
Adrian langsung mengemudikan mobil nya kembali pulang, Cindy pun mengetuk pintu dan langsung dibuka oleh Bella yang memang sudah menunggu Cindy datang dengan martabak manis nya.
"ini mba, martabak manis nya,, Cindy bersih-bersih bentar ya mba,," ucap Cindy
"oke,, asikkk" jawab Bella
Cindy menghilang kedalam kamar menaruh tas, keluar lagi lalu kearah dapur menuju kamar mandi. Selesai bersih-bersih mereka duduk di depan tv dengan tv menyala.
"kamu besok jadi melamar pekerjaan nya,,?" tanya Bella
"jadi lah mba,, apa aja nih yang harus Cindy siapin untuk dibawa besok?" jawab Cindy
"kamu ambil berkas kelulusan sekolah kamu, coba sini mba lihat!" perintah Bella
"oke bentar," ucap Cindy yang masuk lagi kedalam kamar
Tak lama keluar dengan membawa map besar ditangannya.
"ini mba," ucap Cindy sambil menyodorkan map itu kearah Bella
Bella mengambil dan membuka nya, melihat ijazah SMK Cindy, sertifikat kursus komputer juga ada, dan juga sertifikat saat praktek kerja lapangan di beberapa perusahaan juga ada. Oke lah lumayan, pikir Bella
"tapi gak pa pa nih mba, udah malam kaya gini,,?" ucap Cindy
"gak pa pa kan udah ditemenin sama martabak manis, lagi pula bikin surat lamaran itu cepat ko, mba yang bacain nanti kamu yang tulis ya,, itu udah mba siapin kertas dobel folio dan pulpen nya," kata Bella
"oke,,, sekarang aja yukk mba, Cindy udah siap nulis nih." jawab Cindy
Bella mendiktekan isi dari surat lamaran pekerjaan yang harus ditulis Cindy. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 23:00 pantas mereka sudah menguap.
"udah selesai, satu aja kan mba bikinnya, terus ini besok dibawa sama apa lagi.?" tanya Cindy
"iya satu aja, surat ini kamu klip dengan ijazah, sertifikat komputer dan sertifikat saat kamu praktek kerja lapangan, semua fotokopi nya yang kamu sertakan, lalu kamu masukan di map coklat ini" ucap Bella
Cindy melakukan apa yang Bella suruh, akhirnya beres juga deh acara bikin surat lamaran kerja nya.
"sekarang kita tidur,,mba baru berasa ngantuk nih, kenyang makan martabak sih." ucap Bella
"oiya besok kan hari Jumat, akh senang nya sudah mendekati weekend, kamu Sabtu-Minggu kuliah libur kan, gimana kalau pagi nya mba ajarin kamu belajar motor,,?!" tanya Bella
"oke mba Cindy mau,, tapi kalau besok Cindy harus disuruh langsung kerja gimana ya mba,,?" tanya Cindy
"kalau kata mba, gak mungkin deh paling kamu mulai kerja nanti hari Senin." jawab Bella
Mereka bagi tugas ada yang menyimpan sisa martabak ke kulkas, beres-beres meja, mengunci pintu dan mematikan tv. Kemudian berjalan menuju kamar masing-masing.
Didepan pintu kamar.
__ADS_1
"mba Bella, makasih ya" ucap Cindy
"iya sama-sama,,udah yukk tidur" ajak Bella
****
Dirumah Adrian malam itu masih saja ingat saat tadi dia menjemput Cindy hingga mengantarkan nya pulang ke rumah Bella.
Adrian kadang ketawa, senyum, ketawa lagi, pokoknya bikin takut orang yang liat, dan untungnya gak ada yang liat kelakuan saat dia lagi senang kaya gini.
Cindy secara fisik sudah berbeda, tapi secara kepribadian masih tetap Cindy yang dulu dia kenal, Cindy yang pandai berbicara, Cindy yang masih aja manis dan cantik wajahnya khas wajah mojang Bandun, ditambah lesung dipipi nya.
Meski Cindy secara keseluruhan terlihat seperti gadis manja, tapi pada kenyataannya Cindy termasuk gadis yang mandiri, dan pandai bergaul, juga manis he-he-he pikir Adrian.
"aduh kenapa Cindy tadi menolak pernyataan cinta gue sih,,!" ucap Adrian
"apaan tuh katanya, tunggu kalau dia udah jadi orang kaya, baru gue suruh nembak dia lagi,, yang bener aja,, lama dong!" gumam Adrian
"biar aja lah, mau sampai kapan juga akan gue tungguin,, hi-hi-hi" kata Adrian lagi
"tapi kayaknya mesti gue pantau lebih detail lagi deh, tadi aja baru beberapa hari tinggal di Jakarta, dan baru hari pertama kuliah, udah ada cowok yang manggil Cindy sok kenal gitu,, siapa ya tadi namanya Na'im apa Baim ya??, gue mesti suruh Alex buat cari tau siapa cowok itu" ucap Adrian
"itu lah, mana Cindy nyuruh nunggu sampai dia jadi orang kaya dulu lagi, gimana kalau ada cowok lain yang nembak dia juga,,, huuuaaa gak bisa dibiarin.!!!" kata Adrian jadi kesel sendiri.
