
Sementara itu dirumah Bella, nenek yang dari sore sejak Bella pulang kerja sudah pergi ikut dengan rombongan ibu pengajian untuk menghadiri undangan pengajian dirumah seorang ulama yang jarak rumah nya lumayan agak jauh. Bella yang menonton tv sendiri karena Ayu sudah lebih dulu tidur sambil menunggu nenek pulang, dikagetkan dengan suara dering telepon.
Beranjak menuju kamar untuk mengambil Hp nya dan kembali ke ruang tamu.
" kamu belum tidur sayang,,," Ariel video call
" belum, aku masih menunggu nenek, dalam perjalanan pulang dari pengajian,, kamu sendiri juga belum tidur,,!" tanya Bella
" ya belum lah, aku dan keluargaku ini kamu bisa lihat kan sedang packing, karena mama minta besok berangkat ke Indonesia, tidak jadi lusa.!" jawab Ariel
" walah,, iya pada sibuk ya,, besok aku baru akan membagikan undangan, besok berangkat nya hati-hati jika sudah sampai hotel kabari,, segeralah tidur.!" ucap Bella
" oke besok memang penerbangan pagi sekali jam 05:00,,mungkin akan sampai Indonesia sekitar jam 19:00.. ya sudah aku istirahat ya sayang, see you,,!" balas Ariel
Telepon dimatikan. Bella masih duduk sambil menunggu nenek pulang.
****
Pintu kamar terbuka, masuklah dua orang kedalam.
" Windy, kamu disini dulu ya menemani Imelda, aku akan mengantar Cindy kerumah Bella dan aku juga akan pulang kerumah, karena besok aku harus masuk kerja.kamu gak keberatan kan,,?" tanya Leon
" iya mah, Cindy udah janji sama mba Bella mau menemani mba Bella mengantarkan undangan ke beberapa teman nya." ucap Cindy
" iya gak pa pa, kalian pergi aja. aku akan menjaga Imelda disini." jawab Windy
Cindy mencium mama nya dan hendak berjalan keluar, tiba-tiba
" eeeehhh,,,!!! mau ngapain,,?" tanya Windy panik
" mau kaya Cindy, he-he-he,,!" jawab Leon
" belum muhrim,,gak boleh,sudah sana,!" usir Windy
Cindy yang melihat hanya tertawa. Mereka keluar.
****
Tak lama nenek akhirnya pulang, bersamaan dengan Cindy yang juga sudah masuk jalan menuju rumah Bella.
Tok,,Tok,,Tok,!!
Pintu dibuka Bella,,
" ibu, ko malam sekali baru pulang. pasti ibu letih,,!" tanya Bella
Belum sempat dijawab mobil Leon berhenti didepan pagar rumah Bella, turun dan berjalan kedalam rumah.
__ADS_1
" mba Bella, nenek,,!" panggil Cindy sambil berjalan menuju pintu.
" Cindy, mba pikir kamu gak pulang..!" ucap Bella
" selamat malam pak Leon,,!" ucap Bella juga
" iya selamat malam, ya sudah kalau begitu saya permisi dulu, sudah malam,,!" jawab Leon
" oke, dah pa pa,,!" jawab Cindy
" ayolah kita masuk, kita duduk nenek capek sekali,,!" kata nenek
Mereka masuk kedalam,
" nenek capek sekali gak ikut ngobrol ya,mau langsung istirahat aja." kata nenek
" iya nek, nenek istirahat aja,!" jawab Cindy
Cindy pun berjalan kekamar mandi untuk bersih-bersih, lalu tak lama kembali keruang tv, karena Bella masih duduk disana.
" mba Bella, besok jadikan kita bagikan undangan,,?" tanya Cindy
" iya jadi, paling besok kita antar ke beberapa temen mba aja, karena untuk yang kantor bisa saat lusa mba kerja, selebihnya yang jauh paling hanya via pesan saja,,!" jawab Bella
" oke deh,, kita tidur yuk mba, Cindy ngantuk banget nih." ajak Cindy
Mereka masuk kekamar masing-masing.
****
Keesokan paginya, semua tetap berjalan sama hanya saja mulai dari perdamaian keluarga Bastian dan keluarga Bella, Ayu sudah tidak lagi dijaga pengawal yang dikirim Adrian. Bella dan Cindy pun sudah bangun, pagi ini Bella cuti sehari dan mereka berencana untuk menengok Imelda dirumah sakit baru setelah itu mengantarkan undangan. Bella mengeluarkan motor nya.
