Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab. 89 Makan Malam


__ADS_3

" haloooo pah,, woiii ko bengong gitu sih liat nya, terpesona ya sama kita berdua,, he-he-he. mama biar udah berumur masih tetep cantik kan pah, gak kalah dengan Cindy kan,,!" ucap Cindy promosi


" iya mama kamu, dari dulu memang tidak berubah tetap cantik, sampai anaknya pun tertular cantiknya.!" balas Leon


" aduh,, kalian ini bikin Mama malu deh,,!" jawab Windy


" ya sudah mari kita berangkat ke rumah Oma,,!" ajak Leon


Mereka berjalan kemobil, dan mobil pun segera pergi meninggalkan rumah Leon bergerak keluar gerbang.


Butuh waktu 45 menit untuk sampai kerumah orang tua Leon, dan mobil pun kini sudah berdiam di gerbang utama, menunggu satpam membuka gerbang. Tak lama mobil pun masuk kedalam halaman luas dan berhenti.


Mereka keluar dari mobil dan berjalan kedalam rumah, tak lupa Leon membawa amplop coklat dari rumah sakit hasil tes DNA. mengetuk pintu sebentar.


Didalam orang tua nya sedang menonton tv, tidak menyangka bakal kedatangan anak dan calon mantu serta cucu mereka, karena memang tidak ada janji sebelumnya.


" Leon,,Windy,,Cindy,,!" ucap Oma


" malam mah, pah,,!" jawab Leon


" malam tante, om,,!" ucap Windy


" selamat malam Oma, opa,,!" jawab Cindy


Mereka menghadiri orang tua Leon duduk diruang keluarga.


" ada apa ini, kenapa gak ngabarin kalau mau datang,,apa yang kamu bawa itu,,?" tanya papa


" Bi,,,Bibi,,,,!!!"


" iya Nyonya,,ada apa,!" tanya bibi


" makan malamnya tolong agak diperbanyak ya menu nya, ini cucu ku datang..!" ucap mama


" baik Nyonya,,!" jawab bibi kembali ke dapur


" itu apa Leon,, apa itu hasil tes DNA yang kemarin,,?" tanya mama


" iya mah, ini hasilnya. dan benar bahwa Cindy adalah anak biologis Leon mah, pah,,!" jawab Leon


Mama dan papa Leon segera menghampiri cindy, menatap wajah manis Cindy,, memang ada kemiripan dengan Leon.


" cucu Oma,," ucap mama Leon

__ADS_1


" cucu opa juga ini,," ucap papa Leon


" walaupun kami tidak pernah merasakan menggendong dan bermain dengan mu saat kecil, tapi semoga kami tidak terlambat setelah ini mendengar curhatan dari cucu oma,, ya kan pah,!" ucap mama Leon


" iya mah, betul kan nanti setelah Leon dan Windy menikah, semoga dikasih kesempatan Allah, Cindy punya adik biar tambah rame.. ya kan Cindy,,?" tanya papa Leon


" iya opa, betul Cindy kan udah punya mba Bella sebagai kakak Cindy, dari dulu Cindy pengen banget punya adik, tapi adik darimana mama aja gak pernah mau buka hati kalau ada laki-laki yang naksir mama..!" jawab Cindy


" jadi mama pernah ada yang naksir ya,,?" tanya Leon


" iya pah, tapi mama gak mau katanya masih ingat dengan kebaikan papa dulu, Cindy bilang aja kenapa mama gak cari papa.. tapi jawab mama sok puitis deh katanya biar waktu yang akan menemukan kami,,cieee,!!" jawab Cindy


" ha-ha-ha,,!!!! tapi bagus lah kalau mama mu gak nerima laki-laki lain dan masih mengenang papa, berati mama mu masih berharap sama papa kan,,, he-he-he,,!" ucap Leon menyenggol lengan Windy


" Nyonya, makan malam sudah siap,,!" ucap bibi


" oke,, sudah bercanda nya, sekarang kita makan malam dulu. mari Windy, Cindy,,!" ajak Oma


" Windy, kan sudah mama bilang panggil aku mama, kenapa malah Tante lagi, panggil mama ya,,!" perintah mama Leon


" baiklah mah,," jawab Windy


Mereka berjalan ke meja makan, dimana sudah terhidang beberapa menu makanan yang mulai dari ayam goreng, rendang, sayur sop, capcai, sambal goreng kentang, kerupuk, tempe tahu goreng, menu rumahan yang menggugah selera ditambah dengan es jeruk dan air putih ditiap teko air.


