Mencari Gadisku

Mencari Gadisku
Bab.92 Dinner Santai


__ADS_3

Cindy dan Adrian sampai disebuah resto yang bisa dibilang romantis jika suasana dress code nya mendukung, tapi karena malam ini dinner dadakan jadi tanpa ada persiapan kostum. Cindy yang memakai celana jeans dan atasan lengan panjang, sementara Adrian pun mengenakan celana panjang bahan warna hitam dan atasan kaos warna putih dilapisi luaran jaket.


Mereka segera duduk didekat kaca yang menghadap kejalan yang berada dilantai dua. pelayan segera menghampiri mereka. Memperlihatkan buku menu, dan mencatat pesanan mereka, segera pergi.


Tinggallah mereka berdua, diam, menunggu saling bertanya.


" Cindy, apa betul Baim menyukai mu,,?" tanya Adrian memulai obrolan


" kayanya sih iya, soalnya dia pernah bilang suka sama aku,,!" jawab Cindy


" terus kamu gimana,,?" tanya lagi


" ya aku bilang aja, aku belum memikirkan untuk pacaran, aku ingin bekerja ingin sukses, dan jika berkenan aku ingin langsung menikah saja, diusia 25 tahun. gitu,,!" jawab Cindy


" 25 tahun mau menikah,,kamu serius,,?" tanya Adrian


" memangnya kenapa,, salah,,?! aku gak mau pacaran, biarkan waktu ku ini aku pakai untuk bekerja sebelum 25 tahun, baru jika ada yang melamar ku, akan ku pertimbangan untuk menikah..!" jawab Cindy


" ya gak salah sih,, kenapa gak mau pacaran sih,,?" tanya Adrian


Cindy tidak langsung menjawab karena pelayan sudah datang kemeja mereka menaruh makanan.


" aku malas pacaran, buang-buang waktu, nangis-nangis an lah, cemburu gak jelas lah, ribet deh pokoknya, belum lagi kalau pasangan protektif, belum kalau pacar minta macem-macem peluk, cium, aduh males. belum tentu dia yang bakal jadi suami aku.!" jawab Cindy


" jadi selama dulu kita gak ketemu, kamu belum punya pacar ya,,?" tanya Adrian


" iya, sampai sekarang aku belum punya pacar, tapi jangan salah yang naksir aku banyak loh,,!" jawab Cindy


" mama yang selalu ingetin aku, pacaran itu nomor kesekian, tapi bekerja mencari uang itu yang utama.. apa lagi setelah mama ceritakan masa lalu nya, aku semakin menjaga pertemanan ku.." ucap Cindy lagi


" kalau aku ngajak kamu menikah dengan ku,, apa kamu mau,,?" tanya Adrian


" masih ada 4 tahun lagi sampai aku betul-betul siap memilih, dan kamu juga masih ada waktu 4 tahun untuk betul-betul mencari wanita yang tepat untuk mendampingi mu.. jangan terburu-buru,,, semua sudah ada jalan nya." jawab Cindy


" iya, kamu betul semua sudah ada jalan nya, tapi aku takut kalau kamu gak bisa aku dapatkan selama 4 tahun itu..!" ucap Adrian


" ko takut sih,, 4 tahun juga belum mulai, lagian kita itu udah ada jodoh nya, dan kita gak tau siapa jodoh kita, kalau kita gak bisa bersama ya berarti kita gak berjodoh,, jangan mendahului takdir Allah..!" balas Cindy

__ADS_1


Adrian diam mendengarkan Cindy bicara sambil menikmati makanan nya, tak disangka Cindy dengan usia nya yang masih muda, bisa berfikir dengan bijaksana seperti ini.


