
"mumpung Bella sedang ada di sini, sekalian saja kita tentukan tanggal pernikahan nya,, nanti menikah nya dirumah Bella, lalu resepsi pertama di Jakarta, resepsi kedua di London sekalian bulan madu gimana,,,?" tanya mama Ariel
"Hah,, menikah apa tidak terlalu cepat Tante,,?" tanya Bella
"mulai sekarang kamu panggil kami papa dan mama,,, memang nya kenapa,, usia kalian juga sudah cukup kan,,, nanti bella tanyakan hari dan tanggal yang pas dengan ibu mu,, dan kami disini juga mencari tanggal yang pas juga,, lalu kita cocokan dan cari solusi jika tidak ada tanggal yang cocok,,?" jawab mama Ariel
" baiklah mah,, tapi boleh tidak jika nanti dirumah Bella kita melakukan ijab qobul saja, dan mengundang beberapa teman kerja dan tetangga saja,, tak perlu perayaan mewah,," kata Bella
"okelah,, kalau itu mau mu,, tapi disini akan tetap ada perayaan ya,, kamu tidak bisa menolak,,!" ucap mama Ariel
"kalau disini terserah mama dan papa aja,," ucap Bella
" oiya pah,, setelah menikah Ariel dan Bella akan tinggal di Jakarta ya,, karena kan sebentar lagi perusahaan kita di Jakarta akan segera dibuka juga,, biar Ariel yang urus." kata Ariel
"oke lah kalau begitu,, tapi ingat sering-sering berkunjung ke London,, jangan lupakan mama,," jawab mama Ariel
"mama nih,, nikah aja belum udah keburu pesan pesan segala..sudah ya mah Ariel mau ajak Bella keliling London, mumpung weekend," jawab Ariel
"memang kapan kamu kembali ke Jakarta,,?" tanya papa Ariel
"seperti nya hari Selasa om,eh pah,,jika tugas saya disini selesai,," jawab Bella
"terimakasih mah pah, sudah berkenan menerima Bella apa adanya, untuk bergabung dengan keluarga kalian,, ini anugerah terindah yang Tuhan kasih ke Bella,," ucap Bella
"iya Bella,, kamu akan segera menjadi anak mantu kami,," jawab mama Ariel
Setelah mereka berpamitan, keluar mereka berkeliling kota London, kali ini sambil berpegangan tangan.
Karena hari akan menjelang sore, Ariel pun mengantar kan Bella kembali ke hotel, dengan perasaan bahagia karena mereka sekarang bisa mengekspresikan hati mereka. Sampai di lobby hotel.
"Ariel, kamu harus bisa menerima aku sepaket dengan Ayu ya,, tolong jangan kamu beda-beda kan Ayu dengan anak kita kelak, sayangi Ayu dan aku dengan tulus." ucap Bella
"itu pasti,, aku sudah menunggu mu dari lama, kalian hal terindah bagi ku." jawab Ariel
Ariel pun pergi pulang. Bella segera berjalan menuju kamarnya, dilorong kamar bertemu Adrian.
"dari mana kamu Bella,,?" tanya Adrian
"aku bertemu dengan Ariel dan keluarga nya tadi,," ucap Bella
"lalu bagaimana mereka merestui kalian kah,,?" tanya Adrian
__ADS_1
"Alhamdulillah pak,, orang tua Ariel baik dan bisa menerima aku dan Ayu,, kami juga akan menentukan tanggal pernikahan,," ucap Bella
"wah,, baguslah, aku ikut senang mendengar nya,, kamu berhak bahagia Bella, semoga Ariel memang jodoh mu,,jika kamu butuh bantuan ku, katakan saja,,!" ucap Adrian
"iya pak, terimakasih,, saya permisi mau kedalam,," jawab Bella masih dengan senyum menghiasi wajah nya.
****
Seharian ini Cindy diam dirumah,, sudah bosan dan ingin segera hari Senin, kangen kerja. Dari pagi dia sudah masak, makan, tidur, nonton tv, main dengan Ayu ha-ha-ha sampai dia guling-guling dikasur, telepon mama, sampai dia bosan, ingin jalan-jalan tapi takut nyasar ha-ha-ha 😂
Saat sedang duduk bersantai diteras depan Hp nya berbunyi..
"iya halooo,,, maaf ini dengan siapa,,?" tanya Cindy
"Cindy,, kamu sudah lupa dengan suara ibu,, ini Bu Imelda,,!" jawab Imelda
"ya ampun, Bu Imelda apa kabar Bu,,??" tanya Cindy
"ibu baik Cindy,, kamu sedang apa,,?" tanya Imelda
"ha-ha-ha sedang bosan Bu dirumah,,kangen kerja,, ibu sendiri sedang apa,?" tanya Cindy
"yah,,, kita gak ketemu lagi dong Bu,, suami ibu galak gak, akh ibu bikin Cindy takut aja nih besok, yang tadi nya kangen kerja, malah jadi takut kerja,,," ucap Cindy
"kamu harus semangat, siapapun bos nya lagian suami ibu itu orangnya baik dan sabar ko,, kamu jangan takut,," ucap Imelda.
