
Pukul 06:00
Senin pagi hari nya, Cindy sudah bangun lebih awal meskipun Cindy memimpin kantor cabang Leon Coorporation dia tidak pernah menempatkan dirinya sebagai bos kepada karyawan nya, tapi dia juga bisa bertindak sebagai profesional kepada rekan bisnisnya.
Sudah rapi dan siap kantor, dibangunkan Adrian.
"sayang bangun, kerja woii kerja,,,!" ucap Cindy tapi yang dibangunkan tak kunjung bangun.
Cindy membungkukkan tubuhnya dan memberikan Adrian morning kiss di kening, kedua mata, kedua pipi, dan terakhir di bibirnya. "sayang bangun udah jam 6 lebih loh, nanti telat, belum mandi, sarapan, antar aku,,!" ucapan Cindy lembut
Adrian membuka mata, dan tersenyum melihat tingkah istri nya yang sudah mulai bisa memanjakan nya tanpa perlu diminta.
"nah gitu dong sayang, yang lembut kalau bangunin aku, jangan teriak-teriak,,!"
"oke oke,, ya udah cepat bangun,!"
Adrian bangun dan berjalan ke kamar mandi, sementara Cindy membereskan kasur dan menyiapkan pakaian kerja Adrian dan diletakkan diatas kasur. Ya khusus kamar Cindy tidak mengijinkan Meli untuk masuk, jadi hanya Cindy yang merapikan nya.
"sayang aku turun duluan ya, pakaian mu udah aku siapkan jangan pakai lama ya,,!" teriak Cindy
"iyaa,,!!" balas Adrian
Cindy sudah keluar kamar menuruni tangga untuk menyiapkan sarapan, disana sudah ada Meli.
"pagi Bu Cindy, maaf Bu mau dibuatkan sarapan apa ya,,?" tanya Meli sopan
"gak usah Meli biar saya aja yang bikin, kamu bantu saya sekedar nya aja,!" jawab Cindy
Cindy mulai membuat telor mata sapi, dia hanya kepikiran untuk buat burger telur.
"oiya Meli, kemarin saya lihat kamu didepan pintu ruang kerja Adrian,, kamu nguping ya,,?" tanya Cindy
Meli kaget dan agak sedikit gelagapan "eh gak ko Bu, bukan mau nguping cuma kebetulan lewat aja Bu,,!" jawab Meli
"kebetulan lewat, terus nempelin telinga kamu di pintu ya,,?" balas Cindy
__ADS_1
Meli diam menunduk,,,
"Meli jujur aja lah, apakah kamu kerja dirumah saya ada maksud dan tujuan tertentu,,?" tanya Cindy
Belum sempat Meli menjawab Adrian sudah muncul.
"sayang, mana sarapan nya,, tadi nyuruh cepet-cepet,,?!" ucap Adrian
"iya sayang ini sudah ready ko,,!" jawab Cindy sambil membawakan dua buah burger dan dua gelas susu.
Sarapan sebentar lalu mereka pergi.
"sayang besok aku bawa mobil sendiri aja yah,,?" kata Cindy
"kenapa,,?"
"nanti kalau kamu anter aku ke kantor dulu, yang ada kamu jadi telat,,!"
"gak telat ko, aku kan jago bawa mobil di jalan,,!"
"nah itu dia aku gak mau karena kamu terburu-buru jadi bawa mobil nya ngebut, itu bahaya,,!" jawab Cindy
"yowes lah,,!" pasrah Cindy
Sampai dikantor Cindy dan sebelum turun dari mobil Cindy menempelkan kedua tangannya ke pipi Adrian "sayang aku masuk ya, kamu hati-hati dijalan aku tunggu kamu jemput lagi ya, dan jangan lupa makan siang,,!" selesai memberikan wejangan Cindy mencium bibir Adrian.
"okey kamu juga ya jangan telat makan,,! love you sayang,,!"
"love you to,,!" balas Cindy sambil keluar mobil dan melambaikan tangannya
Mobil pun meninggalkan gedung dan menghilang dari pandangan. Cindy melangkah kan kaki kedalam.
"selamat pagi Bu Cindy,,!?" security menyapa
"selamat pagi pak, bagaimana selama saya tinggal aman gak,,?"
__ADS_1
"86 Bu aman terkendali,,!"
"oke, kalau ada apa-apa langsung lapor saya ya pak, saya kedalam dulu,,!"
"siap Bu,!"
Masuk ke lobby sudah ada beberapa karyawan yang datang dan mereka saling menyapa. Cindy memang dikenal sebagai pribadi yang ramah kepada siapapun, didalam kantor jika bertemu Cindy pasti menyapa bahkan kepada cleaning servis sekalipun, karena bagi Cindy apapun pekerjaan seseorang selama itu baik halal dan tidak merugikan orang lain walaupun pekerjaan receh akan dapat tempat dihati nya. Berbeda jika seseorang melakukan pekerjaan baik tapi dengan niat yang tidak baik meskipun itu pekerjaan seorang bos tidak akan dipandang olehnya.
Pernah terjadi saat hendak melakukan kerjasama dengan klien baru nya, padahal dirinya baru pertama kali bertemu saat diruang meeting dan benar saja klien yang mengaku bos besar dengan berani mengajak Cindy cinta satu malam dengan dalih apapun jenis kerjasama dengan nya akan berjalan dengan mulus.
Cindy hanya bisa tersenyum jika mengingat kejadian itu, ramah bukan berarti gampangan ya. Begitu lift terbuka dan beberapa orang karyawan dan juga Cindy berjalan menuju ruangan mereka masing-masing.
"selamat pagi Bu Cindy,,!" sapa Caca sekertaris nya
"pagi Ca,, gimana kantor aman gak,,?"
"aman Bu,,!"
Setelah menikah dan kemudian berbulan madu sudah hampir 1 Minggu Cindy tidak bekerja, jadi dia limpahkan tugas kantor kepada Caca, dan bagus nya selama seminggu itu tidak ada hal penting yang membutuhkan tanda tangan nya.
"Ca, saya mau lihat laporan seminggu yang lalu,,!"
"Baik Bu sebentar saya ambilkan,!" jawab Caca lalu keluar
Tak lama Caca kembali masuk dengan membawa beberapa map yang diminta.
Caca adalah sekertaris kepercayaan Cindy, dia sudah bekerja dengan Cindy lumayan lama, sudah paham apa keinginan Cindy. dan Caca juga termasuk wanita yang tegas dan memiliki perinsip kerja yang sama dengan bos nya.
"ini Bu laporan yang ibu minta,,!" caca menyodorkan map
"oke makasih ya, oiya Ca, apakah hari ini ada jadwal dengan tender,,?!"
"hari ini kosong Bu, tapi mulai besok dan kedepannya sudah terjadwal Bu,! dan saya sudah kirim ke email ibu, beberapa berkas dari klien baru."
"okey,, baiklah kamu bisa lanjutkan pekerjaan kamu..!"
__ADS_1
"permisi Bu,!" balas Caca membungkuk kan badan dan keluar.
Cindy meneliti laporan Minggu lalu, tak ada yang perlu diperhatikan, Cindy beralih ke laptop nya membuka dan membaca email, sebenarnya Cindy sudah tau kalau Caca sudah kirim email tapi karena Cindy tak ingin membawa pekerjaan kedalam rumah tangga, jadi dia memilih akan membaca email saat sudah masuk kerja.