Cindy sudah hadir, begitu juga Adrian dan Alex, serta beberapa tetangga untuk dijadikan saksi pernikahan.Tinggal menunggu rombongan mempelai pria datang dan pak penghulu.
08:15 keluarga Ariel pun tiba, menggunakan dua buah mobil dan membawa beberapa seserahan layaknya acara pernikahan.
" silahkan masuk,,,!" ucap nenek
Ariel yang juga sudah duduk, menanti datangnya Bella. Tak lama kemudian pak penghulu pun datang,,
" permisi, maaf saya agak terlambat,?!" ucap penghulu
" tidak terlalu terlambat pak,,!" jawab Ariel
" baiklah, kita mulai saja acara ijab qobul nya, dimohon mempelai wanita untuk ikut duduk disamping..!" kata penghulu
Cindy yang mendengar, langsung menuntun Bella berjalan menuju ruang tamu, duduk disamping Ariel, dan dipakaikan selendang putih menutupi kepala kedua mempelai.
" kita mulai sekarang ya, mas nya dengarkan saya baik-baik lalu setelah tangan saya hentakan masnya baru mengulang apa yang tadi saya ucapkan ya,,, mengerti,,!" ucap penghulu
" iya pak,,!" jawab Ariel
" Bismillahirrahmanirrahim, saya terima nikah nya Bella Anindita binti Suryo dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan satu set perhiasan emas dibayar tunai,,!" ucap penghulu sambil menghentakkan tangan nya
Ariel dengan lancar berhasil mengulang apa yang diucapkan penghulu tadi.
__ADS_1
" bagaimana saksi,,, sah,,!! sah,,!!" tanya penghulu kepada tamu saksi yang hadir
" sah,, sah,,!!!" jawab serempak
" Alhamdulillah,,!" jawab penghulu lalu membacakan doa (yang hanya penghulu yang bisa he-he-he) Lalu memberikan buku nikah mereka.
Ariel pun memakai kan cincin dijari Bella, mencium kening Bella, Bella yang tak kuasa menahan tangis hingga menetes kan air mata.
Selesai acara ijab qobul pak penghulu dipersilahkan untuk makan. sedangkan kedua mempelai masuk kedalam kamar untuk berganti pakaian.
Sebelum berganti pakaian selanjutnya mereka sarapan, karena mereka akan susah untuk makan jika sudah berada di pelaminan.
Dengan memakai pakaian adat Sunda pengantin duduk di pelaminan berikut orang tua mereka dan menanti datangnya tamu undangan.
Tamu datang silih berganti, termasuk Baim pun hadir, juga keluarga Bastian pun datang. suasana hangat dan ramai disertai iringan organ tunggal dengan penyanyi yang mendapat banyak request lagu.
Waktu pun beranjak siang, kedua mempelai kembali kedalam rumah untuk makan siang, hingga menjelang sore mempelai kembali berganti pakaian, kemudian duduk diatas pelaminan lagi.
" Cindy, kamu kapan akan menyusul seperti Bella,,?" tanya Leon
" apaan sih pah, Cindy baru 21 tahun kali, belum mikir soal pernikahan, ada juga mama sama papa tuh yang duluan nikah.!" jawab Cindy
" bener juga ya,, ha-ha-ha daripada maksa kamu yang belum mikir kearah sana, mending papa aja yang nikah duluan sama mama kamu... he-he-he,,!" balas Leon
" sayang, memangnya target nikah kamu usia berapa,,?" tanya mama
" yah, paling usia 25 lah mah,, biar lebih matang juga, dari segi usia, pikiran,dan mental..!" jawab Cindy
" tuh dengar Adrian, Baim, kalau kalian suka dan serius dengan Cindy berusaha lah, secara sportif ya sebagai laki-laki sejati. karena pada akhirnya biarkan Cindy yang akan memilih dengan hatinya.!" ucap Leon
__ADS_1
" tenang aja om, Adrian udah terbiasa nunggu Cindy dari dulu sampai sekarang dan harus nunggu lagi, jadi Adrian pasti bisa lah.!" jawab Adrian
" kalau kamu gimana Baim,,?" tanya mama Cindy
" Baim, besok akan kembali ke Jerman Tante, meneruskan bisnis keluarga disana, agak berat memang,,!" jawab Baim
" gak takut kalau Adrian nyuri start nih,,?!" ledek Leon
" ha-ha-ha gak lah om, setiap orang udah ada jodoh nya masing-masing om, dan namanya jodoh gak akan kemana-mana om, seperti om dan Tante aja, berpisah lama karena Tante itu jodoh nya om ya pasti ketemu lagi kan..!" jawab Baim
" ha-ha-ha bener juga ucapan kamu Baim,, yang penting kamu berusaha berbakti kepada orang tua mu dulu, teruskan bisnis nya.jangan lupa sampaikan salam om untuk orang tua mu, siapa tau nanti kita bisa bekerja sama." jawab Leon
Pemandangan dimeja lain keluarga Bastian dan juga Ayu duduk bersama, Ayu yang sudah mulai mengerti adanya dua keluarga, Oma dan opa Ayu terlihat menyayangi Ayu, begitupun Bastian dan istri nya.
Hingga hari menjelang malam,tamu masih ada yang datang dan keluarga dekat pun belum ada yang pulang. sampai waktu menunjukkan pukul 21:00 tamu sudah sepi, pengantin sudah masuk kedalam. Keluarga dekat masih ada dirumah Bella hanya Baim dan Adrian yang sudah pulang karena besok masih harus bekerja.
" Bella, nenek, apakah boleh Ayu tinggal dengan kami sampai hari Minggu nanti,,? Minggu sore akan kami antar pulang,,?" ucap Bastian
" Ayu, apa kamu mau menginap dirumah Oma,,?" tanya Bella
" kalau ibu mengijinkan Ayu mau,,!" jawab Ayu
" baiklah, silahkan kamu boleh membawa Ayu, jangan lupa Minggu sore tolong diantar pulang.!" ucap Bella
" terimakasih, kalau begitu karena hari juga sudah malam, kami permisi dulu..!" jawab Bastian
" Ayu, ayo ikut ayah, kita nginap dirumah Oma, gak usah bawa baju banyak sayang, bawa secukupnya aja, nanti kita beli baju besok,,!" jawab Bastian
Ayu beserta keluarga Bastian sudah pergi meninggalkan rumah Bella. Keluarga Ariel pun pamit untuk kembali ke hotel. sementara Ariel menginap dirumah Bella. Leon pun ikut pulang, Windy dan Cindy juga menginap dirumah Bella.
__ADS_1
Karena lusa Bella dan juga rombongan keluarga Ariel akan melakukan perjalanan kembali ke London, untuk merencanakannya acara resepsi pernikahan mereka. karena jauh nenek dan Ayu tidak ikut, karena Ayu pun harus sekolah, tidak bisa ijin terlalu lama.
Setelah semua hening, dan masuk kamar masing-masing, tak perlu waktu lama semua sudah terlelap karena kelelahan mengikuti proses pernikahan sampai selesai.