
Hasil yang ditunggu tunggu akhirnya muncul juga, hari itu keluarga Bastian sengaja datang kerumah sakit karena mendapat info jika hasil tes DNA rambut kemarin sudah keluar. Setelah menungg sekitar setengah jam, dokter pun keluar dan mempersilahkan tamu nya untuk masuk.
"bagaimana dokter hasil nya,,!?" tanya ibu Bastian tak sabar
" Baiklah dari hasil pemeriksaan sample kedua rambut yang kemarin ibu bawa, hari ini sudah mendapatkan hasil bahwa DNA pemilik rambut kedua nya sama,,!" ucap dokter
Semua keluarga yang datang pun kaget, dan tak menyangka jika anak Bella adalah anak Bastian itu cucu mereka. Mereka mohon pamit dengan membawa hasil laporan tes DNA tadi.
Diperjalanan pulang didalam mobil,,
"Bastian, kamu harus bisa mendekati Bella, membujuknya agar mau menikah dengan mu, !" ucap ibu nya
"mah, ya gak bisa semudah itu kita yang tiba-tiba datang melamar Bella,,!" ucap ayah nya
"gak mah,,!! Bastian gak mau merusak kebahagiaan Bella mah, walaupun jika memang benar itu anak anak Bastian, tapi kita selama ini tidak pernah mencari nya mah,, apa lagi mama dulu malah menyuruh Bella pergi, itu udah membuat hati Bella terluka mah, dan Bastian gak mau melukainya lagi." jawab Bastian
"gak bisa begitu Bastian,, kita harus tetap berusaha membujuk Bella, agar dia mau menikah dengan mu, atau jika tidak kita bujuk agar dia mau menyerahkan anaknya ke kita, dulu juga dia menuruti keinginan mama untuk pergi dari kamu dengan iming-iming uang, pasti sekarang juga sama jika kita berikan Bella uang banyak mungkin dia akan mau memberikan anaknya kepada kita,,?" ucap ibunya
"mama, kenapa jadi picik gini sih mah,, percuma mah orang pasti berubah mah, Bella yang sekarang bukan lagi Bella yang dulu. Bella aja udah berhasil membesarkan anaknya seorang diri, dan gak akan mungkin mau memberikan anaknya kepada kita,,!" jawab Bastian
"belum lagi mama bilang kan,jika anaknya Bella dikawal oleh bodyguard kan mah,,susah untuk mendekati nya,,?" ucap Bastian lagi
"ya sudah jika kalian tidak ingin mendukung ide mama, biar mama sendiri yang akan bertindak.!" tegas ibunya
Yuni yang sedari tadi diam, seperti baru tersadar bahwa ibu mertua nya memiliki niat buruk kepada keluarga Bella,, 'aku harus bisa memberi tahu Bella,,'pikir nya
****
Bella, bisa sedikit merasa tenang setelah mendapat dukungan dari atasan nya yang juga temannya dan juga calon suaminya, karena kedua laki-laki itu tau bagaimana mengurus keluarga licik seperti keluarga Bastian.
__ADS_1
Ayu tetap berangkat dan pulang ditemani oleh pengawal kiriman Adrian, untuk memastikan Ayu aman. Keluarga Ariel pun mencari tau tentang keluarga Bastian, berikut cara mereka berbisnis.
****
Waktu terus berlalu hari berganti hari Minggu berganti Minggu hingga tak terasa sudah hampir tiga Minggu Cindy bekerja dirumah Bu Imelda. Hari itu jadwal Bu Imelda untuk cek up ke dokter Rizal, mereka segera bergegas menuju ruang sakit.
Sampai di rumah sakit karena sudah punya janji dengan dokter Rizal, jadi diperkenankan untuk bisa langsung masuk keruangan nya.
"selamat siang Dok,,?" ucap Imelda
"iya selamat siang Bu Imelda, mari silahkan masuk, wah sekarang datang bersama Cindy ya,," jawab dokter
"iya dokter, selanjutnya akan terus bersama Cindy dok,,!" ucap Imelda
Dokter memeriksa kesehatan Imelda, hingga meresepkan obat lagi, karena obat yang pertama sudah habis. Tak lama mereka disana segera mereka kembali pulang.