"oke deh Bu,, oiya bu kemarin ibu kebanyakan kembalikan uang Cindy,, uang Cindy hanya terpakai 300ribu loh Bu,, ini lebihnya besok Cindy titip ke suami ibu yah,,!" ucap Cindy
"eehh,, jangan, ibu belum cerita ke suami ibu mengenai penyakit ibu, kalau kamu kembalikan ke suami ibu, nanti dia bingung, udah uang itu bukannya kelebihan tapi memang sudah rezeki kamu, ibu ikhlas sama hal nya kamu juga ikhlas membantu ibu kemarin,, jangan berfikir untuk dikembalikan ya,, udah ya ibu hanya mau bilang itu aja, dah Cindy,," ucap Imelda
"terimakasih ya Bu,," ucap Cindy
Telepon pun berakhir, dengan kebingungan bagi Cindy. Baru saja hendak meletakkan HP nya, sudah berbunyi lagi kali ini Adrian.
"Halooo Cindy sayang,, kangen banget sama kamu deh, kamu nih kalau aku gak telepon pasti kamu juga mau telepon aku,,!" suara Adrian yang sudah marah
"kamu itu nelepon mau marah-marah apa mau ngobrol,,?" tanya Cindy
"lagian aku, kan mana tau kalau kamu disana kapan tidak sibuk nya,,," ucap Cindy lagi
"ya mau ngobrol lah,, kamu gak kangen ya sama aku, gak nanyain aku kapan pulangnya,,?" tanya Adrian
__ADS_1
"oke aku tanya ya,, kapan kamu pulang,,?" tanya Cindy
"Cindy,,,,!!!!" teriak Adrian
Cindy sampai menjauhkan Hp dari kuping nya.
"kamu nih,, gak ditanya salah, ditanya malah jerit-jerit gitu, mau bikin kuping aku tuli ya,,!!" jawab Cindy
" Cindy aku tuh kangen sama kamu,, aku akan pulang hari Selasa,, aku akan bawakan kamu sesuatu,, pasti kamu suka,," ucap Adrian
"hari Selasa,, ko cepat banget pulang nya,," jawab Cindy padahal dia senang tau Adrian akan segera pulang.
"jadi kamu pengen aku lama disini, apa gak pulang sekalian gitu ya,,!!" ucap Adrian
"ha-ha-ha marah lagi,, sensi amat sih,, maksud aku emang kerjaan kamu disana udah selesai,, ya kalau belum selesaikan aja,,gitu loh,," jawab Cindy
"akh alasan,, bilang aja kamu seneng aku disini jadi kamu bisa deket-deket dengan Baim kan,,!" kata Adrian
"ha-ha-ha ko kamu tau sih,,!!" ucap Cindy
"Cindy,,,,!!!" jerit Adrian lagi
(Kali ini kayanya kuping Cindy beneran tuli deh ha-ha-ha 😂)
"eh,, bukan gitu, udah akh kamu teriak-teriak mulu sakit kuping aku,, pokoknya kalau memang pulang, nanti hati-hati,," ucap Cindy
"nah gitu dong,, perhatian dikit kek sama aku,," ucap Adrian
"emang tadi aku perhatian ya,,?" tanya Cindy
"bodo amat akh,, awas ya kamu Cindy, kalau berani macam-macam sama Baim, aku bikin perkedel dia nanti,,!" ucap Adrian
"gak,, kamu tenang aja aku gak macam-macam ko sama Baim,, yah paling ikut nebeng motor nya Baim aja kali ya,," ucap Cindy
"Hah,, Cindy kamu kuliah bareng sama Baim, naik motor, kamu pasti peluk-peluk dia juga ya,, huuuhhhh Cindy kamu bikin aku pengen pulang sekarang,,!!" teriak Adrian
"ha-ha-ha,, Cindy tertawa keras,, udah udah kamu selesaikan pekerjaan mu, baru pulang, aku gak akan macam-macam ko disini,, jangan teriak-teriak nanti urat kamu putus,, udah sore nih,, mau mandi dulu bye,," ucap Cindy
Cindy gak bisa membayangkan jika Adrian betul-betul tau Cindy kuliah bareng Baim, bisa mendadak jadi chef Adrian yang bikin perkedel Baim nih..
Masuk kedalam karena hari sudah sore,, karena kata mama anak perawan pamali duduk didepan sendirian ha-ha-ha
__ADS_1