" kalian harus secepatnya melangsungkan pernikahan,,!" ucap Oma


" iya mah, nanti setelah pernikahan Bella sekertaris nya Adrian menikah, sebulan kemudian baru kita akan menikah mah,,!" jawab Leon


Windy yang kaget menoleh kearah leon.


" sebulan kemudian,, oke lah, tapi tak perlu ada perayaan mewah kali ya,,!" ucapa Windy


" kalau itu gak bisa sayang, walaupun ini pernikahan kedua buat Leon, tapi Leon kan anak mama satu-satunya dan kamu pun belum pernah merasakan namanya jadi ratu sehari kan, kalau untuk resepsi serahkan sama mama aja ya,,!" jawab mama


" dan lagi Windy, rekan bisnis papa dan Leon itu banyak, juga teman arisan mama lebih banyak lagi, jadi mereka harus tau dan harus diundang, agar mereka tau kamu juga istri sah Leon.!" jawab papa


" ya sudah terserah mama dan papa aja deh,,tapi boleh kan ijab kabul nya nanti dirumah Windy di Bandung,,?" tanya Windy


" iya boleh juga seperti itu,," jawab mama


" berati kalau sebulan setelah pernikahan mba Bella itu tanggal 6 Agustus dong,,!" ucap Cindy


" iya tanggal 6 Agustus mama pertama kali bertemu dengan papa kamu," jawab Leon

__ADS_1


" wah pantesan kamu minta sebulan kemudian,, ternyata itu hari bersejarah kalian ya,,!" ucap papa


**


" Selesai makan malam, mereka bersantai diruang keluarga.


" kalian menginap lah disini, besok kan hari Sabtu weekend juga,!" ajak Oma


" iya betul, besok kita bersama-sama kerumah sakit menengok Imelda,!" jawab opa


" bagaimana Windy, Cindy,,?" tanya Leon


" aku terserah cindy aja,,!" jawab Windy


" wah, curang nih mama cari aman ya, dilimpah ke Cindy ,, ya udah deh kita nginep disini..!" jawab Cindy


" ha-ha-ha,,,!!!" mereka tertawa bersama


" ya sudah, Windy, Cindy kita pindah kamar Oma aja yuk,,!" ajak Oma


Mereka berjalan beriringan, menuju kamar mama Leon, masuk kedalam dan duduk di sofa.


" coba kalian berdua kesini deh kira-kira ada gak baju Oma yang kalian suka,,,?" tanya oma


Windy dan Cindy berpandangan,,


" kalian kan akan menginap disini, jadi gak mungkin dong kalian pakai dress ini sampai kalian tidur nanti,,!" ucap Oma


" ha-ha-ha iya juga Oma,, bener-bener, coba Cindy liat ya..!" ucap Cindy berjalan kearah lemari


Meskipun Oma sudah berumur, tapi dia masih menyimpan baju saat dia masih muda dulu bahkan saat Oma masih gadis dulu, bukan karena Oma pelit tidak mau berbagi, tapi karena Oma sayang dengan baju-baju itu. justru jika ingin berbagi Oma lebih sering memberikan yang baru daripada bekas dia pakai.


Oma mengeluarkan setumpuk pakaian saat Oma gadis, dan mengeluarkan setumpuk pakaian saat Oma baru menikah, masih terawat dengan rapi dan bagus.


" yang ini waktu Oma, belum menikah mungkin ada yang cocok dipakai Cindy, kalau yang ini saat Oma baru menikah siapa tau ada yang kamu sukai Windy,, kalian bisa pakai saat kalian menginap disini selanjutnya..!" ucap oma


" ini mah Cindy suka semua Oma,, model nya gak norak, beberapa ada pakaian resmi nya juga, ada pakaian santai, pakaian tidur, ada dress juga,, wah komplit nih,, buat Cindy semua boleh Oma,,?" tanya Cindy


" boleh,, tapi gak usah dibawa pulang ya,, jadi untuk salin kalau kalian menginap disini. nanti Oma simpan dilemari tamu yang nanti akan jadi kamar kamu kalau kamu nginap disini,,!" jawab Oma


" terimakasih ya mah,, mama baik sekali dengan kami, Windy terbaru sekali bisa diterima dengan baik disini..!" jawab Windy berkaca-kaca


" sudah gak usah nangis,, kita kan udah bersama kita harusnya bahagia,,!" ucap Oma

__ADS_1


Tak terasa waktu semakin beranjak mendekati malam,,


__ADS_2