" oke aku akan menunggu mu,,!" kata Adrian


" boleh aja,, sambil menunggu kamu boleh ko pacaran dengan yang lain, siapa tau kamu cocok dengan yang lain,, dan berjodoh dengan nya.!" balas Cindy


" apa kamu, tau siapa Baim,?" tanya Adrian


" tau lah, dia kan teman kampus ku,,!" jawab Cindy


" kalau tentang Baim yang putra konglomerat di Jerman apa kamu juga tahu,,?" tanya lagi


" aku tau orang tua nya tinggal di Jerman, tapi aku gak perduli dengan keluarga nya dari golongan apa, konglomerat kah, biasa aja kah, atau apa lah.. aku gak tau, yang aku tau dia pemilik cafe favorit ku." jawab Cindy


Mereka menikmati hidangan makan malam mereka,,


" habis ini kamu mau kuantar kerumah sakit atau kerumah Bella,,?" tanya Adrian


" kerumah mba Bella aja deh,, kangen dengan nenek dan Ayu, tapi mampir bentar ke cafe dessert nya Baim ya.. aku mau bawa untuk mereka..!" jawab Cindy senang


Cindy menulis pesan ke mama nya


Mereka segera menghabiskan makan malam, Adrian memanggil pelayan untuk membayar apa yang tadi sudah mereka pesan dan makan.


Mereka beralih masuk ke toko dessert langganannya, setelah berjalan menuruni eskalator dan Cindy memang suka khilaf kalau datang ke toko ini. dia mengambil nampan lalu mengisi nya dengan berbagai macam cake, dan berbagai jenis pastry lainnya.


Sesaat Cindy akan membayar tapi dicegah..


" udah biar aku aja yang bayar,,!" ucap Adrian


" ih,, jangan ini kan aku yang mau beli, bukan aku sengaja minta sama kamu, kecuali kalau aku sengaja meminta padamu,baru kamu yang bayar, sekarang biar aku yang bayar ini ya.!" jawab Cindy


" terserah lah,,!" balas Adrian


Mereka segera keluar menuju parkiran untuk menuju rumah Bella. Setelah 20 menit didalam mobil mereka sampai didepan rumah Bella.


Tok,,Tok,,Tok

__ADS_1


Pintu dibuka oleh nenek yang histeris langsung memeluk Cindy.


" astaga Cindy, ya ampun nenek rindu sekali sama kamu, baru tadi siang nenek ngomong kangen sama Bella dan Ayu, eh sekarang muncul, nyampe juga ya,, rindu nenek ke kamu...!" ucap nenek panjang


Bella yang mendengar suara nenek heboh segera berjalan keluar.


" Cindy, Adrian, masuk-masuk,,,!" balas Bella


" nenek, heboh sendiri sampai lupa ngajak kalian masuk,," kata Bella lagi


" he-he-he iya maaf, maaf, nenek terlalu senang melihat Cindy datang. ayoo masuk,!" balas nenek


Cindy dan Adrian masuk dan duduk diruang tamu.


" mba Ayu mana,, ini Cindy beliin cake kesukaan kita,,, Cindy taruh dilemari ya,,!" kata Cindy berjalan ke dapur, tak lama dia kembali membawa segelas air minum.


" kamu serius, cuti nikah mu 2 hari sebelum hari H.. gak terlalu mepet,,?" tanya Adrian


" gak pa pa lah, kalau dirumah juga aku pasti bakal bosan, toh aku tinggal 3 hari lagi bekerja, setelah itu aku langsung berhenti bekerja. oiya apa kamu sudah membaca surat resaign ku,,?" jawab Bella


" iya sudah, tapi kan setelah menikah kamu tetap harus bekerja selama sebulan kan, agar gaji mu dapat keluar..!" balas Adrian


" oiya, apa perlu ku ganti tanggalnya,,?" tanya Bella


" tak usah lah,, yang penting aku sudah tau ko,,!" jawab Adrian


" oiya Cindy malam ini kamu tidur disini kan,,? nenek kangen masakan kamu,,!" tanya nenek


" iya nek, ini makanya Cindy pulang, karena Cindy mau tidur disini, kemarin Cindy dan mama nginep dirumah Oma,!" jawab Cindy


" ya sudah, kalau begitu aku pamit ya, sudah malam juga, besok aku numpang makan disini ya he-he-he,,,!" ucap Adrian


" beres,,, besok siang kesini ajah..!" jawab Bella


Adrian berjalan keluar diantar Bella, Cindy, dan nenek..


" hati-hati dijalan nak Adrian,,,!" ucap nenek

__ADS_1


" sekarang kita tidur,,, besok waktunya kepasar kita khilaf lagi,,,!" kata Bella sambil merangkul Cindy


__ADS_2