Sesampainya diparkiran rumah sakit, segera memarkir motornya dan berjalan menuju kamar Imelda, tanpa harus menglapor kebagian resepsionis. Tiba dikamar Imelda Cindy mengetuk pintu.
Tok,Tok,Tok,,!!
Pintu dibuka oleh Windy.
" selamat pagi mah,,!" sapa Cindy
" pagi Tante,,,!" sapa Bella
" pagi,, tumben kamu sedang libur ya, ada apa pagi-pagi sudah ada disini..?" tanya Windy
" ini Tante Bella mau ajak Cindy nemenin anter undangan ke beberapa teman Bella aja, sekalian mau nengok Bu Imelda,, bagaimana kondisinya Tante sekarang,,?" tanya Bella
" kondisinya masih sama, ini baru selesai sarapan minum obat dan kembali tidur..kalian sarapan dulu ya." jawab Windy
__ADS_1
Saat mereka ngobrol di sofa, pintu terbuka muncul Leon dan juga dokter.
" wah ramai sekali pagi ini,, pagi semuanya,,!" ucap dokter
" pagi dok,,!" jawab Windy
" begini, karena semua berkumpul disini dan Bu Imelda juga sedang tidur, saya mau memberi tahu jika sampai saat ini setelah hampir dua Minggu dirawat Bu Imelda belum menampakkan hasil yang baik, malah sebagian otot syaraf nya mulai parah." jawab dokter
" pantas dok, kemarin malam Imelda sempat ingin pipis, tapi dia kesulitan untuk bangun apalagi membuka mata nya, walaupun akhirnya bisa tapi butuh waktu dok.. sedih saya lihat nya.!" jawab Windy
" iya Bu Windy, hasil cek lab pun mengatakan bahwa sedikit demi sedikit otot syaraf Imelda hampir susah untuk berfungsi normal." jawab dokter
" ya sudah saya hanya ingin menyampaikan hal ini, saya permisi kembali keruangan saya dulu,!" ucap dokter lagi
" mah, pah, Cindy pamit ya,, ayo mba nanti keburu siang deh gak jadi sarapan kita..!" ucap Cindy
" oke hati-hati ya,,!" jawab Leon
Tinggallah Leon dan Windy, yang masih diam menatap ranjang Imelda. tanpa sadar tangan Leon memegang pundak Windy, Windy pun terbawa suasana menyandarkan kepalanya ke dada Leon.
" kita tidak boleh meninggalkan Imelda,, aku akan menjaga dan merawat Imelda.!" ucap Windy
" terimakasih sayang, kamu memang wanita yang sama baiknya dengan Imelda, aku beruntung bisa bertemu dengan kalian berdua walau diwaktu yang berbeda." jawab Leon
" sudah ya,, aku mau berangkat ke kantor,, oiya ini uang jika kamu membutuhkan nya, untuk membeli keperluan Imelda atau pun keperluan mu,,!" ucap Leon
" baiklah, kamu hati-hati ya,,!" jawab Windy menerima uang itu.
****
Adrian yang hari ini tanpa sekertaris karena Bella ijin sehari untuk membagi undangan, jadi tugas Bella digantikan oleh Alex. Untung nya hari ini tidak ada meeting karena itu pun Bella berani untuk ijin tidak masuk. Adrian yang dari pagi sudah ada diruangan nya terlihat melamun. Sampai Alex datang pun dia tak menyadari nya.
" permisi pak, diluar ada nona Susan ingin bertemu..!" ucap Alex
Adrian masih diam tak bergeming, benar-benar melamun. Sampai Susan masuk karena sudah tidak sabar.
"Adrian,,,!!" panggil Susan
" eh,, ngapain kamu kesini, Alex kenpa perempuan ini bisa masuk,,!!" ucap Adrian
" saya sudah memberi tahu anda pak, tapi sepertinya anda sedang melamun,,kalau begitu saya permisi,,!" jawab Alex
Alex keluar, Susan langsung berjalan menghampiri meja Adrian. Adrian langsung memprotex dirinya untuk waspada.
" STOP,,,!!! diam disana dan jangan mendekat kemari atau aku panggil satpam, cepat katakan apa maksud dan tujuan mu datang kemari,,!!" ucap Adrian
Susan langsung berhenti,, dan kembali ke sofa,, ada yang sedikit berbeda dari sikap Susan, tidak seagresif biasanya.
__ADS_1