"besok pagi-pagi gue harus langsung nyuruh Alex cari info tentang cowok itu," ucap Adrian
****
Pagi yang ditunggu pun datang, Ayu, Bella dan Cindy sudah rapi siap beraktivitas. Seperti biasa Cindy menyiapkan sarapan didapur, kali ini Cindy tidak sempat membuat makan siang, karena semalam tidur terlalu malam hingga bangun pagi ini agak sedikit telat.
"nek, mba, maaf ya aduh Cindy kesiangan bangun, gak bisa masakin makan siang nih,,?" ucap Cindy
"gak pa pa Cindy, nanti kita mampir ke warung nasi depan dulu, kita pesen lauk untuk makan siang dan malam juga," jawab Bella
"lagian juga kulkas udah hampir kosong, jangan kan kamu mau masak apa, mba juga pasti bingung liat bahan makanan sedikit gini,, besok Sabtu kita ke pasar belanja,,, oke!" ucap Bella lagi sambil membuka kulkas
"oke siap mba,, yukk kita sarapan terus berangkat" ajak Cindy
Ayu yang dari tadi sudah mulai sarapan, hingga hampir habis makan nya, bangkit mengambil tas dan pamit.
Bella dan Cindy pun sama bergegas keluar pamit dengan nenek. Dengan mengendarai sepeda motor, Bella menyusuri keluar jalan menuju kantor tempat kerja nya.
Sampai didepan pintu masuk kantor Cindy turun, berpamitan dan langsung menyeberang jembatan menuju halte untuk menunggu bus yang akan membawa nya ke tempat dia akan melamar pekerjaan.
Tak lama bus yang ditunggu pun datang, langsung saja Cindy naik dan untungnya masih ada bangku yang kosong, saat kondektur datang menagih ongkos Cindy bilang untuk turun dihalte Leon.
__ADS_1
Menikmati perjalanan hingga tiba dihalte Leon, Cindy pun turun bersama dengan beberapa orang yang juga turun di halte itu dan beberapa diantaranya juga karyawan dari kantor yang akan dia datangi juga.
Cindy bertemu dengan security memberi tahu maksud kedatangan nya,
"selamat pagi pak, saya datang kesini ingin melamar pekerjaan sebagai cleaning servis disini pak, saya mendapat rekomendasi dari ibu Imelda,,!" ucap Cindy tenang
"oh,, iya disini memang butuh cleaning servis, karena ada beberapa yang cuti hamil, mari saya antar bertemu dengan orang yang mengepalai bagian cleaning servis.." ucap security ramah
Berjalan mereka melalui pintu samping gedung, menuju bagian pantry.
"Selamat pagi pak Yoyo, mba ini mau melamar jadi cleaning servis atas rekomendasi dari ibu Imelda langsung,," ucap security tadi
Laki-laki yang bernama Yoyo menatap Cindy,
"oh iya, kemarin ibu Imelda,sudah memberi tahu saya akan ada karyawan yang melamar pekerjaan sebagai cleaning servis,, boleh saya lihat surat lamaran kamu,,?" tanya pak Yoyo
"baiklah kalau begitu saya tinggal,, permisi" ucap security
Cindy menyerahkan amplop coklat yang ia bawa,, Dibuka dan dibaca oleh Yoyo.
"nilai kamu bagus sekali, kenapa kamu malah melamar jadi cleaning servis,,?" tanya Yoyo
"gak pa pa, pekerjaan apa saja yang diberikan kepada saya insyaallah akan saya kerjakan pak,, asalkan itu halal,," ucap Cindy
"lagi pula,, gak ada yang salah kan dengan pekerjaan cleaning servis,,?" tanya Cindy
"iya kamu benar, pekerjaan cleaning servis tidak salah, dan juga itu pekerjaan halal, baiklah kamu diterima,,!" ucap pak Yoyo
"wah,, terimakasih pak,,,?" tanya Cindy
"saya Yoyo, panggil saja pak Yoyo, sudah berkeluarga memiliki anak satu he-he-he," jawab pak Yoyo yang seperti nya, memiliki selera humor yang baik.
"karena ini hari Jumat, dan jam kerja kantor hanya setengah hari saja, lebih baik kamu mulai kerja di hari Senin ya,," ucap pak Yoyo lagi
"jam kerja kamu dari hari Senin - Jumat,
Senin - Kamis mulai pukul 07:00 sampai pukul 16:00 sedangkan hari Jumat pukul 07:00 sampai pukul 15:00.. untuk Sabtu dan Minggu libur ya,," ucap pak Yoyo lagi
"baiklah pak,, jadi saya diterima ya pak,, terimakasih banyak pak Yoyo,," ucap Cindy
"oiya dan untuk gaji kamu, nanti akan saya sampaikan di hari Senin ya,, setelah saya bertemu dengan ibu Imelda,, sekarang kamu bisa pulang dulu, sampai bertemu hari Senin." ucap pak Yoyo
"baik pak, saya permisi" jawab Cindy
Berjalan keluar dari dari pantry, melewati security tadi,,
"gimana mba, diterima kan?" tanya security
__ADS_1
"Alhamdulillah pak, diterima dan mulai kerja hari Senin,, sampai bertemu hari Senin pak, saya permisi,," ucap Cindy dengan senang
Berjalan keluar gedung, lalu nyebrang untuk menunggu bus yang akan membawa Cindy pulang.