****
"sayang,, apakah kamu betul-betul tak ingin bertemu dan memeluk anak mu,,?" tanya Yuni
"entahlah,, aku masih kaget, ternyata Bella wanita yang dulu pernah tak sengaja tidur dengan ku itu masih perawan dan ternyata juga aku berhasil memberikan keturunan ku padanya, tapi apalah daya ku sekarang Yuni, Bella bukan siapa-siapa ku, saat dia pergi aku tak pernah mencari nya, apa lagi dengan dia hamil aku juga tak tahu dan tak pernah memberi nya nafkah, mungkin ini memang karma untuk ku Yuni,," ucap Bastian lesu
Sebenarnya ada perasaan sedih dihati Yuni mendengar ucapan Bastian barusan, tapi dia tetap tak akan diam jika sampai ibu mertua nya bertindak diluar batas. Karena bagaimanapun juga menurut nya keluarga Bastian tetap salah,dari dulu hingga sekarang.
"kalau kamu mau, mungkin jika kita berbicara baik-baik dengan Bella, akan niat kita bertemu saja dengan anaknya dirumah nya mungkin akan diijinkan." ucap Yuni
"apa kamu tau rumah nya,,?" tanya Bastian
"justru itu, apa kamu rela, keluarga mu yang sudah membuat Bella terluka dan menderita selama ini, sampai harus kembali terluka jika anaknya direbut oleh mama,,?" tanya Yuni
__ADS_1
"aku hanya ingin melihat, tidak ingin mengambil, karena aku tak punya kuasa apapun tentang anak itu, meskipun itu anakku, tapi selama ini kami mengabaikan nya,, aku hanya ingin bertemu, itu saja..!" jawab Bastian
" yasudah kita akan cari tahu rumah Bella, dan bertemu tanpa perlu mama tahu.. karena aku yakin, dengan anaknya dijaga bodyguard, sudah pasti Bella waspada untuk keselamatan anaknya, kita gak bisa gegabah, salah-salah kita akan dilaporkan." ucap Yuni
"iya kamu benar Yuni,, mari kita cari tahu Bella, dan berteman dengan nya, anaknya tak perlu mengenal aku sebagai ayahnya, asalkan aku bisa bertemu aku sudah senang." jawab Bastian
****
Cindy dan Imelda sampai dirumah, segera masuk kedalam dan duduk diruang tamu.
"ibu haus, mau Cindy ambilkan apa dikulkas,,?" tanya Cindy
"iya ibu haus, tolong ambilkan ibu air putih digelas saja,, terimakasih ya,," jawab Imelda
Segera Cindy berjalan menuju dapur, dia pun segera minum dan mengambil segelas air minum dan membawanya untuk Imelda.
"silahkan Bu,,diminum," ucap Cindy
Cindy duduk disamping, melihat Imelda minum sampai habis.
"Bu, Cindy boleh cerita gak?!" tanya Cindy
"boleh dong,,mau cerita apa,!" jawab Imelda
"gini loh Bu,, Cindy kan tinggal dirumah mba Bella, itu sekertaris nya Adrian, nah mba Bella itu punya anak perempuan yang ada karena kesalahannya, dulu mba Bella diusir oleh mamanya laki-laki brengsek itu malah mba Bella dikasih uang supaya jangan bertemu dengan anaknya. Nah beberapa hari yang lalu saat kita jalan di Mall, gak sengaja bertemu dengan mereka keluarga laki brengsek itu bersama ibunya juga.." ucap Cindy menarik nafas
" setelah pertemuan pertama itu,, besok apa lusa gitu Cindy lupa, ibu nya laki-laki itu datang kerumah mba Bella, saat itu ada Adrian juga disana, tapi ibu nya gak lihat Adrian, hanya kayanya Adrian kenal sama ibu-ibu itu. yang sempat Cindy dengar ibu itu akan membuktikan apa betul anak Bella itu juga cucunya,, kalau iya katanya mau direbut." ucap Cindy lagi
"Cindy cerita ke ibu, mau minta bantuan dan dukungan ibu dan pak Leon, karena Cindy gak terima jika Ayu diambil mereka,,?!" kata Cindy
__ADS_1
"ooooohhh,, kamu tenang saja, dari segi apapun mereka gak punya kekuatan apa-apa terhadap anaknya Bella, misalkan jika mereka ambil jalur hukum mereka pasti kalah. cuma yang perlu kita waspadai jika mereka menempuh jalur pintas, atau dengan kata lain jalan licik,itu yang bahaya..!" jawab Imelda
"kamu tenang saja,, kami pasti bantu kamu dan keluarga kamu juga,,oke. sekarang karena sudah siang bagaimana kalau kita makan siang dulu setelah itu kita istirahat." ajak Imelda